Agustina Sebut Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok Jadi Wujud Rasa Syukur Nelayan Atas Hasil Alam
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 11 Mei 2026
- visibility 6

Foto: sedekah laut dan bumi di TPI Tambaklorok Semarang (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Ratusan kapal nelayan turut memeriahkan sedekah laut dan bumi di TPI Tambaklorok Semarang pada Minggu (10/5/2026) kemarin.
Tradisi tahunan ini digelar sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta Alam dan Semesta atas hasil perairan yang melimpah. Momentum ini sekaligus sebagai doa agar laut terus menjadi sumber rezeki, keselamatan, dan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.
Sedekah laut dan bumi diisi dengan agenda tradisi larung sesaji. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, tradisi ini bukan hanya sekadar budaya, namun juga sebagai bentuk penghormatan kepada laut.
“Luar biasa 400 kapal nelayan ikut. Ini adalah bakti kita kepada laut, dan laut bisa menjaga kita, bisa menjadi sumber rezeki bagi kita, dan berharap laut dan manusia bisa bersinergi saling membantu, membawa ketenangan dan ketentraman bagi kita,” kata dia.
Menurutnya, laut secara turun-temurun telah menjadi sumber kehidupan masyarakat. Sedekah laut dan bumi ini turut menjadi pengingat bahwa manusia hidup berdampingan dengan alam, sehingga harapannya selalu dirawat agar tetap bermanfaat bagi generasi mendatang.
Pemerintah Kota Semarang turut mengapresiasi warga Tambaklorok yang senantiasa menjaga warisan dari leluhur dengan semangat kebersamaan. Agustina turut berpesan kepada seluruh nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.
“Semoga tradisi Larung Sesaji ini membawa keberkahan, laut kita tetap lestari, hasil tangkapan melimpah, dan seluruh nelayan selalu diberikan keselamatan saat berlayar hingga kembali berkumpul bersama keluarga,” tulis Agustina melalui akun media sosial pribadinya.
“Matur nuwun warga Tambaklorok. Panjenengan semua adalah pribadi-pribadi tangguh yang menjaga denyut kehidupan Kota Semarang,” lanjut dia. (Adv)
- Penulis: Anisya Gusti

