Bupati Harno Apresiasi Penyelenggaraan Rembang Wellness Festival
- account_circle Agriantika Fallent
- calendar_month Sen, 17 Nov 2025
- visibility 71

Salah satu stand di Rembang Wellnes Festival / rembangkab
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno mengapresiasi penyelenggaraan Rembang Wellness Festival yang digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 serta Hari Bakti Dokter Nasional ke-75.
Festival tersebut digelar di Alun-alun Rembang hingga ke komplek museum RA Kartini pada Minggu (16/11/2025) pagi.
Berbagai kegiatan yang dihadirkan berhasil membuat antusias masyarakat Kota Garam. Diantaranya ada senam massal, skrining kesehatan, donor darah, edukasi TB, demo Bantuan Hidup Dasar (BLS), talkshow, coaching clinic, hingga stan UMKM yang menawarkan produk sehat dan ramah lingkungan.
Kegiatan diawali dengan senam zumba di Alun-alun Rembang. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan tenaga kesehatan mulai dari sosialisasi pertolongan pertama medis, drama hingga menyanyi.
Sementara itu, sepanjang Jalan Gatot Subroto berdiri stand-stand dari berbagai profesi tenaga kesehatan dan rumah sakit.
Kehadiran festival ini dinilai memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat karena ada layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.
“Banyak layanan kesehatan, macam-macam UMKM, dan mengenalkan layanan kesehatan. Termasuk tadi disosialisasikan cara-cara menangani hal-hal viral, terutama jantung dan lain sebagainya, karena bisa terjadi kapan saja,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii mengatakan bahwa wellness sengaja diangkat sebagai tema kegiatan guna menegaskan bahwa kesehatan mencakup keseluruhan dari fisik hingga spiritual seseorang sehat.
“Tema wellness diangkat untuk menegaskan bahwa kesehatan bukan hanya kondisi bebas penyakit. Kesehatan adalah situasi ketika tubuh, pikiran, emosi, sosial, dan spiritual seseorang berada dalam keadaan terbaik,” terangnya.
Festival tersebut menunjukkan jika edukasi kesehatan tidak harus kaku, namun juga bisa dikemas kreatif, menyenangkan dan penuh kebersamaan.
Sebanyak 19 organisasi profesi kesehatan juga turut membantu memberikan pelayanan dan edukasi masyarakat.
Dengan antusiasme masyarakat, diharapkan festival ini bisa menjadi agenda tahunan. (Adv)
- Penulis: Agriantika Fallent

