Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 298

Kabarjatengterkini.com — Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat acara karnaval sound horeg di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam. Seorang perempuan bernama Anik Mutmainnah (39 tahun) tiba-tiba jatuh lemas dan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan musik dalam acara tersebut.

Peristiwa tragis ini sontak menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial, setelah sebuah video yang merekam detik-detik saat korban tak sadarkan diri menyebar luas. Warga yang menyaksikan langsung kejadian itu sempat mencoba memberikan pertolongan pertama dan segera melarikan Anik ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Anik. Pihak berwenang masih menunggu hasil medis dan penyelidikan lebih lanjut.

Anik Mutmainnah Meninggal Saat Menonton Karnaval Sound Horeg

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, Anik awalnya datang dalam kondisi sehat dan antusias menyaksikan acara karnaval musik sound horeg yang merupakan bagian dari hiburan desa. Sound horeg sendiri dikenal sebagai pertunjukan musik dengan sistem suara besar yang kerap kali digelar dalam berbagai kegiatan masyarakat di Jawa Timur.

Tidak lama setelah acara dimulai, Anik terlihat tiba-tiba lemas dan jatuh. Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga lainnya yang segera membawa korban ke fasilitas kesehatan. Namun, usaha penyelamatan tidak berhasil dan Anik dinyatakan meninggal dunia.

Bupati Lumajang Turun Langsung dan Klarifikasi Perizinan Acara

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati turut hadir menyampaikan belasungkawa secara langsung ke rumah duka pada Minggu (3/8/2025). Dalam kunjungannya, Bupati Indah menyempatkan diri untuk berdialog dengan pihak keluarga dan juga perangkat desa.

Bupati juga memberikan penjelasan terkait perizinan acara karnaval desa yang menjadi sorotan publik pasca insiden tersebut. Ia memastikan bahwa kegiatan tersebut sudah memiliki izin resmi dan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Saya menanyakan kepada Pak Camat karena bagian dari perangkat kami yang ada di wilayah. Dan Pak Camat menyampaikan bahwa karnaval ini sudah berizin,” ujar Indah pada Senin (4/8/2025).

Lebih lanjut, Indah menyatakan bahwa ia juga telah mengonfirmasi kepada kepala desa setempat mengenai legalitas dan prosedur pelaksanaan acara tersebut.

“Saya juga mengonfirmasi ini dan benar bahwa acara memang berizin dengan segala SOP-nya. Pak Kades juga menyampaikan hal yang sama,” jelasnya.

Keluarga Korban Menerima Kejadian Ini Sebagai Takdir

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indah menyampaikan bahwa pihak keluarga Anik Mutmainnah tidak mengajukan tuntutan apa pun dan menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai bagian dari takdir.

“Saya bertemu dengan ibunya almarhum, suaminya, dan kakaknya. Keluarga menyampaikan bahwa mereka ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai bagian dari ketetapan Allah SWT,” kata Indah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak menyebarkan hoaks terkait kejadian tersebut. Indah berharap agar tragedi ini tidak dijadikan bahan spekulasi liar yang bisa memperkeruh suasana.

Respons Masyarakat dan Viral di Media Sosial

Kejadian ini menjadi viral di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Banyak warganet yang mengungkapkan rasa duka serta keprihatinan atas meninggalnya Anik secara mendadak. Tak sedikit pula yang mempertanyakan keamanan dalam pelaksanaan acara-acara hiburan desa seperti karnaval musik sound horeg.

Namun, klarifikasi dari Bupati Lumajang menenangkan banyak pihak setelah ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah melewati proses perizinan resmi dan pengawasan dari aparat wilayah.

Kematian mendadak Anik Mutmainnah saat menonton karnaval sound horeg di Lumajang menjadi sorotan masyarakat. Meski masih belum diketahui penyebab pastinya, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut dengan lapang dada. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun telah memberikan klarifikasi bahwa acara karnaval tersebut legal dan berizin.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam setiap acara publik. Semoga ke depan, pelaksanaan kegiatan masyarakat tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan semua pihak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Cegah Diskriminasi Antarsantri, Pesantren di Jateng Diminta Tekankan Inklusivitas

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pesantren yang berdiri di Jawa Tengah diminta menekankan inklusivitas dan ramah anak. Hal ini ditujukan untuk mencegah adanya tindakan perundungan, kekerasan, serta perilaku diskriminasi. “Pesantren ramah anak prinsipnya adalah dipastikan bahwa pesantren itu memprioritaskan kepentingan anak sendiri,” kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Bunda Forum Anak Nasional (FAN) […]

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno

    Sekolah Rakyat di Jateng Bakal Beroperasi Permanen Mulai 31 Juli

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Tengah akan beroperasional secara permanen mulai 31 Juli 2026. Saat ini, Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan (stakeholder) masih berkoordinasi untuk mematangkan operasional sekolah tersebut. “Secara konsep, Sekolah Rakyat permanen akan mulai beroperasi pada 31 Juli. Karena itu kita koordinasi bersama untuk menyelesaikan berbagai kendala yang masih ada,” kata Sekretaris […]

  • 3 Ribu ASN di Brebes Diduga Gunakan Aplikasi Ilegal untuk Input Presensi Jarak Jauh

    3 Ribu ASN di Brebes Diduga Gunakan Aplikasi Ilegal untuk Input Presensi Jarak Jauh

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 3 ribu lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) di Brebes disebut gunakan aplikasi ilegal untuk menginput kehadiran secara jarak jauh. Praktik ini terungkap setelah server aplikasi resmi dimatikan. Hal ini disampaikan oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma. Ia menyebutkan, ASN yang menggunakan aplikasi tersebut beragam, mulai dari tenaga kesehatan, guru, hingga pejabat […]

  • penyebab

    Waspada! Ini 12 Penyebab Campak yang Bisa Menyerang Anak dan Dewasa

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus, ditandai dengan ruam kemerahan, demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Meskipun sudah ada vaksin campak yang efektif, penyakit ini masih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Mengetahui penyebab campak sangat penting agar pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan lebih efektif. Berikut […]

  • Bupati Nonaktif Sudewo Bakal Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang

    Bupati Nonaktif Sudewo Bakal Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati nonaktif Sudewo bakal menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Total ada lima berkas perkara yang dilimpahkan oleh KPK RI ke pengadilan baru-baru ini. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Luhur Supriyohadi, menyebutkan bahwa saat ini Sudewo dan keempat tersangka masih ditahan di Jakarta, karena proses pemindahan masih menunggu […]

  • Pemprov Jateng Perkuat Komitmen Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

    Pemprov Jateng Perkuat Komitmen Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) semakin memperkuat komitmen sebagai daerah penopang ketahanan pangan nasional. Maka dari itu, pihaknya terus menekankan perlindungan terhadap lahan sawah di wilayah Jateng. Sejumlah lahan sawah produktif di beberapa kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai wilayah yang dilindungi melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. Hal ini dilakukan […]

expand_less