Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Pemkot Semarang Perhatikan Kesejahteraan Pekerja Rentan  

Pemkot Semarang Perhatikan Kesejahteraan Pekerja Rentan  

  • account_circle Agriantika Fallent
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 196

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperhatikan kesejahteraan para pekerja termasuk mereka yang masuk dalam kategori pekerja rentan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menilai jika kesejahteraan pekerja menajadi hal yang penting dalam membangun kota.

Sehingga pihaknya tak hanya akan fokus pada sektor formal, namun juga pekerja informal yang seringkali tak terjangkau akses perlindungan sosial.

“Kesejahteraan pekerja adalah fondasi penting dalam membangun kota. Kami hadir bukan hanya untuk mengatur hubungan industrial di sektor formal, tetapi juga memastikan pekerja di sektor informal memiliki jaring pengaman sosial yang memadai,” jelasnya.

Sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan pekerja rentan, Pemkot Semarang memiliki program Perlindungan Sosial Pekerja Rentan Kota Semarang (Pijar Semar).

“Melalui PIJAR SEMAR, kami memastikan pekerja seperti petani, nelayan, sopir, juru parkir, tambal ban, dan pekerja serabutan lainnya tetap mendapatkan hak atas perlindungan dasar. Meski belum mampu membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri,” terangnya.

Dengan adanya program tersebut, para pekerja rentan bisa mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Ada 7.217 pekerja rentan di Kota Semarang yang mendapatkan perlindungan dalam program ini. Dimana, sebanyak 6.717 peserta didanai dengan APBD Kota Semarang dan 500 peserta dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Tak hanya itu, Pemkot juga memiliki sejumlah program lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja diantaranya pelatihan dan peningkatan kompetensi melalui Balai Latihan Kerja (BLK), bursa kerja (job fair), hingga layanan mediasi hubungan industrial.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memanfaatkan program yang sudah disediakan pemerintah. Informasi yang benar dan menyeluruh penting agar para pekerja, terutama yang rentan, bisa mengetahui hak mereka dan memanfaatkan fasilitas yang ada,” jelasnya.

Nantinya, jumlah peserta Pijar Semar bakal ditingkatkan menjadi 7.500 pekerja rentan melalui APBD serta tambahan 1.000 pekerja yang dibiayai dari DBHCHT.

“Ini bukan hanya soal angka, tapi tentang komitmen untuk memastikan setiap warga yang bekerja, baik formal maupun informal memiliki kehidupan yang lebih sejahtera,” jelasnya. (Adv)

  • Penulis: Agriantika Fallent

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot dan DPRD Semarang Dorong Masyarakat Optimalkan Aplikasi SDGs

    Pemkot dan DPRD Semarang Dorong Masyarakat Optimalkan Aplikasi SDGs

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya mengoptimalkan aplikasi ‘Semarang Dalam Genggaman Saya (SDGs)’. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses informasi kota dengan lebih cepat dan mudah. SDGs mengintegrasikan tiga layanan utama, yakni Lapor Semar Solusi AWP, layanan darurat 112, hingga layanan PPID Kota Semarang. Kepala Diskominfo Kota Semarang, Didik Dwi Hartono, menyebut bahwa […]

  • Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebagai wujud dari hasil upaya tersebut, Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025 dari Kompas TV. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno turut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Pihaknya berjanji menjadikan capaian tersebut dijadikan […]

  • Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

    Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Puluhan warga di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes menerima ganti untung dampak pembangunan Sungai Babakan. Adapun pembangunan sungai tersebut merupakan program Pemkab Brebes dalam penanganan banjir. Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma mengatakan, pemberian ganti rugi kepada masyarakat menunjukkan itikad baik pemerintah untuk menghormati hak-hak masyarakat Brebes. Terlebih, program penanganan banjir merupakan upaya untuk […]

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan “Gemar Makan Ikan” dengan Upaya Berikut

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan “Gemar Makan Ikan” dengan Upaya Berikut

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah gencarkan program “Gemarikan” atau “Gemar Makan Ikan” di tengah masyarakat. Pasalnya, ikan merupakan salah satu makanan sumber protein yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi terus mendorong masyarakat menjadikan ikan sebagai salah satu sumber pangan utama. Menurutnya, tak hanya sebagai upaya menciptakan generasi […]

  • Foto : Bupati Rembang Harno beserta jajarannya melakukan foto bersama dengan Unicef, Kamis (20/11/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Gandeng Unicef untuk Cegah Pernikahan Dini

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tengah menggandeng United Nation International Children’s Emergency Fund (Unicef) untuk mencegah pernikahan dini. Bupati Rembang, Harno menyambut baik kedatangan Unicef. Pihaknya berharap ke depan bisa memperbaiki permasalahan pernikahan dini di Kabupaten Rembang. “Kami sangat senang dengan kehadiran Unicef yang ada di Kabupaten Rembang karena untuk memperbaiki permasalahan-permasalahan termasuk […]

  • Heboh Menu MBG Tahu Bakso Berbelatung di Brebes, SPPG Disanksi Skorsing Seminggu

    Heboh Menu MBG Tahu Bakso Berbelatung di Brebes, SPPG Disanksi Skorsing Seminggu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Heboh menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) busuk hingga berbelatung di Brebes. Belatung ditemukan di tahu bakso yang dibagikan kepada siswa di 23 sekolah wilayah SPPG Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo. Menu makan siang itu diketahui disalurkan ke sekolah-sekolah pada Jumat (27/2/2026) yang lalu. Wali kelas yang mengetahui hal tersebut langsung membuang makanan […]

expand_less