Keterbatasan Anggaran, Dishub Rembang Andalkan Aduan Masyarakat untuk Perbaikan PJU
- account_circle Ilham Wiji
- calendar_month Sel, 25 Nov 2025
- visibility 77

Foto : Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tahun 2025 hanya mengandalkan aduan dari masyarakat terkait pemantauan terhadap perbaikan penerangan jalan umum (PJU) yang mati.
Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo menyampaikan bahwa hal tersebut dilakukan lantaran keterbatasan anggaran.
Dengan demikian, pihaknya berkomitmen tetap mengoptimalkan perbaikan PJU tersebut melalui aduan masyarakat. Pihaknya mengungkapkan terlebih di musim hujan pastinya ada PJU yang mati dikarenakan sambungannya lepas.
“Memang musim hujan itu banyak kendala sering mati, kesulitan kami memang anggarannya sudah mepet dan sudah habis yang untuk perbaikan keliling,” katanya.
“Sehingga kami memanfaatkan anggaran yang ada untuk digunakan kalau ada pengaduan, itu terkait pemeliharaan, biar tidak terlalu lama aduan tidak terselesaikan” tambahnya.
Dibandingkan dengan tahun 2024, dia menjelaskan ada anggaran untuk melakukan monitoring paling tidak satu minggu dua kali.
“Kalau tahun kemarin kami ada anggaran memonitoring, jadi kalau keluar malam keliling ada teman patroli keliling, tahun ini anggarannya terbatas jadi tidak ada yang keliling. Paling ada yang minat di pengaduan, atau WA langsung ke saya, atau ke Pak Bupati,” ujarnya.
Adapun untuk PJU yang rawan mati, dia menyebut, berada di area pesisir Rembang yakni Kecamatan Sarang. Hal itu dikarenakan berbagai faktor salah satunya yakni tingkat kelembapan tinggi. (Adv)
- Penulis: Ilham Wiji
- Editor: Agriantika Fallent

