Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Israel Serang Ibu Kota Suriah, Damaskus: Klaim Bela Kelompok Druze, Korban Sipil Berjatuhan

Israel Serang Ibu Kota Suriah, Damaskus: Klaim Bela Kelompok Druze, Korban Sipil Berjatuhan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 435

Kabarjatengterkini.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel meluncurkan serangan udara ke Ibu Kota Suriah, Damaskus, pada Rabu (16/7). Serangan ini diklaim sebagai bentuk perlindungan terhadap komunitas minoritas Druze yang sedang bertikai dengan suku Badui (Bedouin) di wilayah Sweida, Suriah selatan.

Pemerintah Israel menyatakan bahwa aksi militernya dilakukan sebagai tanggapan atas pengerahan pasukan militer Suriah ke Sweida, yang mereka anggap mengancam keselamatan kelompok Druze. Namun, serangan tersebut berujung pada eskalasi besar saat Israel menargetkan infrastruktur penting di Damaskus, termasuk markas Kementerian Pertahanan Suriah, istana kepresidenan, dan pangkalan militer Mazzeh.

Gedung Kementerian Pertahanan Suriah Hancur

Salah satu serangan utama Israel menghantam kantor Kementerian Pertahanan Suriah yang berlokasi dekat istana kepresidenan. Seorang saksi mata yang diwawancarai media Al-Jazeera menggambarkan ledakan besar yang mengguncang pusat kota Damaskus.

Sebelum serangan terjadi, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan pemerintah Suriah agar tidak mencampuri urusan kelompok Druze, terutama di wilayah Sweida yang menjadi pusat konflik internal.

Konflik Sweida Tewaskan Ratusan Orang

Menurut laporan Lembaga Pemantau HAM Suriah, konflik antara warga Druze dan aparat keamanan Suriah di Sweida telah menewaskan 300 orang, termasuk 69 pejuang Druze dan 40 warga sipil. Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas akibat dugaan eksekusi oleh aparat keamanan dalam negeri Suriah.

Selain itu, 165 tentara Suriah dan 18 pejuang Bedouin turut menjadi korban dalam bentrokan yang meluas. Dari jumlah itu, 10 tentara Suriah dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di Damaskus.

Serangan Israel Targetkan Pusat Militer Damaskus

Serangan udara Israel tidak hanya menargetkan kantor Kementerian Pertahanan, tetapi juga menghantam gerbang utama markas militer di Damaskus dan sejumlah fasilitas strategis lain.

“Serangan Israel menghantam pintu masuk markas pusat militer di Damaskus dan sejumlah sasaran di sekitar istana kepresidenan,” ujar seorang pejabat militer Israel, dikutip dari Reuters.

Israel juga menyerang pangkalan militer Mazzeh, dekat bandara Damaskus. Serangan ini menargetkan depot amunisi dan menyebabkan sedikitnya 3 orang tewas serta lebih dari 30 orang luka-luka, menurut sumber militer yang berbicara kepada AFP.

Turki, Lebanon, dan PBB Kecam Serangan Israel

Tindakan Israel ini menuai kecaman dari berbagai negara. Turki menyebut bahwa serangan Israel justru memperkeruh upaya perdamaian di wilayah Suriah.

“Ini adalah tindakan sabotase terhadap stabilitas dan keamanan regional,” kata Kementerian Luar Negeri Turki, dalam pernyataan yang dirilis AFP.

Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyebut serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan Suriah dan mendeklarasikan solidaritas penuh kepada pemerintah dan rakyat Suriah.

“Serangan Israel adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara sahabat,” ujar Presiden Aoun.

Kecaman juga datang dari Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, yang menyayangkan meningkatnya serangan Israel di Suriah dan menyebutnya berisiko memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Kesepakatan Gencatan Senjata Dicapai, AS Serukan De-eskalasi

Dalam perkembangan terbaru, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan gencatan senjata antara pihak yang bertikai di Suriah. Menurutnya, kesalahpahaman antara Israel dan Suriah telah menjadi pemicu utama serangan udara di Damaskus.

“Kami telah menyepakati langkah-langkah untuk mengakhiri kekerasan malam ini,” tulis Rubio di platform X (dulu Twitter), seraya meminta semua pihak mematuhi komitmen tersebut.

Departemen Luar Negeri AS juga meminta Suriah untuk menarik pasukannya dari wilayah Sweida guna menurunkan ketegangan.

Pasukan Suriah Mundur dari Sweida, Gencatan Senjata Berlaku

Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, pemerintah Suriah telah mulai menarik pasukannya dari Sweida. Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Suriah, dinyatakan bahwa akan ada penghentian total semua operasi militer di Sweida.

Kesepakatan itu mencakup pembentukan komite pengawas yang terdiri dari pejabat pemerintah dan tokoh spiritual Druze untuk memantau pelaksanaannya.

Namun, gencatan senjata ini ditolak oleh salah satu tokoh paling berpengaruh dalam komunitas Druze, Sheikh Hikmat al-Hijri. Ia menolak adanya kesepakatan dengan pemerintah dan menyebut kelompok militer Suriah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan.

“Tidak akan ada kesepakatan atau negosiasi dengan pihak yang menyebut dirinya pemerintah,” tegas Sheikh Hijri.

Situasi Masih Rentan, Dunia Internasional Pantau Ketat

Meskipun gencatan senjata telah diumumkan, situasi di Suriah, khususnya di Sweida dan Damaskus, masih sangat rentan. Israel menyatakan akan terus memantau perkembangan dan siap melakukan tindakan tambahan jika kelompok Druze kembali terancam.

Pihak internasional, termasuk PBB, AS, dan negara-negara Arab, terus menyerukan de-eskalasi dan penyelesaian damai atas konflik antara kelompok Druze, suku Badui, dan pemerintah Suriah. Serangan Israel ke Damaskus menjadi pengingat bahwa konflik internal Suriah kini berisiko memicu ketegangan regional lebih luas.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kpu

    DPR Desak KPU Klarifikasi Keputusan 731/2025 soal Dokumen Capres-Cawapres

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia untuk segera mengklarifikasi Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025. Keputusan ini menjadi sorotan karena dianggap mengandung potensi simpang siur di publik dan bertentangan dengan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemilu. Rifqinizamy, yang akrab disapa Rifqy, menegaskan pentingnya lembaga negara, […]

  • Pemkot Magelang Ajak Masyarakat Lebih Mengenal Seni Bela Diri Tarung Derajat

    Pemkot Magelang Ajak Masyarakat Lebih Mengenal Seni Bela Diri Tarung Derajat

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

      Magelang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang ajak masyarakat lebih mengenal seni bela diri lokal Tarung Derajat. Tarung Derajat merupakan olaharaga bela diri yang diciptakan dan dipopulerkan oleh H Achmad Dradjat. Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono menyebutkan, Tarung Derajat tak hanya bermanfaat melatih fisik saja. Seni bela diri ini juga membentuk disiplin, ketangguhan mental, […]

  • Nakhoda dan 1 ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Nakhoda dan 1 ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Sebagai Tersangka

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Kabarkjatengterkini.com – Dua orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Desember 2025 lalu. Insiden tersebut menewaskan pelatih sepakbola wanita asal Spanyol, Valencia CF, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya, serta satu korban lainnya masih hilang. Kabidhumas Polda […]

  • Ancam Kelangsungan Hutan Lindung, Tambang Galian C Ilegal di Pakis Kendal Ditutup

    Ancam Kelangsungan Hutan Lindung, Tambang Galian C Ilegal di Pakis Kendal Ditutup

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Tambang galian C di Dusun Pakis, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, ditutup. Penutupan operasi tambang tersebut dilakukan lantaran belum berizin atau merupakan tambang ilegal. “Untuk tambang galian C yang di dusun Pakis desa Sidomukti kecamatan Weleri itu ilegal karena tidak ada izinnya,” kata Wakil Bupati Kendal sekaligus Ketua Satgas Mineral Bukan […]

  • Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembahasan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang bakal dilanjutkan setelah Lebaran 2026. Pembahasan tersebut termasuk rencana pembuatan tempat bongkar muat (dry port) di Kabupaten Batang. Pembuatan dry port dinilai mendukung perkembangan kawasan industri di Jateng yang sedang bertumbuh pesat. Terlebih, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang banyak menyumbang pergerakan kontainer di Indonesia. “Sejumlah […]

  • Pemprov Jateng Salurkan Bantuan pada Korban Terdampak Kebakaran Sumur Minyak Blora

    Pemprov Jateng Salurkan Bantuan pada Korban Terdampak Kebakaran Sumur Minyak Blora

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 170
    • 0Komentar

      Blora, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah salurkan bantuan kepada masyarakat terdampak insiden kebakaran sumur minyak di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Adapun bantuan yang diserahkan totalnya Rp180 juta. Rinciannya berupa uang Rp40 juta dari Baznas Jateng untuk keluarga yang meninggal dunia dan korban luka; dan logistik dan peralatan senilai […]

expand_less