Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inspektorat Sebut Seleksi JPTP di Rembang Sarat dengan Conflict of Interest

Inspektorat Sebut Seleksi JPTP di Rembang Sarat dengan Conflict of Interest

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 94

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Inspektorat Daerah sampaikan hasil audit internal terkait proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Rembang. Hasilnya, ada temuan pelanggaran disiplin dan sarat akan benturan kepentingan (conflict of interest) dalam seleksi JPTP.

“Betul telah terjadi pelanggaran disiplin, yakni melampaui wewenang dengan menggunakan akun Sekda selaku Pejabat yang Berwenang (PyB) dan akun Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) melalui akun super admin. Jadi ada pelampauan kewenangan di sini,” ujar Inspektur Daerah Kabupaten Rembang, Imung Tri Wijayanti.

Hal tersebut disampaikan Imung dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Rembang, Senin (11/5/2025). Audiensi tersebut turut dihadiri Sekda Rembang, Asisten I Setda, peserta seleksi JPTP hingga jajaran Inspektorat.

Selain pelanggaran disiplin, pihaknya juga menyoroti kelalaian pengawasan internal, hingga lemahnya pengendalian. Ia menilai, ada indikasi berupa conflict of interest atau benturan kepentingan dalam pelaksanaan seleksi.

Benturan kepentingan bisa terjadi ketika pejabat yang berwenang dalam proses administrasi berkaitan dengan peserta seleksi jabatan.

“Di luar sana mungkin disebut ada miskomunikasi atau ketidaksinkronan. Tapi sebenarnya ada hal yang krusial yang menyebabkan semua ini terjadi yaitu conflict of interest,” tegasnya.

Ia menilai, Plt Kepala BKD saat itu memiliki pengaruh terhadap administrasi kepegawaian, menguasai akses sistem, personel, operator hingga mengetahui proses pengusulan rekomendasi ke BKN. Di saat bersamaan, yang bersangkutan juga menjadi kandidat dalam seleksi kepala BKD.

“Artinya terdapat benturan antara kepentingan jabatan dan kepentingan pribadi sebagai kandidat,” katanya.

Lebih lanjut, Imung mengingatkan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan indeks integritas birokrasi Kabupaten Rembang.

Maka dari itu, Inspektorat turut memberikan rekomendasi kepada Bupati Rembang untuk melakukan pembinaan administrasi terhadap seluruh pihak yang berwenang dalam proses seleksi JPTP tersebut. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025.

    Pemprov Upayakan Ekosistem Ekonomi Ramah Muslim Lewat Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 255
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya mendorong ekosistem ekonomi syariah di wilayahnya. Salah satunya dengan meningkatkan popularitas produk fesyen lokal dalam ajang Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025. Gelaran tahunan tersebut diadakan di lobi Hotel Queen City Kota Semarang pada Kamis (14/8/2025) dengan memamerkan berbagai jenis pakaian produksi lokal. Tak hanya […]

  • Lahan Tidur di Banjarnegara Dimanfaatkan Jadi Lahan Jagung dan Dikembangkan Jadi Agro Eduwisata Religi

    Lahan Tidur di Banjarnegara Dimanfaatkan Jadi Lahan Jagung dan Dikembangkan Jadi Agro Eduwisata Religi

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Lahan tidur seluas 57 hektare di Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, dimanfaatkan menjadi lahan jagung. Pemanfaatan lahan tersebut turut mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Lahan milik Indonesia Power tersebut saat ini dikelola melalui kolaborasi Santri Gayeng Nusantara (SGN), bersama kelompok tani. Kawasan tersebut nantinya juga akan dikembangkan menjadi pertanian terpadu […]

  • bnpb

    BNPB Sebut 103 Selamat dan 49 Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan informasi terbaru terkait perkembangan pencarian korban pasca ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025), Suharyanto menyebutkan bahwa total 118 orang telah ditemukan, dengan rincian 103 orang selamat, 14 meninggal, dan 49 lainnya masih […]

  • kecelakaan

    Kecelakaan Maut Jalur Tegal-Purwokerto: Bus Tabrak Dua Motor di Margasari, Satu Pengendara Tewas

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus antarkota dan dua unit sepeda motor mengguncang ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Tegal, Kamis (14/5/2026) petang. Tragedi yang terjadi tepat saat waktu Maghrib berlalu ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka berat. Peristiwa memilukan tersebut berlokasi di Desa Pakulaut, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal sekitar […]

  • Penjual Miras Berkedok Warkop hingga Toko Burung di Kebumen Kena Razia

    Penjual Miras Berkedok Warkop hingga Toko Burung di Kebumen Kena Razia

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    kabarajtengterkini.com – Penjual miras berkedok warung kopi (warkop) hingga toko burung di Kebumen Barat kena razia Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP). Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Juniadi Prasetyo mengatakan bahwa modus jualan semacam itu masih sering dijumpai dan digunakan untuk mengelabuhi masyarakat. “Kedoknya banyak ada yang pura-pura toko burung, warung kopi, jamu […]

  • Bakar Sampah Dilarang, Pemkab Demak Gencarkan Edukasi Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

    Bakar Sampah Dilarang, Pemkab Demak Gencarkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Proses pembakaran sampah disebut berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh dan kebersihan lingkungan. Maka dari itu, sistem pengelolaan sampah terpadu di desa akan terus digencarkan. Atas dampak yang ditimbulkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak meminta masyarakat tidak membakar sampah rumah tangga sembarangan. Pembakaran menimbulkan polutan di udara, sehingga berbahaya bagi pernapasan masyarakat sekitar. “Pembakaran […]

expand_less