Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemarau Belum Usai, Jumlah Desa di Kabupaten Pati yang Krisis Air Bersih Bertambah

Kemarau Belum Usai, Jumlah Desa di Kabupaten Pati yang Krisis Air Bersih Bertambah

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 26 Sep 2026
  • visibility 18

Pati, Kabarjatengterkini.com – Jumlah desa di Kabupaten Pati yang mengalami kekurangan pasokan air bersih bertambah hingga total 45 desa. Puluhan desa yang sedang kekeringan tersebut tersebar di 10 kecamatan.

“Dari beberapa desa yang baru muncul di Minggu ini maka kurang lebih sudah ada 45 desa di Kabupaten Pati tersebar di 10 Kecamatan,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya.

Sebelumnya, tercatat 40 desa mengalami krisis air bersih. Sementara, tambahan lima desa lainnya berada di Kecamatan Batangan sebanyak tiga desa, Kecamatan Dukuhseti sebanyak dua desa yang membutuhkan lebih banyak atensi.

“Ada tiga desa yang baru di wilayah Kecamatan Batangan itu Desa Pecangaan, Desa Klayusiwalan, dan Desa Tlogomojo. Sedangkan wilayah Pati sebelah utara di wilayah Kecamatan Dukuhseti, itu ada Desa Ngagel yang sudah kita atensi, tetapi infonya desa bakalan pun sudah mulai kesulitan air bersih,” jelasnya lebih lanjut

Selama musim kemarau belum berakhir, jumlah desa yang mengalami kekurangan pasokan air bersih berpotensi bertambah. Terlebih, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Pantura Timur baru mengalami musim hujan November mendatang.

“Maka dimungkinkan jumlah desa akan bertambah, karena untuk wilayah Pantura Timur meliputi Kabupaten Pati, Blora dan Rembang, perkiraan BMKG termasuk paling akhir akan menerima hujan diperkirakan sampai dengan pertengahan bulan November,” paparnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Pati sudah melakukan droping bantuan air bersih setiap hari. Bantuan tersebut tidak hanya berasal dari BPBD saja, melainkan masyarakat juga membantu untuk meringankan beban warga terdampak kekeringan.

“Jadi support dari masyarakat itulah yang sangat membantu kita dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di masyarakat yang tinggal di daerah-daerah kekeringan,” tandasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

  • Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang sedang menjajaki potensi kerja sama bilateral dengan Inggris dalam hal inovasi pengelolaan sampah. Kerja sama ini melanjutkan kemitraan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer yang akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, keamanan dan pertahanan, serta masyarakat dan sosial. Wali Kota Agustina pun turut menyambut […]

  • ppn

    Banyak Produsen Perhiasan Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Pertimbangkan Penarikan PPN Langsung dari Produsen

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih banyak produsen perhiasan yang tidak membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut bahwa sekitar 90 persen produsen perhiasan beroperasi secara “gelap”, artinya […]

  • brimob

    Kasus Ojol Tewas Dilindas, 7 Anggota Brimob Diperiksa

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Insiden tewasnya seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang diduga dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat terjadi kericuhan usai aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8), mengundang perhatian publik secara luas. Peristiwa tragis ini tak hanya menuai kecaman dari masyarakat, tapi juga mendorong institusi Polri untuk segera […]

  • Terungkap Kronologi Kecelakaan Maut KRL-KA Agro Bromo Anggrek

    Terungkap Kronologi Kecelakaan Maut KRL-KA Agro Bromo Anggrek

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap kronologi kecelakaan maut antara Kereta Api Listrik (KRL) Relasi Bekasi-Cikarang dan KA Agro Bromo Anggrek di sekitar Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam kemarin. Kejadian bermula saat rangkaian KRL relasi Bekasi-Cikarang bertabrakan dengan taksi Green SM di perlintasan JPL 85 di daerah Bulak Kapal. Insiden tersebut menyebabkan KRL harus dievakuasi, dan […]

  • dokter

    Kontroversi Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim: ICW dan DPR Soroti Transparansi ASN

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menilai mutasi merupakan hal yang lumrah dalam dunia kepegawaian. Namun, kasus pemindahan dokter subspesialis jantung anak, Piprim Basarah Yanuarso, ke RSUP Fatmawati menimbulkan kontroversi karena dinilai melanggar disiplin berat. Dokter Piprim diketahui tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah sejak dimutasi pada 26 Maret 2025, sehingga […]

expand_less