Mitigasi Tanah Longsor, Pemprov Jateng Relokasi Warga Bawang dan Pringamba Banjarnegara
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 9 Okt 2025
- visibility 90

Foto: Mitigasi Tanah Longsor, Pemprov Jateng Relokasi Warga Bawang dan Pringamba Banjarnegara (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Puluhan rumah dibangun sebagai upaya relokasi sejumlah warga Dusun Bawang dan Pringamba, Desa Aribaya, Kecamatan Pagetan, Kabupaten Banjarnegara. Pasalnya, kawasan tersebut rawan terjadi bencana tanah longsor.
Rinciannya, 36 unit rumah direlokasi sekitar satu kilometer jaraknya dari lokasi lama. Lokasi tersebut dipilih karena tanahnya dinilai lebih stabil dan jauh dari tebing. Sebanyak 29 unit dibangun menggunakan APBD, dan tujuh unit lainnya dari APBD perubahan 2025.
Puluhan unit hunian tersebut dibangun dengan konsep Rumah Susun Panel Instan (Ruspin), rumah tahan gempa. Selain itu, dilengkapi pula sistem drainase yang lebih tertata dan ruangan terbuka untuk aktivitas bersama.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah provinsi dalam menghadirkan hunian yang layak dan nyaman bagi masyarakatnya, serta sebagai mitigasi bencana. Selain relokasi, Pemprov Jateng juga telah merampungkan pembangunan rumah apung tahap satu di Demak.
“Kami memiliki pembangunan rumah apung, dan kami juga melakukan relokasi dampak bencana lain, yakni tanah gerak, di Desa Aribaya. Di sana kita relokasi bekerja sama dengan pemda setempat ada 29 KK bertempat secara komunal. Dan lokasinya sudah dilakukan kajian, dan dapat ditempati hunian,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki sejumlah program untuk perumahan penanganan kebencaaan. Beberapa di antaranya, relokasi, pembangunan rumah baru, juga perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Di tahun 2025 ada total 270 unit untuk penanganan akibat bencana. Ada yang relokasi, pembangunan baru dan juga RTLH,” tandasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

