Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Duduki Gedung DPRD, Protes Kebijakan Pajak dan Tunjangan Pejabat

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Duduki Gedung DPRD, Protes Kebijakan Pajak dan Tunjangan Pejabat

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 40

Kabarjatengterkini.com– Aksi unjuk rasa dalam rangka Reuni Akbar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang digelar pada Kamis (13/8/2026) berlangsung panjang dan memanas. Aksi yang dimulai dengan orasi di depan Gedung DPRD Pati sejak siang hingga petang tersebut berlanjut dengan aksi “pendudukan” kantor wakil rakyat pada malam harinya. Ratusan massa aksi mulai memasuki area gedung DPRD sekitar pukul 18.30 WIB dan baru meninggalkan lokasi kurang lebih tiga jam kemudian.

Massa Duduki Gedung DPRD Pati dan Tuntut Kehadiran Anggota Dewan

Selama aksi pendudukan berlangsung, massa AMPB dengan tegas melarang para anggota DPRD Pati meninggalkan lokasi. Massa mendesak Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, agar segera memanggil seluruh anggota dewan yang tidak berada di tempat untuk menyusul ke gedung legislatif.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hanya belasan anggota dewan yang berada di Ruang Rapat Paripurna bersama massa AMPB, termasuk Ketua DPRD beserta tiga wakilnya.

Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, menegaskan bahwa pihaknya meminta seluruh anggota DPRD Pati hadir guna menandatangani surat persetujuan untuk mendukung pemenuhan empat tuntutan utama rakyat.

“Sahkan UU Perampasan Aset, hukum mati koruptor, hapus semua pajak yang memberatkan rakyat, dan revisi tunjangan-tunjangan anggota DPRD,” seru Teguh di hadapan para wakil rakyat.

Kendati demikian, massa tetap memberikan ruang dispensasi bagi anggota dewan yang memiliki uzur atau kondisi mendesak dengan syarat harus menyampaikan izin resmi. Contohnya ditunjukkan oleh anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Suyono, yang membuat surat izin pulang karena adiknya sakit disertai komitmen tertulis untuk kembali ke Gedung DPRD Pati setelah urusannya selesai.

Audiensi Buntu Terkait Poin Hukuman Mati Koruptor

Aksi pendudukan Gedung DPRD Pati akhirnya usai setelah AMPB memutuskan untuk “menarik mundur pasukan” pada pukul 21.40 WIB. Langkah ini diambil menyusul audiensi antara perwakilan massa dan pihak dewan yang menemui jalan buntu akibat tidak tercapainya kesepakatan menyeluruh pada semua poin tuntutan.

Teguh Istiyanto menyatakan kekecewaannya atas sikap para anggota dewan yang dinilai kurang serius dalam menampung aspirasi masyarakat. Menurutnya, pihak DPRD terkesan enggan menemui rakyat secara terbuka dan menunjukkan gelagat terburu-buru untuk mengakhiri pertemuan.

“Mereka sebenarnya saya tahu, di awal sudah gelisah. Bagaimana caranya menghindari kami. Dan kami sampaikan keprihatinan, kenapa anggota dewan itu tidak mau menerima kedatangan kami sebagai rakyat,” ungkap Teguh usai keluar dari lokasi.

Perundingan yang berjalan alot tersebut utamanya tertahan pada pembahasan poin tuntutan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi. Pihak dewan dikabarkan menolak opsi hukuman mati secara spesifik dan hanya bersedia menyetujui redaksi “hukuman maksimal”, sementara massa AMPB bersikeras pada tuntutan awal mereka.

Sorotan Tajam terhadap Alokasi APBD dan Pajak Daerah

Selain substansi hukum, Teguh juga mengkritisi argumen tim hukum DPRD yang dinilainya terlalu berlindung di balik alasan regulasi, khususnya dalam menyikapi persoalan pajak daerah. Ia menyoroti klaim dewan yang menyebut bahwa pungutan pajak diperuntukkan sepenuhnya bagi pembangunan daerah.

“Di APBD Kabupaten Pati ini untuk pembangunan kan cuma 7 persen dari total semua belanja. Jadi sebenarnya untuk masalah pajak itu yang dari rakyat ke pemerintah, 90 persen untuk biaya operasional: gaji, tunjangan, fasilitas, dan sebagainya,” tegas Teguh secara blak-blakan.

Meski aksi unjuk rasa malam hari tersebut berakhir tanpa membuahkan hasil penuh, pihak AMPB memastikan bahwa perjuangan mereka belum usai. Mereka berencana segera melakukan konsolidasi internal guna menjadwalkan aksi demonstrasi lanjutan hingga seluruh tuntutan rakyat benar-benar dipenuhi.

Tanggapan Ketua DPRD Kabupaten Pati

Sebelum aksi pendudukan terjadi, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, sempat menemui massa aksi di halaman depan Gedung DPRD Pati pada sore harinya. Menanggapi desakan agar DPRD Pati segera menggelar sidang paripurna guna mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset, Ali menyatakan bahwa pihaknya sepakat dan siap memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Pusat.

Namun, ia menjelaskan bahwa sidang paripurna tidak dapat dilakukan secara serta-merta karena terikat oleh mekanisme dan tahapan internal dewan.

“Pada prinsipnya kami DPRD, meskipun tidak harus di sidang paripurna, kami menyetujui atau sepakat Undang-Undang Perampasan Aset itu disahkan oleh Pemerintah Pusat. Karena ini kan menjadi domainnya Pemerintah Pusat, bukan domainnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pati,” jelas Ali.

Ia menambahkan bahwa proses penjadwalan sidang paripurna membutuhkan waktu dan tahapan tersendiri sehingga tidak bisa digelar secara mendadak. Kendati demikian, pihak pimpinan dewan tetap mengapresiasi langkah AMPB yang dinilai memiliki niat baik demi mendukung pencegahan dan penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • deodorant

    5 Deodorant yang Bagus untuk Ketiak Basah dan Bau: Tetap Segar Sepanjang Hari

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketiak basah dan bau badan sering kali menjadi masalah yang mengganggu kepercayaan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau berada di lingkungan sosial. Oleh karena itu, memilih deodorant yang bagus untuk ketiak basah dan bau adalah langkah penting untuk menjaga tubuh tetap segar, bersih, dan nyaman sepanjang hari. Banyak produk deodorant di pasaran, […]

  • Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati berlangsung mulai tanggal 15 Januari 2026 hingga 20 Januari 2026. “Hingga tanggal 20 (Januari), kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, yang paling utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Jumat (16/1/2026). Modifikasi cuaca dalam rangka penanganan cuaca […]

  • remaja

    Alexandr Wang Serukan Remaja Fokus pada “Vibe-Coding” untuk Kuasai Teknologi AI dan Masa Depan Karier

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Alexandr Wang, Chief AI Officer Meta, baru-baru ini memberikan pernyataan yang memicu perhatian dalam dunia teknologi. Dalam sebuah wawancara di podcast TBPN, Wang menyerukan agar generasi muda, terutama remaja, fokus menghabiskan waktu mereka untuk belajar dan berlatih dalam dunia “vibe-coding.” Vibe-coding sendiri merupakan pendekatan baru dalam pengembangan perangkat lunak yang melibatkan penggunaan kecerdasan buatan […]

  • Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

    Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah menyiapkan sejumlah strategi lingkungan agar Kota Semarang semakin rapi dan bersih. Beberapa di antaranya berupa pengelolaan sampah yang efektif hingga pembangunan kawasan hijau. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa strategi lingkungan tersebut merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tapi juga […]

  • topeng

    Pakai Topeng Messi, Dua Maling Diduga WNA Gondol Rp1 Miliar di Rancamaya Bogor

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sebuah aksi kriminalitas tak lazim yang menyerupai adegan film action Hollywood mengguncang kawasan elite Rancamaya, Bogor Selatan. Komplotan perampok spesialis rumah mewah asal China sukses menggasak harta senilai lebih dari Rp1 miliar dengan modus operandi yang unik sekaligus mencengangkan: menggunakan topeng wajah bintang sepak bola dunia, Lionel Messi. Aksi nekat ini akhirnya terungkap setelah […]

  • Kebakaran Terjadi di Pasar Loak Adiwerna Tegal, Api Berasal dari Kios Sepeda

    Kebakaran Terjadi di Pasar Loak Adiwerna Tegal, Api Berasal dari Kios Sepeda

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kebakatan di pasar loak Kecamatan Adiwerna diduga karena korsleting listrik. Si jago merah mulai melahap sejumlah kios pada Jumat (23/1/2026) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa bermula saat api muncul di sebuah kios loak sepeda. Namun, api cepat membesar dan merembet hingga membakar beberapa kios lain di sekitarnya. Menurut informasi, ada […]

expand_less