Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 212

Kabarjatengterkini.com — Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat acara karnaval sound horeg di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam. Seorang perempuan bernama Anik Mutmainnah (39 tahun) tiba-tiba jatuh lemas dan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan musik dalam acara tersebut.

Peristiwa tragis ini sontak menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial, setelah sebuah video yang merekam detik-detik saat korban tak sadarkan diri menyebar luas. Warga yang menyaksikan langsung kejadian itu sempat mencoba memberikan pertolongan pertama dan segera melarikan Anik ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Anik. Pihak berwenang masih menunggu hasil medis dan penyelidikan lebih lanjut.

Anik Mutmainnah Meninggal Saat Menonton Karnaval Sound Horeg

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, Anik awalnya datang dalam kondisi sehat dan antusias menyaksikan acara karnaval musik sound horeg yang merupakan bagian dari hiburan desa. Sound horeg sendiri dikenal sebagai pertunjukan musik dengan sistem suara besar yang kerap kali digelar dalam berbagai kegiatan masyarakat di Jawa Timur.

Tidak lama setelah acara dimulai, Anik terlihat tiba-tiba lemas dan jatuh. Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga lainnya yang segera membawa korban ke fasilitas kesehatan. Namun, usaha penyelamatan tidak berhasil dan Anik dinyatakan meninggal dunia.

Bupati Lumajang Turun Langsung dan Klarifikasi Perizinan Acara

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati turut hadir menyampaikan belasungkawa secara langsung ke rumah duka pada Minggu (3/8/2025). Dalam kunjungannya, Bupati Indah menyempatkan diri untuk berdialog dengan pihak keluarga dan juga perangkat desa.

Bupati juga memberikan penjelasan terkait perizinan acara karnaval desa yang menjadi sorotan publik pasca insiden tersebut. Ia memastikan bahwa kegiatan tersebut sudah memiliki izin resmi dan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Saya menanyakan kepada Pak Camat karena bagian dari perangkat kami yang ada di wilayah. Dan Pak Camat menyampaikan bahwa karnaval ini sudah berizin,” ujar Indah pada Senin (4/8/2025).

Lebih lanjut, Indah menyatakan bahwa ia juga telah mengonfirmasi kepada kepala desa setempat mengenai legalitas dan prosedur pelaksanaan acara tersebut.

“Saya juga mengonfirmasi ini dan benar bahwa acara memang berizin dengan segala SOP-nya. Pak Kades juga menyampaikan hal yang sama,” jelasnya.

Keluarga Korban Menerima Kejadian Ini Sebagai Takdir

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indah menyampaikan bahwa pihak keluarga Anik Mutmainnah tidak mengajukan tuntutan apa pun dan menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai bagian dari takdir.

“Saya bertemu dengan ibunya almarhum, suaminya, dan kakaknya. Keluarga menyampaikan bahwa mereka ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai bagian dari ketetapan Allah SWT,” kata Indah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak menyebarkan hoaks terkait kejadian tersebut. Indah berharap agar tragedi ini tidak dijadikan bahan spekulasi liar yang bisa memperkeruh suasana.

Respons Masyarakat dan Viral di Media Sosial

Kejadian ini menjadi viral di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Banyak warganet yang mengungkapkan rasa duka serta keprihatinan atas meninggalnya Anik secara mendadak. Tak sedikit pula yang mempertanyakan keamanan dalam pelaksanaan acara-acara hiburan desa seperti karnaval musik sound horeg.

Namun, klarifikasi dari Bupati Lumajang menenangkan banyak pihak setelah ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah melewati proses perizinan resmi dan pengawasan dari aparat wilayah.

Kematian mendadak Anik Mutmainnah saat menonton karnaval sound horeg di Lumajang menjadi sorotan masyarakat. Meski masih belum diketahui penyebab pastinya, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut dengan lapang dada. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun telah memberikan klarifikasi bahwa acara karnaval tersebut legal dan berizin.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam setiap acara publik. Semoga ke depan, pelaksanaan kegiatan masyarakat tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan semua pihak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Keterbatasan Anggaran, Dishub Rembang Andalkan Aduan Masyarakat untuk Perbaikan PJU

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tahun 2025 hanya mengandalkan aduan dari masyarakat terkait pemantauan terhadap perbaikan penerangan jalan umum (PJU) yang mati. Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo menyampaikan bahwa hal tersebut dilakukan lantaran keterbatasan anggaran. Dengan demikian, pihaknya berkomitmen tetap mengoptimalkan perbaikan PJU tersebut melalui aduan masyarakat. Pihaknya mengungkapkan […]

  • ketahanan pangan jateng

    Pemprov Kolaborasi dengan Swasta untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 130
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan pihak swasta untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya. Hal ini juga dilakukan guna memudahkan masyarakat dalam mengakses produk pangan berkualitas. Kali ini, PT HM Sampoerna Tbk melalui Sampoerna Retail Community (SRC) digandeng sebagai mitra distribusi pangan. Kolaborasi ini juga melibatkan Perum Bulog dan Asosiasi Pedagang Pasar […]

  • Warga Jateng Diimbau Tetap Waspada Hadapi Puncak Hujan Bulan November-Desember 2025

    Warga Jateng Diimbau Tetap Waspada Hadapi Puncak Hujan Bulan November-Desember 2025

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Jawa Tengah diimbau tetap waspada dalam menghadapi puncak musim hujan pada November hingga Desember 2025. Selama masa tersebut, diperediksi akan turun hujan dengan intensitas yang signifikan. “Ini peralihan musim kemarau ke musim penghujan, jadi harus waspada. Dan puncak hujan di November-Desember, akan terjadi hujan yang signifikan,” Supervisi Operasional Modifikasi Cuaca Posko Jawa […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina /semarangkota

    Walkot Semarang Siap Cari Solusi Bersama TPA Ilegal yang Berbatasan dengan Demak

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan siap mencari solusi bersama mengenai masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal yang ada di perbatasan antara Rowosari, Tembalang dengan Kebunbatur, Mranggen. Sebagaimana diketahui jika ada tumpukan dan pembakaran sampah di sana. Kondisi tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Berhubung lokasi TPA ilegal tersebut berada di wilayah perbatasan, Agustina menilai perlu […]

  • Terungkap Kronologi Kecelakaan Maut KRL-KA Agro Bromo Anggrek

    Terungkap Kronologi Kecelakaan Maut KRL-KA Agro Bromo Anggrek

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap kronologi kecelakaan maut antara Kereta Api Listrik (KRL) Relasi Bekasi-Cikarang dan KA Agro Bromo Anggrek di sekitar Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam kemarin. Kejadian bermula saat rangkaian KRL relasi Bekasi-Cikarang bertabrakan dengan taksi Green SM di perlintasan JPL 85 di daerah Bulak Kapal. Insiden tersebut menyebabkan KRL harus dievakuasi, dan […]

  • Faskes di Jateng Diminta Tetap Terima Pasien PBI-JK Selama Penyesuaian Data Kemensos RI

    Faskes di Jateng Diminta Tetap Terima Pasien PBI-JK Selama Penyesuaian Data Kemensos RI

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pihak rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) di Jawa Tengah diminta tetap menerima pasien Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) meski statusnya dinonaktifkan saat penyesuaian data oleh Kemensos RI. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah memastikan pelayanan kesehatan bagi peserta PBI-JK tetap berjalan, khususnya bagi pengidap penyakit kronis. Apalagi, pasien penyakit kronis sangay […]

expand_less