Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dugaan Kekerasan di MNC Tower: Karyawan Mengaku Ditampar hingga Mulut Dimasuki Sepatu

Dugaan Kekerasan di MNC Tower: Karyawan Mengaku Ditampar hingga Mulut Dimasuki Sepatu

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 71

Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan kekerasan di lingkungan kerja kembali menyita perhatian publik. Kali ini, tudingan serius mengarah kepada Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT).

Ia diduga melakukan tindakan kekerasan fisik hingga pelecehan terhadap Sadiah Amir Sussy, yang menjabat sebagai Branch Manager MNC Bank Kantor Cabang MNC Tower.

Peristiwa tersebut mencuat setelah kuasa hukum korban, Sogi Bagaskara, membeberkan kronologi kejadian yang menimpa kliennya saat menghadiri panggilan pemeriksaan internal di MNC Tower.

Kronologi Dugaan Penganiayaan di MNC Tower

Menurut penjelasan Sogi Bagaskara, peristiwa ini bermula ketika Sadiah Amir Sussy dipanggil oleh pihak manajemen terkait adanya dugaan penyalahgunaan dana nasabah. Pemeriksaan internal yang seharusnya berjalan formal dan profesional tersebut justru dikabarkan berubah menjadi ruang intimidasi.

Sogi menyebutkan bahwa di dalam ruangan tersebut, kliennya mengalami serangkaian tindakan kekerasan yang diduga dilakukan langsung oleh HT.

“Di lokasi terjadi penganiayaan. Klien saya ditampar, bahkan mulutnya dimasukkan sepatu milik HT. Itu jelas bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan,” ujar Sogi saat memberikan keterangan kepada media pada Rabu (8/7/2026).

Tindakan tersebut dinilai melanggar hukum dan batas kemanusiaan, terlebih terjadi di dalam lingkungan korporasi besar yang seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme serta kode etik kerja.

Intimidasi Fisik, Verbal, hingga Dugaan Pelecehan

Lebih lanjut, Sogi mengungkapkan bahwa penderitaan yang dialami Sadiah tidak berhenti pada benturan fisik luar saja. Berdasarkan pengakuan korban, dugaan kekerasan yang diterimanya beruntun, mulai dari intimidasi verbal hingga tindakan yang mengarah pada pelecehan martabat seorang wanita.

Selain ditampar, korban mengaku dipukul, dibentak secara kasar, dan dimaki-maki dengan kata-kata yang tidak pantas. Sogi juga membeberkan poin krusial mengenai adanya dugaan pelecehan dalam ruang pemeriksaan tersebut.

“Intinya sepatu itu sepatunya HT yang dimasukkan ke mulut klien saya, Ibu Susi. Lalu dari kesaksiannya, korban juga dipukul, ditampar, dibentak, dimaki-maki, bahkan disuruh membuka bajunya. Dan itu ada beberapa saksi saat kejadian di MNC Tower,” ungkap Sogi secara gamblang.

Keberadaan saksi-saksi di lokasi kejadian diharapkan dapat menjadi kunci terang benderangnya kasus ini apabila nantinya bergulir ke ranah hukum pidana.

Kuasa Hukum Fokus Pendampingan Psikologis Korban

Meski rentetan dugaan tindak pidana ini tergolong berat, pihak kuasa hukum menyatakan belum melayangkan laporan resmi ke markas kepolisian. Sogi menegaskan bahwa saat ini prioritas utama tim hukum adalah memulihkan kondisi psikologis dan memastikan keselamatan Sadiah Amir Sussy.

Tragedi yang terjadi di lingkungan kerja tersebut menyisakan trauma mendalam bagi korban, sehingga langkah hukum pidana perlu dipersiapkan secara matang dan hati-hati.

“Saya belum proses hukum dulu. Sekarang saya fokus kawal dan dampingi klien saya,” jelas Sogi.

Pihaknya memastikan bahwa laporan polisi (LP) pasti akan dibuat begitu kondisi kliennya dinilai benar-benar siap dan stabil untuk menjalani proses berita acara pemeriksaan (BAP) di kepolisian.

“Nanti setelah siap, kami akan buat laporan polisi. Setelah LP masuk, baru kami akan sampaikan secara terbuka,” tegasnya menambahkan.

Sogi mengonfirmasi bahwa perkara ini berkaitan erat dengan dinamika internal serta lingkungan kerja korban di MNC Bank. Namun, ia memilih menutup rapat rincian subtansi lainnya hingga dokumen laporan resmi telah terbit dari pihak kepolisian.

Hak Jawab MNC Group dan Respons Pihak Terkait

Kasus ini memiliki dua dimensi yang saling berkaitan. Di satu sisi, terdapat isu hukum terkait dugaan pelanggaran manajerial perbankan, dan di sisi lain terdapat dugaan tindak pidana kekerasan individu.

Berdasarkan rilis hak jawab yang dikeluarkan terpisah oleh MNC Group, pihak manajemen membenarkan bahwa Sadiah Amir Sussy saat ini memang sedang menjalani proses pemeriksaan internal. Pemeriksaan tersebut terkait dengan dugaan keterlibatannya dalam kasus pengambilan atau penyalahgunaan dana di MNC Bank.

Hingga artikel ini diturunkan, tim redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Hary Tanoesoedibjo maupun perwakilan humas MNC Group guna mendapatkan klarifikasi berimbang mengenai tuduhan kekerasan fisik dan pelecehan yang dilayangkan oleh pihak Sadiah.

Pesan singkat dan upaya hubung via telepon juga sudah dikirimkan kepada sejumlah pihak terkait, termasuk tim kuasa hukum Hary Tanoesoedibjo. Namun, belum ada tanggapan maupun penjelasan resmi lanjutan dari pihak HT terkait tudingan yang disampaikan oleh Sogi Bagaskara tersebut. Kasus ini pun terus bergulir dan memicu perbincangan hangat di ruang publik mengenai perlindungan pekerja di sektor industri perbankan dan korporasi kakap.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Furnitur Jepara Ditawari Perluasan Pangsa Pasar Hingga ke IKN

    Pengusaha Furnitur Jepara Ditawari Perluasan Pangsa Pasar Hingga ke IKN

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pengusaha furnitur di Jepara ditawari bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Tawaran kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar industri furnitur dari Jawa Tengah. “Di Jepara itu adalah daerah yang sudah dikenal dengan produk furnitur. Saya coba melihat potensi, apakah ada peluang kerja sama furnitur di IKN dari Jawa Tengah,” […]

  • Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra

    TP PKK Pati Matangkan Program Kerja Tahun 2026, Fokus Isu-isu Strategis

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pati matangkan program kerja di tahun 2026 lewat Rapat Konsultasi (Rakon) pada Kamis (12/2/2026). Rakon ini dipimpin langsung oleh lt. Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra. Dwi Risma mengatakan, Rakon merupakan kegiatan strategis yang digelar tahunan untuk menyelaraskan rencana program PKK sepanjang tahun, mulai dari […]

  • Pemprov Jateng Targetkan 1 Ribu Pemasangan Sambungan Listrik Gratis untuk Masyarakat Miskin

    Pemprov Jateng Targetkan 1 Ribu Pemasangan Sambungan Listrik Gratis untuk Masyarakat Miskin

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemasangan 1 ribu sambungan listrik gratis 450VA untuk masyarakat miskin di Jawa Tengah ditargetkan selesai sepanjang tahun 2025. Ini merupakan salah satu program Pemprov Jateng lewat Dinas ESDM Jateng yang dibiayai oleh APBD. “Pemasangannya dari dana APBD Provinsi Jateng, bekerja sama dengan PT PLN,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

  • Aksi Tanam Pohon di Waduk Mrica Bisa Bermanfaat Cegah Erosi dan Sedimentasi

    Aksi Tanam Pohon di Waduk Mrica Bisa Bermanfaat Cegah Erosi dan Sedimentasi

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Aksi penanaman pohon buah dilakukan di Kawasan Waduk Jendral Sudirman atau Waduk Mrica, Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara baru-baru ini. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyebutkan, penanaman pohon dilakukan untuk mencegah erosi dan sedimentasi. Pihaknya turut merasa prihatin dengan tingginya sedimentasi di waduk […]

  • dna

    Hasil Tes DNA: Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Tidak Terbukti sebagai Orang Tua Anak CA

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Bareskrim Polri resmi mengumumkan hasil tes DNA yang melibatkan Ridwan Kamil (RK), Lisa Mariana, dan seorang anak berinisial CA. Tes ini dilakukan untuk menanggapi klaim Lisa Mariana yang menyebut CA sebagai anak hasil hubungannya dengan mantan Gubernur Jawa Barat tersebut. Dalam konferensi pers yang digelar di Bareskrim Polri pada Rabu (20/8/2025), Kasubdit […]

  • Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Rembang, inisial W, diduga berselingkuh dengan istri salah satu kepala desa di Kecamatan Kragan. Perselingkuhan tersebut dilakukan saat W melakukan kunjungan kerja (kunker). Dugaan ini mencuat setelah kepala desa inisial S melalui pengacaranya melapor ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, W dan […]

expand_less