Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penyandang Disabilitas di Kebumen Produktif Hasilkan Batik Pegon, Pernah Dipamerkan ke Singapura Hingga Turki

Penyandang Disabilitas di Kebumen Produktif Hasilkan Batik Pegon, Pernah Dipamerkan ke Singapura Hingga Turki

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 281

Kebumen, Kabarjatengterkini.com – Para penyandang disabilitas di Kebumen secara produktif menghasilkan produk fashion unggulan lewat Rumah Inklusif Kebumen. Tak main-main, produk-produk tersebut bahkan berhasil tembus pasar global.

Adapun jenis produk fashion yang dihasilkan oleh mereka adalah batik pegon. Kabarnya, batik ini telah dipamerkan di ajang internasional, seperti di Singapura hingga Turki.

Rumah Inklusif Kebumen secara konsisten, sejak tahun 2009, memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas untuk berkarya dan berwirausaha. Saat ini, mereka telah membina lebih dari 100 penyandang disabilitas.

“Rumah Inklusif ini telah mendampingi banyak anak disabilitas, berdampak untuk bagaimana mendampingi mereka, dari mulai pendidikan mereka, sampai mereka juga diajari, dilatih untuk memiliki satu karya yaitu batik. Di sini batik khasnya adalah batik pegon,” kata Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah (Jateng) Nawal Arafah Yasin.

Motif batik pegon sendiri memiliki filosofi dan pesan penting, yakni tentang kampanye anti-bullying dan kekerasan. Lembaga ini menyoroti pentingnya pencegahan anti-bullying dan kekerasan dari lingkungan terdekat, yakni di rumah masing-masing.

“Di batiknya ada gambar tangan yang di dalamnya ada tulisan anti-bullying. Jadi memang untuk kemudian melahirkan budaya anti-bullying itu harus dibentuk dari rumah, misalnya Rumah Inklusif,” lanjut dia lagi.

Diketahui, batik pegon saat ini koleksinya sudah mencapai 16 motif. Produk ini juga telah dipasarkan dan dipamerkan di beberapa daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta. Selain itu, batik ini juga pernah dipamerkan dalam event di Tukri tahun 2022, dan fashion show di Singapura pada tahun 2023.

Nawal juga mengharapakan kelomok difabel bisa terus produktif dan semangat berkarya, di tengah keterbatasan yang dimiliki. Pihaknya pun mengaku siap memfasilitasi kelompok rentan dengan berbagai program pemberdayaan.

“Dengan jaringan yang ada seperti Difabel Zone, harapannya anak-anak bisa memberikan satu karya, memiliki usaha kecil menengah, dan kemudian mereka bisa berdaya, itu harapannya,” harapnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • brin

    Tim BRIN Temukan Dua Spesies Baru Katak Bertaring di Pegunungan Meratus, Kalimantan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Kabarjatengterikini.com – Tim peneliti gabungan dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bersama Aichi University of Education, Kyoto University, dan Universitas Palangkaraya, berhasil menemukan dua spesies baru katak bertaring di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan. Kedua spesies baru tersebut diberi nama ilmiah Limnonectes maanyanorum dan Limnonectes nusantara. Penemuan ini telah […]

  • lionel

    Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun, Akhiri Era Emas La Albiceleste

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama tim nasional Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut menutup perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade, dari seorang talenta muda penuh harapan hingga menjadi kapten, pemimpin, dan juara dunia bersama La Albiceleste. Messi mengumumkan keputusan pensiun dari timnas Argentina pada Senin (31/8/2026). Melalui pesan emosional, megabintang […]

  • 14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

    14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Demak, KabarJatengTerkini.com – Sebanyak 14 Desa di Kabupaten Demak menerima dana insentif desa (DIDes). Adapun jumlah dana insentif yang diberikan kepada setiap desa tersebut sebesar Rp150 juta. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk, dan KB (Dinpermasdes dan PPKB) Kabupaten Demak Taufik Rifa’i menyampaikan bahwa insentif itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah desa (Pemdes) […]

  • 6 Hidangan Khas Daerah di Indonesia Saat Lebaran

    6 Hidangan Khas Daerah di Indonesia Saat Lebaran

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Ada beberapa jenis hidangan khas Indonesia yang tersaji di meja saat Lebaran. Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan kuliner dan budayanya. Sehingga, setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas masing-masing untuk disantap di hari kemenangan. Sajian khas Lebaran berikut ini memiliki cita rasa yang lezat dan kaya akan rempah-rempah. Tak hanya itu, hidangan-hidangan tersebut juga memiliki […]

  • Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta, Patitimes.com – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial RAP yang diduga berperan sebagai penyebar bom molotov yang digunakan dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menyelidiki jaringan yang terlibat dalam menyebarkan bahan-bahan berbahaya untuk digunakan dalam demo yang terjadi beberapa waktu lalu. RAP Diduga Koordinator Penyebar […]

  • pati

    Pelajar SMP N 1 Kayen Pati Ciptakan Water Detector, Berhasil Sabet Medali Emas di ISIF 2025

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tiga siswa-siswi SMP Negeri 1 Kayen berhasil menciptakan inovasi berupa alat water detector. Alat pendeteksi sumber air ini bahkan berhasil menorehkan prestasi di kompetisi sains bertaraf internasional. Ketiga siswa tersebut berhasil membawa pulang medali emas pada ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 kategori Physics, Energy, and Engineering. Di kompetisi […]

expand_less