Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Skandal Korupsi MBG: Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Terkait Pengadaan Badan Gizi Nasional

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Terkait Pengadaan Badan Gizi Nasional

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
  • visibility 43

Kabarjatengterkini.com— Pengusutan perkara dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025–2026 terus bergulir dan memasuki babak baru.

Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) bergerak cepat mengamankan aset negara dengan menyegel belasan ribu unit sepeda motor listrik yang menjadi bagian dari proyek pengadaan di Badan Gizi Nasional (BGN).

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah berhasil menyegel sedikitnya 17.600 unit sepeda motor listrik. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah pemindahtanganan aset selama proses hukum berjalan.

“Yang sudah disegel di daerah Sentul, Cikarang. Yang besar-besar itu, yang paling banyak,” ujar Syarief Sulaeman Nahdi saat memberikan keterangan di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis (18/6/2026) malam.

Langkah Antisipatif: Mendata dan Mengamankan Aset

Syarief menjelaskan bahwa tindakan penyegelan massal ini bertujuan murni untuk mendata sekaligus mengamankan seluruh barang bukti yang berkaitan erat dengan kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.

Berdasarkan temuan penyidik, belasan ribu kendaraan roda dua berbasis listrik tersebut kedapatan masih tertahan dan menumpuk di fasilitas logistik pihak swasta. Barang-barang tersebut belum didistribusikan ke lokasi tujuan yang semestinya oleh pihak penyedia jasa.

“Sepeda motor itu belum sampai di titik yang disampaikan oleh BGN. Ini masih di gudang-gudang milik penyedia, sehingga kami mengamankan motor-motor tersebut dengan cara menyegel agar pergerakan motor itu kami pantau dari tim penyidik,” ucap Syarief menambahkan.

Pihak Kejagung juga menegaskan bahwa operasi penelusuran aset ini belum berakhir. Tim penyidik Jampidsus masih terus menyisir sejumlah lokasi yang diduga kuat menjadi tempat penyimpanan barang-barang hasil pengadaan bermasalah tersebut.

“Masih berjalan sampai hari ini, belum selesai. Ada beberapa titik [gudang lainnya],” terang Syarief.

Sengkarut Modus Mark Up Anggaran di Badan Gizi Nasional

Kasus dugaan korupsi dalam program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) ini menarik perhatian publik karena nilai kerugian negara yang ditaksir sangat fantastis. Penyidik Kejagung membeberkan bahwa salah satu modus utama yang digunakan para pelaku adalah penggelembungan harga atau mark up nilai pengadaan barang di lingkungan BGN.

Proyek yang seharusnya ditujukan untuk mendukung operasional program gizi masyarakat disinyalir sengaja dimanfaatkan oleh oknum tertentu demi meraup keuntungan pribadi. Berdasarkan hasil investigasi, terdapat empat sektor pengadaan barang di Badan Gizi Nasional yang terindikasi kuat mengalami penyelewengan anggaran:

  • Pengadaan Sepeda Motor Listrik: Sebanyak 21.801 unit dengan nilai total kontrak mencapai Rp1,035 triliun. Anggaran ini telah dibayarkan sepenuhnya kepada pihak ketiga, namun ditemukan indikasi penggelembungan harga yang masif.

  • Pengadaan Sepatu Lapangan: Sebanyak 32.000 pasang sepatu yang diadakan terbukti tidak sesuai dengan ketentuan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan serta sarat akan nilai mark up.

  • Pengadaan Komputer Tablet: Sebanyak 31.994 unit gawai tablet pelaporan yang diadakan didapati tidak sesuai ketentuan operasional awal dan mengalami pembengkakan harga riil.

  • Pengadaan Televisi (TV): Sebanyak 5.400 unit televisi untuk fasilitas penunjang juga terindikasi menyalahi ketentuan pengadaan dan harganya dimanipulasi menjadi lebih mahal.

Vendor Bermasalah PT YAT Jadi Sorotan Utama

Salah satu poin krusial yang kini tengah didalami oleh Kejagung adalah keterlibatan PT YAT selaku vendor utama dalam pengadaan 21.801 unit sepeda motor listrik. Nilai kontrak yang menyentuh angka Rp1,035 triliun tersebut diketahui telah dicairkan dan dibayarkan penuh kepada perusahaan tersebut.

Namun, hasil audit dan penyelidikan menemukan fakta mengejutkan. PT YAT dinilai sama sekali tidak memenuhi syarat kualifikasi sebagai vendor pengadaan kendaraan operasional. Perusahaan ini diketahui tidak memiliki jaringan diler maupun bengkel aktif yang memadai untuk menjamin pemeliharaan unit kendaraan setelah didistribusikan. Selain ketidaklayakan vendor, tim penyidik juga menemukan selisih harga yang sangat timpang dari harga pasar normal.

Di sisi lain, proses hukum ini juga terus menguji keterlibatan sejumlah pihak luar. Saat ini, Kejagung dikabarkan tengah melakukan uji kelengkapan bukti terhadap keterlibatan salah seorang saksi kunci berinisial Sony, di mana statusnya sebagai Justice Collaborator (JC) hingga kini dilaporkan masih menggantung dan menunggu keputusan final dari tim Jaksa Agung Muda Pengawasan maupun Jampidsus.

Kasus korupsi tata kelola MBG ini menjadi tamparan keras bagi program pemenuhan gizi nasional yang sedang gencar dicanangkan pemerintah, mengingat anggaran yang dikorupsi seharusnya dialokasikan untuk kesejahteraan anak-anak dan kelompok rentan di Indonesia. Kejagung berjanji akan mengusut tuntas aliran dana haram ini hingga ke akar-akarnya.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Sumur Bor di Sragen Semburkan Diduga Gas Bumi, Polisi Berikan Klarifikasi

    Heboh Sumur Bor di Sragen Semburkan Diduga Gas Bumi, Polisi Berikan Klarifikasi

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Lubang pipa sumur yang baru selesai dibor di Dukuh Randukuning, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, disebut mengeluarkan semburan diduga gas bumi. Pihak kepolisian segera memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Kapolsek Masaran AKP Syamsudin menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/12/2025) hingga Rabu (31/12/2025) dini hari. Sementara, pengeboran sumur sudah dilakukan sejak 20 Desember […]

  • Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar sekolah vokasi di Thailand, Kanlaya (19) ditemukan tak sadarkan diri usai mengonsumsi sebotol jus kratom atau sekitar 1,5 liter sebelum tidur. Setelah diperiksa, nahas, mahasiswa tersebut sudah tewas. Menurut laporan Bangkok Post, penemuan jenazah Kanlaya terjadi padi Sabtu (6/7/2025) pagi dalam kamar kosnya Khlong Charoen di Udon Thani, Thailand. “Polisi, tim […]

  • Pemprov Jateng Desak Upaya Pemadaman Api di Sumur Minyak Rakyat Blora

    Pemprov Jateng Desak Upaya Pemadaman Api di Sumur Minyak Rakyat Blora

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyoroti insiden yang terjadi di sebuah sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora pada Minggu (17/8/2025) lalu. Diketahui, api akibat kebakaran tersebut sampai hari ini masih belum padam. Maka dari itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendesak pihak terkait untuk mengambil langkah […]

  • Angka Kematian Ibu di Jateng Sebanyak 245 Kasus, Speling Bakal Kian Digencarkan

    Angka Kematian Ibu di Jateng Sebanyak 245 Kasus, Speling Bakal Kian Digencarkan

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Kasus kematian ibu di Jawa Tengah tahun ini berada di angka 245 kasus per September, sementara tahun 2024 lalu mencapai 320 kasus. Dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI), program Speling akan semakin digencarkan. “Tahun ini Alhamdulillah sudah ada penurunan, tetapi kami ingin lebih signifikan lagi,” Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yunita Dyah […]

  • nadiem

    Nadiem Makarim Diduga Raih Keuntungan Rp809,6 Miliar dari Proyek Chromebook Kemendikbudristek 2019–2022

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, disebut menerima keuntungan mencapai Rp809,6 miliar dari proyek pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek selama periode 2019–2022. Fakta ini terungkap dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (16/12/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) […]

  • Kades di Banyumas yang Terseret Kasus Penganiayaan Bakal Diberhentikan Sementara

    Kades di Banyumas yang Terseret Kasus Penganiayaan Bakal Diberhentikan Sementara

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepala Desa (Kades) Kedungmalang, Banyumas, yang terlibat kasus penganiayaan terhadap seorang wanita bakal dicopot sementara. Dengan demikian, posisi tersebut akan digantikan oleh Plt kepala desa selaku sekretaris desa (Sekdes). Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Banyumas, Hirawan Danan Putra. Ia menyebutkan, saat ini Surat Keputusan (SK) pemberhentian sementara […]

expand_less