Green Economy Dinilai Tingkatkan Daya Saing Investasi, Pemprov Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6

Foto: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Mitrapost.com – Industri hijau atau green economy dinilai bisa meningkatkan daya saing daerah di mata para investor global. Terkait hal ini, Jawa Tengah sudah mulai beralih dengan fokus pada pengembangan ekonomi hijau mulai dari hulu hingga hilir.
“Dunia internasional akan melihat bahwa Jawa Tengah telah menerapkan green economy. Mulai dari hulu sampai hilir akan kita laksanakan, baik industri kecil, menengah, besar, pemerintah kabupaten/kota maupun kawasan industri. Green economy menjadi prioritas utama,” ujar Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Lebih lanjut, Pemprov Jateng berupaya mempercepat transformasi tersebut dengan memberikan berbagai insentif bagi pelaku usaha yang menerapkan prinsip industri hijau. Rencana tersebut telah disampaikan ke jajarannya di dinas.
“Untuk kawasan industri akan mendapatkan insentif pajak, apabila menerapkan industri hijau maupun energi terbarukan,” kata dia.
“Selain itu juga akan mendapatkan prioritas-prioritas lain yang ke depan akan menjadi daya tarik, karena ini merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi,” tegasnya.
Sebelumnya, Pemprov Jateng dan Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) telah mendatangani kerja sama untuk mendampingi 1.000 industri kecil dan menengah (IKM) bertransformasi menuju industri hijau hingga 2027. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

