Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Jejak Kaki Neanderthal Ditemukan di Portugal: Petunjuk Aktivitas Manusia Purba 78.000 Tahun Lalu

Jejak Kaki Neanderthal Ditemukan di Portugal: Petunjuk Aktivitas Manusia Purba 78.000 Tahun Lalu

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
  • visibility 287

Portugal, Kabarjatengterkini.com – Penemuan mengejutkan berhasil mengungkap jejak aktivitas manusia purba di pesisir selatan Portugal. Sepasang ilmuwan, Carlos Neto de Carvalho dan Yilu Zhang, secara tak sengaja menemukan jejak kaki Neanderthal kuno di pantai Monte Clérigo, tepat menjelang diberlakukannya lockdown COVID-19 pertama pada Maret 2020.

Penemuan ini menjadi temuan penting dalam bidang arkeologi dan paleontologi, memperluas pemahaman tentang keberadaan manusia Neanderthal di kawasan pesisir Atlantik Eropa sekitar 78.000 tahun lalu.

Temuan Tak Sengaja di Tengah Penjelajahan

Carlos Neto de Carvalho, seorang ahli geologi, dan istrinya Yilu Zhang, seorang ahli geografi, sedang menyusuri formasi bebatuan dan tebing di sepanjang pantai Monte Clérigo, wilayah Algarve, Portugal. Saat itu, cahaya matahari pagi membuat permukaan pasir terlihat jelas—momen yang sempurna untuk mengamati struktur tanah. Tak disangka, mereka menemukan pola yang menyerupai jejak kaki manusia purba.

“Saat itu pagi hari dengan cahaya matahari yang sempurna untuk mengamati jejak,” ujar Neto de Carvalho kepada Live Science.

Setelah penemuan awal tersebut, pasangan ilmuwan itu kembali ke lokasi bersama tim peneliti untuk mendokumentasikan jejak yang ditemukan. Namun, mereka harus menghadapi bahaya saat air pasang naik secara mendadak, memaksa mereka untuk berenang dan memanjat tebing setinggi 15 meter sambil membawa peralatan penelitian.

Lima Jalur Jejak Kaki Neanderthal Berusia 78.000 Tahun

Dari ekspedisi berisiko tersebut, tim peneliti berhasil mengidentifikasi lima jalur jejak kaki dengan total 26 jejak di Monte Clérigo. Temuan ini segera dianalisis lebih lanjut dan hasilnya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Scientific Reports pada 3 Juli 2025.

Menggunakan teknik optically stimulated luminescence (OSL), peneliti dapat memperkirakan bahwa jejak kaki tersebut terbentuk antara 83.000 hingga 73.000 tahun lalu, menjadikannya salah satu jejak kaki Neanderthal tertua yang ditemukan di Eropa.

Bukti Kehidupan Keluarga Neanderthal di Pesisir

Berdasarkan ukuran dan pola jejak, para ilmuwan memperkirakan bahwa jejak tersebut milik tiga individu berbeda: seorang pria dewasa Neanderthal, seorang anak berusia sekitar 7–9 tahun, dan seorang balita berusia di bawah 2 tahun.

“Fakta bahwa di Monte Clérigo jejak kaki balita ditemukan bersama jejak individu yang lebih tua menunjukkan bahwa anak-anak turut serta saat orang dewasa melakukan aktivitas sehari-hari,” tulis tim peneliti dalam publikasi mereka.

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang pola aktivitas sosial Neanderthal, menunjukkan bahwa mereka mungkin berburu atau mengumpulkan makanan sambil membawa anak-anak mereka.

Aktivitas Harian: Mencari Kerang atau Berburu?

Jejak kaki yang ditemukan menunjukkan pola bolak-balik dari dan menuju laut. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Neanderthal mungkin sedang melakukan aktivitas mencari makanan laut seperti kerang atau hewan pesisir lainnya. Namun, peneliti juga mempertimbangkan kemungkinan bahwa mereka sedang berburu hewan darat seperti kuda, rusa, atau kelinci.

Menariknya, beberapa jejak Neanderthal bertumpuk dengan jejak hewan mamalia besar, menguatkan teori bahwa aktivitas mereka mungkin terkait dengan perburuan.

“Di situs Monte Clérigo, keberadaan jejak kaki satu pria dewasa, satu anak, dan satu balita yang menuruni lereng curam bukit pasir, memungkinkan kami berspekulasi bahwa lokasi ini dekat dengan area perkemahan mereka,” tambah Neto de Carvalho.

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan sisa-sisa perkemahan Neanderthal di area tersebut, seperti alat batu atau sisa tulang hewan buruan. Namun konteks lingkungan dan keberadaan jejak kaki memperkuat dugaan bahwa mereka memang tinggal atau setidaknya sering beraktivitas di wilayah pesisir ini.

Situs Jejak Kaki Neanderthal Bertambah Jadi Delapan

Sebelum penemuan ini, hanya ada enam situs resmi di Eropa yang mengandung jejak kaki Neanderthal. Dengan temuan baru di Monte Clérigo dan satu jejak tunggal di Praia do Telheiro yang juga berada di wilayah selatan Portugal, jumlah total situs kini bertambah menjadi delapan.

Hal ini menjadikan wilayah Portugal sebagai lokasi penting dalam studi evolusi manusia purba, terutama dalam memetakan pola migrasi dan gaya hidup Neanderthal di kawasan Atlantik Barat.

Penemuan Langka yang Perkaya Catatan Sejarah Manusia

Penemuan jejak kaki Neanderthal di Monte Clérigo menjadi bukti nyata bahwa manusia purba tidak hanya tinggal di gua atau pedalaman, tetapi juga menjelajahi dan beradaptasi dengan lingkungan pesisir. Fakta bahwa jejak ini berasal dari individu berbagai usia menunjukkan pentingnya peran sosial dan keluarga dalam kelompok Neanderthal.

Studi ini sekaligus menegaskan bahwa jejak kaki purba bukan sekadar cetakan di pasir, tetapi catatan sejarah yang hidup, yang bisa mengungkap banyak hal tentang perilaku, budaya, dan keberadaan manusia pada masa prasejarah.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 10 pelajar dari Jawa Barat (Jabar) nekat menerobos pagar pembatas di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan. Aksi tersebut diduga dipicu lantaran anak-anak tersebut tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sisi selatan area Candi […]

  • semarang

    Iswar Optimis Semarang Jadi Kota Maju Didukung Konektivitas Antardaerah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang dikatakan berpotensi besar menjadi kota maju di masa mendatang. Terlebih, letak geografisnya berada di jalan Pantai Utara (Pantura) yang menjadi simpul pergerakan masyarakat, serta distribusi barang dan jasa. Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyebutkan arus pergerakan manusia dan logistik turut diperkuat dengan keberadaan bandara internasional Ahmad Yani, stasiun Semarang […]

  • Gubernur Jawa Tenga, Ahmad Luthfi.

    Pemprov Jateng Bakal Tanggung Proses Pemulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan akan menanggung seluruh proses pemulangan korban meninggal dunia pada insiden kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak, Kota Semarang. “Langkah yang kita lakukan terkait dengan kecelakaan lalu lintas ini memang kewenangan kepolisian, tapi saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk memastikan bahwa dari 34 penumpang, […]

  • kecelakaan

    Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Karawang Barat, WNA Jepang Tewas Tertimpa Truk Muatan Tanah

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kecelakaan tragis terjadi di Gerbang Tol Karawang Barat pada Rabu malam (30/7/2025) yang melibatkan sebuah truk muatan tanah dan mobil Toyota Voxy. Insiden ini mengakibatkan seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang bernama Yukihiro Nabae (63) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir truk, Mamat (38), mengalami luka ringan dan sedang mendapatkan perawatan […]

  • 1.257 Petak Lahan di Jateng Siap Dibangun Gudang Koperasi Merah Putih

    1.257 Petak Lahan di Jateng Siap Dibangun Gudang Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 1.257 petak lahan di Jawa Tengah disiapkan untuk pembangunan gudang dalam rangka mendukung kelancaran program Koperasi Merah Putih. Seribu lebih petak lahan tersebut termasuk dalam 16 ribu lahan yang secara nasional siap dilakukan pembangunan fisik. Sementara itu, masih ada 16 ribu lebih lahan lainnya di seluruh Indonesia yang akan dibangun oleh pemerintah […]

  • Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal tunjukkan komitmen dalam penanganan sampah di wilayahnya. Salah satunya dengan pengadaan alat berat bulldozer di tempat pemrosesan akhir (TPA) Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan. “Ada beberapa alat berat yang sudah rusak di TPA Darupono, sehingga Pemkab Kendal memprioritaskan untuk pengadaanya, yang diharapkan bisa membantu untuk pengelolaan sampah di TPA,” […]

expand_less