Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kewenangan Satgas MBG di Daerah Masih Terbatas, Gus Yasin Minta Kelonggaran

Kewenangan Satgas MBG di Daerah Masih Terbatas, Gus Yasin Minta Kelonggaran

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
  • visibility 25

Kabarjatengterkini.com – Kewenangan Satuan Tugas (Satgas) percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah disebut masih terbatas. Terlebih, saat maraknya kejadian keracunan menu MBG di beberapa daerah.

Terkait hal ini, Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, turut meminta kepada pemerintah pusat agar Satgas diberi wewenang tambahan. Misalnya, melakukan suspend (penangguhan) terhadap SPPG bermasalah.

“Kewenangan kami me-monitoring apa-apa yang menjadi tugas kami. Kami melaporkan ke BGN,” kata Gus Yasin, Senin (28/9/2026), dikutip Detik.

“Pertanyaan kenapa nggak suspend, penutupan, penertiban? Setelah kami pelajari memang kewenangan Satgas provinsi maupun kabupaten/kota belum ada untuk melakukan itu,” lanjutnya.

Ia menyebutkan, saat ini, wewenang Satgas terbatas pada percepatan program dan monitoring. Selama ini, pihaknya hanya bisa melakukan pendataan terkait kasus keracunan MBG, kemudian melakukan pelaporan ke BGN saja.

“Kita mendata di mana saja kejadian-kejadian itu lalu kita serahkan ke BGN. Untuk suspend, punishment yang lain ada di BGN,” jelasnya.

Gus Yasin melanjutkan, ke depannya, dia berharap pemerintah pusat dapat memberikan kewenangan lebih kepada pemerintah daerah untuk melakukan penertiban. Harapannya, tindak lanjut masalah bisa lebih cepat.

“Ya, paling enggak diberi kelonggaran lah untuk menertibkan, karena bagaimanapun juga yang keracunan kan warga kami. Kalau kami diberi kewenangan ya kita tertibkan,” tegasnya.

“Kita bisa lebih masif lagi ya bisa mendatangi, bisa langsung memberikan catatan-catatan, melakukan suspend dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Kasus keracunan MBG sudah terjadi beberapa kali di Jateng. Terakhir, kasus keracunan massal terjadi di Batang dengan korban lebih dari 500 orang. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kacang-kacangan Berikut Cocok untuk Camilan Saat Diet!

    Kacang-kacangan Berikut Cocok untuk Camilan Saat Diet!

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Kacang-kacangan merupakan salah satu camilan yang dianjurkan dikonsumsi, terutama saat diet karena dapat menawarkan banyak manfaat kesehatan, sekaligus membantu mengelola nafsu makan. Kacang-kacangan bagus untuk diet karena kaya akan serat, protein, dan lemak sehat, yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung metabolisme tubuh. Selain itu, beberapa jenis kacang bermanfaat mengurangi risiko penyakit dan mendukung sistem […]

  • Cara Menggabungkan File PDF di Komputer dan Laptop

    Cara Menggabungkan File PDF di Komputer dan Laptop

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Portable Document Format atau PDF merupakan salah satu bentuk file dokumen dari Adobe Systems. Jenis file tersebut telah umum digunakan oleh orang-orang untuk menyimpan dokumen penting karena mudah dikirim, namun tidak mudah dimodifikasi. Menyimpan dokumen dalam bentuk file atau soft file dapat meningkatkan efisiensi kerja. Sering kali, kita menemukan dokumen-dokumen yang akhirnya perlu dikumpulkan menjadi satu […]

  • Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz /rembangkab

    Ekosistem Kopdes di Rembang Tunjukkan Perkembangan Signifikan

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Rembang menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tercatat, ada 170 agen laku pandai yang aktif memberikan pelayanan keuangan di masyarakat. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan bahwa hal itu menjadi bukti bahwa kopdes di Rembang tumbuh dan menjalankan fungsi […]

  • pemerintah

    Pemerintah Kejar 200 Pengemplang Pajak, Targetkan Rp 20 Triliun Terkumpul Akhir Tahun

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Indonesia terus memperkuat langkah tegas dalam menagih tunggakan pajak dari para pengemplang pajak besar yang jumlahnya mencapai sekitar 200 Wajib Pajak (WP). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tak akan memberi ruang bagi para pengemplang untuk menghindar dari kewajiban fiskal mereka. Bahkan, Purbaya optimistis pemerintah dapat mengumpulkan hingga Rp 20 triliun […]

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Kurangi Risiko Banjir, Agustina Luncurkan Program Pembangunan 1.000 Titik Sumur Resapan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Guna mengurangi risko banjir, Wali Kota Semarang Agustina meluncurkan program pembangunan 1.000 titik sumur resapan. Sebagaimana diketahui jika banjir kerap kali melanda wilayah Semarang bawah. Sehingga sumur resapan dibuat untuk menampung air. “Nanti yang daerah bawah, akan dibantu dengan program yang lain, misalnya di tiap-tiap rumah dibuatkan biopori. Sumur resapan memang di area […]

  • Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

    Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Banjir yang terjadi di Kudus, Pati, dan Grobogan menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian terendam air hingga terancam gagal panen. Saat ini, Petani sudah bisa mengajukan klaim asuransi usaha tani padi (AUTP). Data tersebut sudah berada di Asuransi Jasindo (Jasa Indonesia) dan dimasukkan ke dalam aplikasi SIAP. Nantinya, Dinas Pertanian setiap daerah akan melakukan […]

expand_less