Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Israel Serang Ibu Kota Suriah, Damaskus: Klaim Bela Kelompok Druze, Korban Sipil Berjatuhan

Israel Serang Ibu Kota Suriah, Damaskus: Klaim Bela Kelompok Druze, Korban Sipil Berjatuhan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 465

Kabarjatengterkini.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel meluncurkan serangan udara ke Ibu Kota Suriah, Damaskus, pada Rabu (16/7). Serangan ini diklaim sebagai bentuk perlindungan terhadap komunitas minoritas Druze yang sedang bertikai dengan suku Badui (Bedouin) di wilayah Sweida, Suriah selatan.

Pemerintah Israel menyatakan bahwa aksi militernya dilakukan sebagai tanggapan atas pengerahan pasukan militer Suriah ke Sweida, yang mereka anggap mengancam keselamatan kelompok Druze. Namun, serangan tersebut berujung pada eskalasi besar saat Israel menargetkan infrastruktur penting di Damaskus, termasuk markas Kementerian Pertahanan Suriah, istana kepresidenan, dan pangkalan militer Mazzeh.

Gedung Kementerian Pertahanan Suriah Hancur

Salah satu serangan utama Israel menghantam kantor Kementerian Pertahanan Suriah yang berlokasi dekat istana kepresidenan. Seorang saksi mata yang diwawancarai media Al-Jazeera menggambarkan ledakan besar yang mengguncang pusat kota Damaskus.

Sebelum serangan terjadi, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan pemerintah Suriah agar tidak mencampuri urusan kelompok Druze, terutama di wilayah Sweida yang menjadi pusat konflik internal.

Konflik Sweida Tewaskan Ratusan Orang

Menurut laporan Lembaga Pemantau HAM Suriah, konflik antara warga Druze dan aparat keamanan Suriah di Sweida telah menewaskan 300 orang, termasuk 69 pejuang Druze dan 40 warga sipil. Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas akibat dugaan eksekusi oleh aparat keamanan dalam negeri Suriah.

Selain itu, 165 tentara Suriah dan 18 pejuang Bedouin turut menjadi korban dalam bentrokan yang meluas. Dari jumlah itu, 10 tentara Suriah dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di Damaskus.

Serangan Israel Targetkan Pusat Militer Damaskus

Serangan udara Israel tidak hanya menargetkan kantor Kementerian Pertahanan, tetapi juga menghantam gerbang utama markas militer di Damaskus dan sejumlah fasilitas strategis lain.

“Serangan Israel menghantam pintu masuk markas pusat militer di Damaskus dan sejumlah sasaran di sekitar istana kepresidenan,” ujar seorang pejabat militer Israel, dikutip dari Reuters.

Israel juga menyerang pangkalan militer Mazzeh, dekat bandara Damaskus. Serangan ini menargetkan depot amunisi dan menyebabkan sedikitnya 3 orang tewas serta lebih dari 30 orang luka-luka, menurut sumber militer yang berbicara kepada AFP.

Turki, Lebanon, dan PBB Kecam Serangan Israel

Tindakan Israel ini menuai kecaman dari berbagai negara. Turki menyebut bahwa serangan Israel justru memperkeruh upaya perdamaian di wilayah Suriah.

“Ini adalah tindakan sabotase terhadap stabilitas dan keamanan regional,” kata Kementerian Luar Negeri Turki, dalam pernyataan yang dirilis AFP.

Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyebut serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan Suriah dan mendeklarasikan solidaritas penuh kepada pemerintah dan rakyat Suriah.

“Serangan Israel adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara sahabat,” ujar Presiden Aoun.

Kecaman juga datang dari Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, yang menyayangkan meningkatnya serangan Israel di Suriah dan menyebutnya berisiko memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Kesepakatan Gencatan Senjata Dicapai, AS Serukan De-eskalasi

Dalam perkembangan terbaru, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan gencatan senjata antara pihak yang bertikai di Suriah. Menurutnya, kesalahpahaman antara Israel dan Suriah telah menjadi pemicu utama serangan udara di Damaskus.

“Kami telah menyepakati langkah-langkah untuk mengakhiri kekerasan malam ini,” tulis Rubio di platform X (dulu Twitter), seraya meminta semua pihak mematuhi komitmen tersebut.

Departemen Luar Negeri AS juga meminta Suriah untuk menarik pasukannya dari wilayah Sweida guna menurunkan ketegangan.

Pasukan Suriah Mundur dari Sweida, Gencatan Senjata Berlaku

Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, pemerintah Suriah telah mulai menarik pasukannya dari Sweida. Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Suriah, dinyatakan bahwa akan ada penghentian total semua operasi militer di Sweida.

Kesepakatan itu mencakup pembentukan komite pengawas yang terdiri dari pejabat pemerintah dan tokoh spiritual Druze untuk memantau pelaksanaannya.

Namun, gencatan senjata ini ditolak oleh salah satu tokoh paling berpengaruh dalam komunitas Druze, Sheikh Hikmat al-Hijri. Ia menolak adanya kesepakatan dengan pemerintah dan menyebut kelompok militer Suriah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan.

“Tidak akan ada kesepakatan atau negosiasi dengan pihak yang menyebut dirinya pemerintah,” tegas Sheikh Hijri.

Situasi Masih Rentan, Dunia Internasional Pantau Ketat

Meskipun gencatan senjata telah diumumkan, situasi di Suriah, khususnya di Sweida dan Damaskus, masih sangat rentan. Israel menyatakan akan terus memantau perkembangan dan siap melakukan tindakan tambahan jika kelompok Druze kembali terancam.

Pihak internasional, termasuk PBB, AS, dan negara-negara Arab, terus menyerukan de-eskalasi dan penyelesaian damai atas konflik antara kelompok Druze, suku Badui, dan pemerintah Suriah. Serangan Israel ke Damaskus menjadi pengingat bahwa konflik internal Suriah kini berisiko memicu ketegangan regional lebih luas.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kapal

    Kapal Nelayan Surya Bahari Rawasaban Tenggelam di Perairan Kepulauan Seribu, 5 Nelayan Masih Hilang

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sebuah kapal nelayan bernama Surya Bahari Rawasaban dilaporkan tenggelam di perairan antara Pulau Bokor dan Pulau Dapur, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan delapan nelayan yang tengah beroperasi di wilayah perairan Kepulauan Seribu. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Muhammad […]

  • Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Heboh informasi mengenai beras program bantuan pangan 2026 diperjualbelikan di media sosial (medsos). Salah satu unggahan menyebutkan bahwa beras kualitas medium ukuran 10 kilogram itu dijual seharga Rp90 ribu. Selain itu, pemilik akun juga mencantumkan nama wilayah, yakni Kecamatan Bayat, beserta nomor telepon yang bisa dihubungi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan […]

  • Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 198
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) berkolaborasi dengan civitas akademik dalam pengentasan kemiskinan. Kali ini, pihaknya menggandeng Soegijapranata Catholic University (SCU) untuk mendukung program prioritas di Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kerja sama dengan pihak perguruan tinggi merupakan salah satu bentuk government collaborative (kolaborasi pemerintahan). Kerja sama ini dianggap […]

  • semarang

    Kota Semarang Ditunjuk Jadi Wilayah Pilot Project Program Nasional Ruang Bersama Indonesia (RBI)

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 295
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang ditunjuk sebagai salah satu wilayah untuk pilot project program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program RBI ini merupakan inisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Program ini merupakan kelanjutan dari program Desa /Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Tujuannya, untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, terutama di tingkat […]

  • Siswa SMK Kudus Minta Dana MBG Dialokasikan untuk Kesejahteraan Guru, JPPI : Tamparan Bagi Pemerintah

    Siswa SMK Kudus Minta Dana MBG Dialokasikan untuk Kesejahteraan Guru, Ini Kata JPPI

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kudus, Kabarjatengterkini.com – Heboh surat terbuka dari seorang siswa SMK NU Miftahul Falah Kudus, Muhammad Rafif Arsya Maulidi, kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Surat tersebut berisi permintaan pengalokasian anggaran program MBG untuk kesejahteraan guru. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji turut menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan bahwa surat tersebut merupakan bentuk kepekaan […]

  • Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 328
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan serangkaian event menarik untuk merayakan hari jadi ke-80. Acara ini akan digelar selama seminggu, sejak tanggal 18-24 Agustus 2025 di tiga kabupaten/kota. Ragam acara tersebut diadakan di Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, serta Kota Semarang, mulai dari Jateng Bersholawat, karnaval, hingga pameran UMKM. “Kami ada […]

expand_less