Belasan Siswa SD Muntah Diduga karena Susu MBG Basi, Plt Bupati Pati: Kedaluwarsa Tahun 2027
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 16

Foto: Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (Sumber: Kabarjatengterkini.com)
Pati, Kabarjatengterkini.com – Belasan siswa SDN Maitan 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi susu dari menu MBG. Menurut dugaan, susu yang disediakan sudah basi.
Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan bahwa produk susu tersebut telah dilakukan pengecekan. Berdasarkan keterangan pada kemasan, tertera masa kedaluwarsa pada tahun 2027.
“Memang kalau masalah susu kita cek juga kedaluwarsanya masih panjang. Kedaluwarsanya di tahun 2027,” jelas dia.
Menurutnya, warna susu yang dinilai sudah berubah itu bukan karena masa kedaluwarsa, melainkan kerusakan pada proses produksi. Meski demikian, pihaknya belum mengetahui penyebab pasti timbulnya gejala, berupa muntah, pasca mengonsumsi susu itu.
“Ya itu, mungkin rusak produksinya,” ucap dia.
Pihaknya tetap akan melakukan mitigasi dan pengawasan lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi. Untuk saat ini, sampel susu paket MBG itu telah dikirim untuk dilakukan uji laboratorium.
“Ini nanti kita mitigasi untuk lebih mengecek lagi walaupun kadaluarsanya masih panjang harus di cek terus,” jelasnya.
“Ya, ya ini lab semua. Intinya kita cek terus MBG supaya aman diterima oleh masyarakat,” lanjut dia.
Sebelumnya, sebanyak 17 siswa di SDN Maitan 01 mengalami gejala pusing dan muntah setelah minum susu dari program MBG pada Kamis (17/09/2026) kemarin. Para siswa kemudian ditangani di Puskesmas Tambakromo, lalu dipulangkan ke rumah masing-masing begitu kondisinya membaik.
“Maitan kemarin sudah kita tugaskan Dinas Kesehatan untuk mengecek kesana. Laporannya ada sekitar 17 siswa, tapi Alhamdulillah sudah bisa ditangani, sudah kembali ke rumah,” ujar Chandra. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

