Waterblow Nusa Dua Ditutup Sementara Akibat Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Waspada
- account_circle markom kabarjatengterkini
- calendar_month Jum, 8 Agu 2025
- visibility 158

Kabarjatengterkini.com — Salah satu ikon wisata alam paling populer di kawasan The Nusa Dua, Bali, yakni Waterblow, resmi ditutup sementara mulai 6 Agustus 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah preventif menyusul peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG dan diperkirakan berlangsung hingga 9 Agustus 2025.
Keputusan ini diumumkan oleh General Manager The Nusa Dua ITDC, I Made Agus Dwiatmika, yang menyebut bahwa langkah ini diambil demi menjaga keselamatan pengunjung dan wisatawan.
Langkah Pengamanan Ditingkatkan di Kawasan Wisata
Selain penutupan Waterblow, pengelola kawasan The Nusa Dua juga meningkatkan pengamanan di dua pulau yang termasuk dalam kawasan wisata, yaitu Peninsula Island dan Pulau Nusa Dharma.
Beberapa langkah yang dilakukan meliputi:
- Pemasangan rambu-rambu peringatan bahaya
- Penambahan personel keamanan di titik-titik rawan
- Penyediaan jalur evakuasi dan alternatif jika situasi memburuk
- Pemantauan rutin kondisi gelombang dan cuaca
Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat laporan kerusakan besar maupun insiden yang membahayakan. Namun, petugas tetap siaga, dan pengunjung diminta untuk tidak mendekati garis pantai atau area tebing saat cuaca tidak bersahabat.
“Kami terus mengimbau wisatawan untuk mematuhi instruksi petugas, terutama saat berada di area tepi pantai dan jalur pejalan kaki yang dekat dengan laut,” tambah Agus.
Kenapa Waterblow Ditutup? Ini Penjelasannya
Waterblow Nusa Dua terkenal karena fenomena alam uniknya di mana ombak besar dari Samudra Hindia menghantam batu karang, lalu menciptakan semburan air spektakuler yang bisa mencapai ketinggian beberapa meter.
Namun, dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti gelombang tinggi dan angin kencang, lokasi ini bisa sangat berbahaya. Area ini merupakan salah satu titik dengan paparan langsung ke laut terbuka, sehingga sangat rentan terhadap kondisi alam yang tidak menentu.
BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Bali sejak awal pekan ini, termasuk di wilayah Nusa Dua, Kuta Selatan, hingga Uluwatu. Ketinggian gelombang diperkirakan bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter.
Wisatawan Masih Bisa Menikmati Nusa Dua
Meskipun Waterblow Nusa Dua ditutup sementara, kawasan The Nusa Dua Bali tetap terbuka untuk umum dan memiliki berbagai alternatif wisata menarik lainnya.
Beberapa aktivitas yang tetap dapat dinikmati oleh wisatawan antara lain:
- Bersantai di pantai-pantai berpasir putih dengan ombak yang lebih tenang
- Menikmati suasana damai di Pulau Nusa Dharma, sebuah pulau kecil dengan nuansa spiritual dan alami
- Menjelajahi taman-taman tropis dan jalur pejalan kaki yang rindang
- Mengunjungi pusat seni, galeri, atau menikmati sajian kuliner khas Bali di hotel-hotel mewah kawasan Nusa Dua
Pengelola kawasan juga menegaskan bahwa seluruh destinasi di luar area Waterblow tetap beroperasi seperti biasa dengan protokol keselamatan yang diperketat.
Tips Keselamatan untuk Wisatawan di Bali Selama Cuaca Buruk
Untuk memastikan keamanan selama berlibur di Bali, khususnya di musim gelombang tinggi, wisatawan disarankan untuk:
- Memantau informasi resmi dari BMKG dan pengelola wisata
- Menghindari area tebing dan batu karang, terutama saat ombak sedang tinggi
- Mematuhi rambu peringatan dan instruksi dari petugas keamanan
- Menghindari berenang di laut terbuka selama peringatan gelombang tinggi
- Selalu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak
Pemerintah daerah dan pengelola kawasan wisata The Nusa Dua berharap agar wisatawan tetap bisa menikmati liburannya dengan nyaman dan aman.
Penutupan sementara Waterblow Nusa Dua mulai 6–9 Agustus 2025 dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap ancaman gelombang tinggi yang diperkirakan melanda pesisir selatan Bali. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dan pengelola kawasan wisata The Nusa Dua untuk memastikan keselamatan para pengunjung.
Meski demikian, Bali tetap menyuguhkan beragam pilihan wisata menarik dan aman, termasuk di kawasan Nusa Dua yang terkenal akan keindahan pantai dan fasilitas kelas dunia. Wisatawan diimbau tetap waspada, bijak dalam memilih aktivitas, dan selalu mengikuti arahan petugas selama masa peringatan cuaca ekstrem ini berlangsung.
- Penulis: markom kabarjatengterkini

