Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Mark Zuckerberg Rogoh Rp1,6 Triliun Demi Rekrut Ilmuwan AI, Ini Ambisi Besar Meta

Mark Zuckerberg Rogoh Rp1,6 Triliun Demi Rekrut Ilmuwan AI, Ini Ambisi Besar Meta

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
  • visibility 383

 

Kabarjatengterkini.com – Dunia teknologi kembali diguncang oleh langkah agresif CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang dilaporkan menggelontorkan dana hingga USD 100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun untuk merekrut ilmuwan kecerdasan buatan (AI) kelas dunia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Meta dalam memperkuat divisi barunya yang bernama Superintelligence Labs.

Divisi ini memiliki misi ambisius: menciptakan kecerdasan buatan yang melebihi kapasitas otak manusia—sebuah proyek yang jika berhasil, bisa mengubah arah peradaban teknologi global.

Superintelligence Labs: Proyek AI Terbesar Meta

Superintelligence Labs menjadi ujung tombak baru Meta dalam persaingan AI global, bersaing langsung dengan Google DeepMind, OpenAI, dan Anthropic. Meski Meta tergolong terlambat dalam perlombaan AI generatif, Zuckerberg tak ingin hanya jadi penonton. Melalui pendekatan agresif dan investasi masif, ia berusaha membalik keadaan.

Dalam waktu satu bulan terakhir, Zuckerberg sukses membajak sejumlah ilmuwan top AI dari perusahaan kompetitor, termasuk:

  • Lucas Beyer, mantan ilmuwan OpenAI, pencipta vision transformer
  • Ruoming Pang, pemimpin proyek AI di Apple
  • Alexandr Wang, mantan CEO Scale AI, kini menjadi pemimpin Superintelligence Labs
  • Nat Friedman dan Daniel Gross, investor teknologi ternama
  • Ilya Sutskever, mantan kepala ilmuwan OpenAI dan kini CEO Safe Superintelligence

Miliaran Dolar untuk Nama Besar AI

Untuk membawa tokoh-tokoh besar itu ke Meta, Zuckerberg tak ragu menggelontorkan miliaran dolar AS, termasuk penawaran saham dan fasilitas eksklusif. Namun, motivasi utama para ilmuwan itu bukan sekadar uang.

Banyak di antara mereka adalah sosok yang sudah kaya raya. Yang mereka cari adalah pengaruh, prestise, dan kesempatan menjadi bagian dari sejarah—menjadi ilmuwan di balik AI pertama yang benar-benar super cerdas.

“Bukan soal gaji. Ini soal reputasi dan kontribusi besar terhadap masa depan manusia,” kata salah satu sumber dalam industri AI.

Open Source Jadi Daya Tarik Meta

Salah satu alasan utama banyak ilmuwan AI kini tertarik pada Meta adalah komitmen Zuckerberg terhadap prinsip AI open-source. Lewat proyek Llama (Large Language Model Meta AI), Meta menjadi salah satu perusahaan besar yang membagikan teknologinya secara terbuka ke publik.

Hal ini kontras dengan arah OpenAI yang belakangan berubah haluan menjadi lebih tertutup dan komersial, terutama sejak menjalin kerja sama eksklusif dengan Microsoft.

Bagi para peneliti dan akademisi, akses terbuka terhadap teknologi dan data AI adalah nilai penting, karena memungkinkan kolaborasi lintas institusi dan dampak yang lebih merata ke masyarakat.

Namun, Tantangan Masih Besar

Meskipun ambisinya besar dan dukungan finansial sangat kuat, Meta tetap menghadapi berbagai tantangan teknis dan strategis.

Hingga kini, performa model Llama belum mampu menandingi model buatan OpenAI (GPT-4) atau Google DeepMind (Gemini). Bahkan, salah satu varian terbaru Llama hanya menempati peringkat ke-17 di leaderboard AI real-time. Selain itu, biaya operasional model Meta juga dilaporkan lebih tinggi dibanding pesaingnya.

Langkah Meta untuk tetap membuka teknologi Llama ke publik sempat memicu kekhawatiran di kalangan investor, yang mempertanyakan model bisnis jangka panjang dari strategi ini.

Namun, bagi Zuckerberg, keterbukaan adalah investasi jangka panjang yang tak hanya menarik talenta terbaik, tetapi juga membentuk ekosistem AI yang sehat.

Persaingan Ketat, Siapa Terdepan di Balapan AI?

Saat ini, industri AI tengah memasuki fase “perlombaan senjata” baru. Setiap raksasa teknologi—dari Google, Microsoft, OpenAI, hingga Meta—berusaha keras menjadi yang pertama menciptakan Artificial General Intelligence (AGI), yakni AI dengan kemampuan memahami dan menalar seperti (atau lebih hebat dari) manusia.

AGI disebut sebagai “Holy Grail” dalam dunia teknologi. Siapa pun yang pertama kali menciptakannya berpotensi mendominasi industri global selama dekade mendatang—baik dalam sektor teknologi, militer, keuangan, hingga pendidikan.

Dengan dukungan penuh dari Zuckerberg dan perekrutan besar-besaran ini, posisi Meta kini makin diperhitungkan. Dari yang semula tertinggal, kini justru mulai memimpin dalam akuisisi talenta AI.

Meta Siap Jadi Pemain Kunci AI Masa Depan

Dengan investasi triliunan rupiah dan komitmen terhadap AI open-source, Meta menunjukkan tekadnya untuk menjadi pemain kunci dalam revolusi AI generatif. Di saat banyak perusahaan berlomba menciptakan teknologi tertutup, Meta menawarkan jalan lain: membangun kecerdasan super untuk dunia, bukan hanya untuk keuntungan korporat.

Apakah strategi Zuckerberg akan berhasil? Hanya waktu yang bisa menjawab. Namun satu hal pasti: balapan menuju AI super cerdas kini telah memanas, dan Meta tak lagi sekadar penonton.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Terjadi di Pasar Loak Adiwerna Tegal, Api Berasal dari Kios Sepeda

    Kebakaran Terjadi di Pasar Loak Adiwerna Tegal, Api Berasal dari Kios Sepeda

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kebakatan di pasar loak Kecamatan Adiwerna diduga karena korsleting listrik. Si jago merah mulai melahap sejumlah kios pada Jumat (23/1/2026) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa bermula saat api muncul di sebuah kios loak sepeda. Namun, api cepat membesar dan merembet hingga membakar beberapa kios lain di sekitarnya. Menurut informasi, ada […]

  • makam

    Makam Raja Pertama Caracol Ditemukan Setelah 40 Tahun Penggalian: Tonggak Baru Arkeologi Peradaban Maya

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Setelah lebih dari 40 tahun penggalian intensif, para arkeolog akhirnya berhasil menemukan makam Raja Te K’ab Chaak, raja pertama dari kota kuno Caracol, salah satu pusat peradaban Maya terbesar dan paling berpengaruh di dataran rendah Amerika Tengah pada abad ke-6 dan ke-7. Penemuan ini menjadi momen penting dalam dunia arkeologi, mengingat Caracol telah […]

  • jateng

    TKD Dipangkas, Kemendagri Beberkan Cara Tingkatkan Pendapatan Daerah

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 191
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan pendapatan daerah. Harapannya, ini bisa jadi solusi di daerah yang mengalami kebijakan pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat. Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fathoni menyebutkan lima terobosan, seperti optimasilasi sumber pendapatan yang ada, […]

  • jateng

    Pengelolaan Sampah Jadi Program Prioritas di Jateng, Pemprov Imbau Gunakan Metode RDF

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pengelolaan sampah jadi salah satu program prioritas di Jawa Tengah. Sejumlah upaya juga telah dilakukan oleh pemerintah provinsi (Pemprov) guna menangani permasalahan sampah di wilayahnya, salah satunya dengan metode RDF. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyebutkan, pihaknya telah mengundang investor untuk membantu dalam mengelola sampah di Jawa Tengah. Kendati demikian, pihaknya mengalami tantangan […]

  • Jelang Akhir Tahun, Besaran Kenaikan UMP Bakal Diumumkan Hari Ini?

    Masih Ditunggu-tunggu Hingga Akhir Tahun, Kapan UMP Diumumkan?

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jelang akhir tahun 2025, daftar kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) disebut akan diumumkan hari ini, Selasa (16/12/2025). Merespon hal ini, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat. “Belum ada (keputusan untuk UMP). Nanti kita tunggu dulu semua ya. Kita masih nunggu semuanya. […]

  • Kacang-kacangan Berikut Cocok untuk Camilan Saat Diet!

    Kacang-kacangan Berikut Cocok untuk Camilan Saat Diet!

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Kacang-kacangan merupakan salah satu camilan yang dianjurkan dikonsumsi, terutama saat diet karena dapat menawarkan banyak manfaat kesehatan, sekaligus membantu mengelola nafsu makan. Kacang-kacangan bagus untuk diet karena kaya akan serat, protein, dan lemak sehat, yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung metabolisme tubuh. Selain itu, beberapa jenis kacang bermanfaat mengurangi risiko penyakit dan mendukung sistem […]

expand_less