Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Truk Wing Box Rem Blong Hantam Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, 1 Tewas

Truk Wing Box Rem Blong Hantam Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, 1 Tewas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 10

Kabarjatengterkini.comKecelakaan maut yang diduga akibat rem blong terjadi di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (29/6/2026) pagi.

Sebuah truk boks bersayap (wing box) melaju tak terkendali dan menghantam belasan sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah.

Akibat peristiwa tragis ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat dan sedikitnya tujuh orang lainnya mengalami luka-luka serius.

Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan bermotor bertubuh besar di wilayah perkotaan. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan beruntun tersebut.

Kronologi Kejadian: Truk Melaju Kencang Saat Lampu Merah

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika truk wing box melaju dari arah Jakarta menuju arah Terminal Bekasi.

Saat mendekati persimpangan Unisma, arus lalu lintas sedang dalam kondisi berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Namun, truk tersebut tetap melaju dengan kecepatan tinggi tanpa menunjukkan tanda-tanda pengereman.

Seorang saksi mata di lokasi, Bayu Sukma Nugraha, mengungkapkan bahwa tanda-tanda bahaya sudah terlihat dari jarak yang cukup jauh. Truk tersebut tampak melaju terlalu kencang untuk situasi jalanan yang sedang padat.

“Dari jauh sudah kelihatan lajunya kencang. Lampu merah juga masih menyala. Truk langsung menghantam motor-motor yang sedang berhenti,” ujar Bayu saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (29/6/2026).

Tidak hanya menabrak barisan kendaraan yang sedang mengantre lampu merah, truk yang kehilangan kendali tersebut juga menyapu kendaraan lain yang datang dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi yang kebetulan sedang melintas di area persimpangan.

Bayu memperkirakan ada sekitar 14 unit sepeda motor yang menjadi korban dalam peristiwa naas ini. “Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena,” tambahnya.

Korban Jiwa: Seorang Driver Ojol Meninggal di Tempat

Benturan keras yang terjadi menyebabkan situasi di Simpang Unisma berubah menjadi histeris. Beberapa sepeda motor beserta pengendaranya dilaporkan sempat terseret hingga beberapa meter di atas aspal, sebelum akhirnya truk wing box tersebut terhenti setelah menabrak pembatas atau median jalan tidak jauh dari titik tabrakan awal.

Kecelakaan ini memakan korban jiwa. Bayu menyebutkan bahwa salah seorang korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian merupakan seorang pengemudi ojek online (ojol).

  • Korban Meninggal: 1 Orang (Pengemudi Ojek Online)

  • Korban Luka-luka: Minimal 7 Orang (Sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat)

  • Kerugian Material: ±14 Unit Sepeda Motor Ringsek

Warga setempat dan pengendara lain yang berada di lokasi kejadian langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama kepada para korban luka sebelum petugas kepolisian dan tim medis tiba di lokasi.

Kondisi Pasca-Kecelakaan dan Olah TKP Polisi

Tak lama setelah kejadian, rekaman video dan foto-foto amatir mengenai kecelakaan maut di Bekasi ini langsung beredar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat puing-puing kendaraan roda dua ringsek parah dan berserakan di tengah jalan raya, menggambarkan betapa hebatnya benturan yang terjadi.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Metro Bekasi Kota segera tiba di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan parah, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sopir truk wing box dilaporkan langsung diamankan oleh pihak berwajib guna menghindari amuk massa sekaligus untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendataan lengkap terkait identitas seluruh korban, baik korban meninggal dunia maupun korban luka yang sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Diduga Akibat Rem Blong, Evaluasi Truk Besar Masuk Kota Dipertanyakan

Meski penyelidikan resmi masih berjalan, dugaan awal dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa kecelakaan ini dipicu oleh malafungsi sistem pengereman atau rem blong pada truk boks tersebut. Kelebihan muatan atau kurangnya perawatan berkala pada armada truk sering kali menjadi faktor utama dalam insiden serupa.

Tragedi ini kembali memicu gelombang desakan dari masyarakat agar pemerintah daerah dan dinas perhubungan memperketat pengawasan kelayakan jalan (kir) bagi kendaraan angkutan barang berukuran besar. Selain itu, pembatasan jam operasional truk besar yang melintasi jalur utama kota pada jam sibuk kerja kembali disuarakan netizen guna mencegah terulangnya kecelakaan maut di masa mendatang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Gagal Jaga Jarak Aman, Bus Tabrak Kendaraan Lain di Tol Semarang-Batang

    Diduga Gagal Jaga Jarak Aman, Bus Tabrak Kendaraan Lain di Tol Semarang-Batang

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Batang, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kecelakaan antara bus Hino dan kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya di Tol Batang-Semarang di Rabu (24/12/2025) dini hari. Akibat kejadian tersebut satu korban meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit. “Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra […]

  • sudewo

    Disambut Yel-Yel Loyalis, Bupati Nonaktif Pati Sudewo Tiba di Pengadilan Tipikor Semarang untuk Sidang Ke-3

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Proses hukum kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan orang nomor satu di Kabupaten Pati kembali bergulir. Bupati nonaktif Pati, Sudewo, tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 09.05 WIB. Kedatangannya kali ini adalah untuk menjalani sidang lanjutan ke-3 terkait perkara dugaan korupsi yang tengah menjerat dirinya. Berdasarkan pantauan […]

  • purbaya

    Menkeu Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI untuk Perkuat Likuiditas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengalirkan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank pelat merah, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Dana yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia (BI) ini mulai masuk ke masing-masing bank pada Jumat sore (12/9/2025). Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk […]

  • Langkah Mencadangkan dan Mentransfer Data dari Ponsel Lama ke Ponsel Baru

    Langkah Mencadangkan dan Mentransfer Data dari Ponsel Lama ke Ponsel Baru

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Saat membeli ponsel baru, kemungkinan Anda ingin memindahkan semua data dari ponsel lama ke ponsel baru. Namun begitu, memindahkan data yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan dengan bluetooth sepertinya akan membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga tidak efektif. Cara lainnya yang lebih praktis adalah dengan mencadangkan data-data lama Anda ke akun Google. Saat Anda menyimpannya di […]

  • Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Luas lahan kritis di Jawa Tengah selama tiga tahun terakhir berkurang hingga 75 ribu hektare. Lahan kritis di Jawa Tengah sejumlah 392 ribu hektare hingga tahun 2024, kemudian mengalami penurunan menjadi total 317.629 hektare per akhir 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sampai saat ini masih melakukan upaya pemulihan lahan kritis melalui program perhutanan […]

  • ridwan kamil

    KPK Bakal Panggil Lagi Ridwan Kamil, Dalami Dugaan Aset Tak Dilaporkan di LHKPN

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemanggilan ini berkaitan dengan pendalaman sejumlah aset yang diduga tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) saat Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih […]

expand_less