Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Pemkot Semarang Perhatikan Kesejahteraan Pekerja Rentan  

Pemkot Semarang Perhatikan Kesejahteraan Pekerja Rentan  

  • account_circle Agriantika Fallent
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 183

Semarang, Kabarjatengterkini.comPemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperhatikan kesejahteraan para pekerja termasuk mereka yang masuk dalam kategori pekerja rentan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menilai jika kesejahteraan pekerja menajadi hal yang penting dalam membangun kota.

Sehingga pihaknya tak hanya akan fokus pada sektor formal, namun juga pekerja informal yang seringkali tak terjangkau akses perlindungan sosial.

“Kesejahteraan pekerja adalah fondasi penting dalam membangun kota. Kami hadir bukan hanya untuk mengatur hubungan industrial di sektor formal, tetapi juga memastikan pekerja di sektor informal memiliki jaring pengaman sosial yang memadai,” jelasnya.

Sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan pekerja rentan, Pemkot Semarang memiliki program Perlindungan Sosial Pekerja Rentan Kota Semarang (Pijar Semar).

“Melalui PIJAR SEMAR, kami memastikan pekerja seperti petani, nelayan, sopir, juru parkir, tambal ban, dan pekerja serabutan lainnya tetap mendapatkan hak atas perlindungan dasar. Meski belum mampu membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri,” terangnya.

Dengan adanya program tersebut, para pekerja rentan bisa mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Ada 7.217 pekerja rentan di Kota Semarang yang mendapatkan perlindungan dalam program ini. Dimana, sebanyak 6.717 peserta didanai dengan APBD Kota Semarang dan 500 peserta dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Tak hanya itu, Pemkot juga memiliki sejumlah program lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja diantaranya pelatihan dan peningkatan kompetensi melalui Balai Latihan Kerja (BLK), bursa kerja (job fair), hingga layanan mediasi hubungan industrial.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memanfaatkan program yang sudah disediakan pemerintah. Informasi yang benar dan menyeluruh penting agar para pekerja, terutama yang rentan, bisa mengetahui hak mereka dan memanfaatkan fasilitas yang ada,” jelasnya.

Nantinya, jumlah peserta Pijar Semar bakal ditingkatkan menjadi 7.500 pekerja rentan melalui APBD serta tambahan 1.000 pekerja yang dibiayai dari DBHCHT.

“Ini bukan hanya soal angka, tapi tentang komitmen untuk memastikan setiap warga yang bekerja, baik formal maupun informal memiliki kehidupan yang lebih sejahtera,” jelasnya. (Adv)

  • Penulis: Agriantika Fallent

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah di Pringrejo Pekalongan Digerebek, Diduga Markas Pengedar Narkoba

    Rumah di Pringrejo Pekalongan Digerebek, Diduga Markas Pengedar Narkoba

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Sebuah rumah di Kelurahan Pringrejo, Kota Pekalongan digerebek polisi lantaran diduga menjadi markas pengedar narkoba. Penggerebekan malam kemarin berlangsung mencekam karena pelaku sempat melawan. Kabag Ops Polres Pekalongan, Kompol Farid menyebutkan, operasi dilakukan sejak Selasa malam (25/11/2025), namun baru berakhir pada Rabu (26/11/2025) pukul 01.00 WIB. Ini merupakan hasil pengembangan kasus psikotropika […]

  • sehat

    Kelapa Bakar Lebih Sehat daripada Kelapa Hijau? Ini Faktanya!

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kelapa merupakan salah satu buah tropis yang sangat populer di Indonesia. Selain bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan kuliner, kelapa juga kaya akan kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ada berbagai jenis kelapa yang bisa kita temui, seperti kelapa hijau dan kelapa bakar, yang masing-masing memiliki keunikan dan manfaat tersendiri. Namun, apakah kelapa bakar benar-benar […]

  • Walkot Semarang Harap Sinergitas Peran Pemkot dan TNI Guna Wujudkan Pembangunan

    Walkot Semarang Harap Sinergitas Peran Pemkot dan TNI Guna Wujudkan Pembangunan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, harap pembagian peran yang jelas antara TNI dengan Pemkot. Dengan demikian, pihak-pihak itu bisa bersinergi dengan baik, sehingga tercipta arah pembangunan yang stabil dan kondusif. “Ketenangan yang dirasakan warga hari ini adalah hasil dari peran yang nyata. Rekan-rekan di Kodim 0733 menjaga stabilitas wilayah, sementara kami di […]

  • kpk

    KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Pati dan Dua Lokasi Lain, Cari Bukti Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam kasus dugaan pemerasan jual beli jabatan perangkat desa yang melibatkan Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Pada Kamis (22/1/2026), penyidik KPK melakukan penggeledahan di tiga lokasi di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, salah satunya adalah Rumah Dinas Bupati Pati. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan di […]

  • ham

    Natalius Pigai: Keracunan Makanan dalam Program MBG Bukan Masalah HAM, Hanya Kelalaian Administrasi

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai baru-baru ini memberikan pernyataan terkait kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, insiden tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Dalam penjelasannya, Pigai mengungkapkan bahwa untuk mengategorikan suatu kejadian sebagai pelanggaran HAM, harus ada unsur kelalaian negara yang membiarkannya […]

  • Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, inisial SHH, diduga melakukan praktik korupsi produk susu sapi. Terkait kasus tersebut, negara diperkirakan megalami kerugian hingga Rp10 miliar. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, sementara SHH telah ditahan di Rutan Banyumas sejak Kamis (9/7/2026). […]

expand_less