Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Sudamala Resort Luncurkan Program Konservasi Terumbu Karang di Flores: Selamatkan Ekosistem Laut Indonesia

Sudamala Resort Luncurkan Program Konservasi Terumbu Karang di Flores: Selamatkan Ekosistem Laut Indonesia

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 365

Kabarjatengterkini.com – Komitmen terhadap kelestarian lingkungan kembali diperlihatkan sektor pariwisata. Sudamala Resort Seraya, yang terletak di Pulau Seraya Kecil, Flores, resmi meluncurkan program konservasi terumbu karang. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Yayasan Sudamala Bumi Insani (YSBI) dan organisasi lingkungan Blue Harmony Bali.

Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk melindungi dan memulihkan ekosistem bawah laut yang ada di kawasan wisata unggulan Nusa Tenggara Timur. Tak hanya untuk memperkuat daya tarik pariwisata berkelanjutan, inisiatif ini juga menjadi bentuk nyata tanggung jawab sektor swasta terhadap lingkungan laut yang kian terancam.

Fokus Program: Konservasi Terumbu Karang dengan Teknologi Global

Mengusung metode Assisted Reef Restoration System, pendekatan ini telah terbukti secara global sebagai teknik efektif dalam restorasi ekosistem terumbu karang yang rusak akibat aktivitas manusia, perubahan iklim, dan bencana alam. Dalam pelaksanaannya, metode ini menggabungkan teknik rehabilitasi karang secara aktif dengan penempatan struktur buatan sebagai tempat tumbuhnya kembali koloni karang.

Survei ekologis awal telah dilakukan untuk memetakan habitat laut dan mengidentifikasi jenis karang yang mendominasi wilayah konservasi. Saat ini, tim proyek tengah menunggu proses perizinan resmi dari pemerintah untuk mulai pemasangan struktur restorasi.

“Kawasan konservasi yang ditetapkan mencakup 6,31 hektare, mencerminkan skala dan dampak besar dari inisiatif ini terhadap keanekaragaman hayati laut,” jelas Ricky Putra, Chief Operating Officer Sudamala Resorts, dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga warisan alam Indonesia.

“Kami percaya bahwa menjaga keindahan alam adalah bagian dari tanggung jawab kami. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi tamu dan masyarakat sekitar,” sambung Ricky.

Dukungan Pemerintah Daerah: Pariwisata dan Konservasi Bisa Berjalan Seiring

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, turut menyatakan dukungannya terhadap program konservasi laut ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor antara pelaku pariwisata dan organisasi lingkungan merupakan langkah nyata dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan.

“Inilah contoh nyata bagaimana sektor pariwisata dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami mendukung penuh program ini dan berharap dapat menginspirasi pihak lain untuk melakukan hal serupa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati laut di kawasan Flores, yang menjadi daya tarik utama wisata bahari dan penyelaman di NTT.

Kolaborasi Swasta dan LSM: Contoh Model Konservasi Nasional

Dari sisi pelaksana teknis konservasi, Pariama Hutasoit, perwakilan dari Blue Harmony Bali, menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, model seperti ini bisa direplikasi di wilayah pesisir lain di Indonesia yang menghadapi ancaman degradasi ekosistem laut.

“Kolaborasi ini menjadi contoh yang patut ditiru tentang bagaimana sektor swasta dan LSM dapat bekerja sama menjaga terumbu karang. Semoga proyek serupa dapat berkembang di wilayah lain di Indonesia,” tuturnya.

Blue Harmony Bali sendiri dikenal sebagai lembaga yang aktif dalam kegiatan restorasi laut, edukasi lingkungan, dan pelatihan konservasi berbasis komunitas.

Dampak Ekologis dan Ekonomi: Konservasi Bukan Sekadar Menanam Karang

Lebih dari sekadar memperbaiki kerusakan lingkungan, program konservasi ini juga diprediksi akan memberi dampak positif bagi masyarakat lokal. Ekosistem terumbu karang yang sehat akan meningkatkan populasi ikan dan biota laut lainnya, yang pada gilirannya mendukung perikanan berkelanjutan serta memperkuat potensi ekowisata.

Pulau Seraya Kecil dan perairannya dikenal sebagai surga bawah laut dengan keanekaragaman hayati tinggi. Dengan adanya program ini, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga terlibat secara langsung dalam pelestariannya melalui program edukasi atau aktivitas snorkeling dan diving yang berorientasi konservasi.

Konservasi sebagai Aset Wisata Masa Depan

Sudamala Resorts melalui program ini menunjukkan bahwa sektor perhotelan dan pariwisata bisa menjadi garda terdepan dalam perlindungan lingkungan. Di tengah ancaman perubahan iklim dan tekanan wisata massal, langkah seperti ini adalah contoh bagaimana pembangunan ekonomi bisa bersinergi dengan pelestarian lingkungan.

Dengan luas konservasi mencapai lebih dari 6 hektare, proyek ini bukan hanya ambisius, tetapi juga berpeluang menjadi kawasan rujukan konservasi terumbu karang di Indonesia bagian timur.

Sudamala Tunjukkan Kepemimpinan di Bidang Pariwisata Berkelanjutan

Program konservasi terumbu karang yang diluncurkan oleh Sudamala Resort Seraya adalah bukti bahwa sektor swasta dapat memainkan peran besar dalam menyelamatkan ekosistem laut. Melalui kerja sama yang solid dengan LSM dan dukungan penuh pemerintah daerah, inisiatif ini membuka jalan bagi model konservasi berbasis kolaborasi.

Kita harap langkah ini menjadi pemicu lebih banyak lagi aksi nyata dalam menjaga kekayaan laut Indonesia, yang merupakan salah satu aset paling berharga bagi masa depan bangsa dan dunia.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut 3 Bupati Terjaring OTT, Seluruh Kepala Daerah se-Jateng dalam Pengawasan KPK

    Buntut 3 Bupati Terjaring OTT, Seluruh Kepala Daerah se-Jateng dalam Pengawasan KPK

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dalam pengawasan KPK buntut tiga bupati terlibat operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan kasus korupsi selama tahun 2026 ini. Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto pihaknya telah melakukan pertemuan dengan semua kepala daerah dan pimpinan DPRD se-Jateng di Semarang. Dalam kesempatan tersebut, para kepala daerah […]

  • Waspada! 5 Kebiasaan Berikut Bisa Memperlambat Metabolisme Tubuh

    Waspada! 5 Kebiasaan Berikut Bisa Memperlambat Metabolisme Tubuh

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Metabolisme merupakan salah satu proses penting yang terjadi dalam tubuh. Ini merupakan proses kimia dalam sel tubuh yang mengubah asupan makanan dan minuman menjadi energi. Energi tersebut digunakan agar sel tetap sehat, tumbuh, dan berkembang. Selain itu, metabolisme juga memengaruhi fungsi tubuh, seperti bernapas, mencerna makanan, mengalirkan darah, serta memperbaiki sel. Selain itu, metabolisme juga […]

  • KGPA Tedjowulan

    Penunjukan KGPA Tedjowulan Jadi Pelaksana Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Solo Tuai Polemik

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Solo, menuai polemik. Polemik berawal saat Pakubuwono (PB) XIV Purbaya menolak penunjukan KGPA Tedjowulan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon. Pihaknya juga disebut bakal menggugat SK nomor 8 tahun 2026 berisi penunjukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menanggapi […]

  • Agustina Tinjau Wilayah Terdampak Longsor Gunungpati

    Agustina Tinjau Wilayah Terdampak Longsor Gunungpati, Utamakan Penanganan Cepat dan Maksimal

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau wilayah terdampak tanah longsor di wilayah Sukorejo, Gunungpati pada Selasa (5/5/2026). Sebanyak tujuh kepala keluarga di titik rawan diminta untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman. “Ada 7 kepala keluarga yang memiliki potensi longsornya itu tinggi, mereka diungsikan dulu,” kata Agustina di lokasi. Lebih lanjut, pihaknya […]

  • Akrometastasis

    Kasus Akrometastasis Langka: Pria 55 Tahun Alami Pembengkakan Jari Akibat Kanker Paru-Paru Stadium Lanjut

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Seorang pria berusia 55 tahun mengalami pembengkakan menyakitkan pada jari tengah tangan kanan dan jempol kaki kanannya selama enam minggu terakhir. Bentuk kedua jari yang membengkak berubah menjadi bulat dan menebal, menimbulkan kekhawatiran yang akhirnya menguak diagnosis kanker langka yang telah menyebar ke seluruh tubuhnya. Kasus ini menarik perhatian dunia medis karena menunjukkan gejala […]

  • lokataru

    Direktur Lokataru Ditangkap Polda Metro Jaya Terkait Penghasutan Aksi Demonstrasi Ricuh

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Polda Metro Jaya resmi menetapkan Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru Foundation, sebagai tersangka dalam kasus penghasutan yang berujung pada kericuhan dalam aksi unjuk rasa di Jakarta. Aksi tersebut yang digelar beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan serta gangguan ketertiban umum. Delpedro diduga aktif menyebarkan ajakan untuk ikut serta dalam demonstrasi melalui media sosial, khususnya Instagram. […]

expand_less