Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemlu RI Protes Aksi Militer Israel Pasang Sandi ‘Rising Lion’ di RS Indonesia

Kemlu RI Protes Aksi Militer Israel Pasang Sandi ‘Rising Lion’ di RS Indonesia

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 56

Kabarjatengterkini.com– Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melayangkan protes diplomatik dan kecaman keras terhadap tindakan provokatif militer Israel di Jalur Gaza.

Langkah ini diambil setelah militer Israel secara terang-terangan memasang spanduk propaganda bertuliskan sandi militer ‘Rising Lion’ serta mengibarkan bendera Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Jabalia, Gaza Utara.

Tindakan tersebut dinilai bukan hanya sebagai pelanggaran hukum perang, melainkan bentuk pelecehan sistematis terhadap fasilitas medis yang dibangun dari donasi dan solidaritas rakyat Indonesia.

Propaganda di Atas Penderitaan: Simbol ‘Rising Lion’

Aksi provokatif yang terjadi pada Senin (20/4/2026) ini memicu kemarahan publik internasional. Berdasarkan laporan Middle East Eye, spanduk yang dipasang militer Israel memuat kutipan dari kitab Taurat yang berbunyi: “Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya.”

Penggunaan nama sandi “Rising Lion” (Singa yang Bangkit) memiliki makna militeristik yang mendalam. Nama ini merupakan sandi operasi militer Israel saat terlibat eskalasi besar dengan Iran pada tahun 2025. Kemlu RI menegaskan bahwa mengubah reruntuhan rumah sakit menjadi panggung propaganda militer adalah tindakan yang sangat tidak dapat dibenarkan.

“Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang telah dihancurkan merupakan tindakan yang sangat provokatif. Ini melanggar prinsip kemanusiaan dan hukum internasional,” tegas Kemlu RI melalui pernyataan resmi di platform X, Rabu (22/4/2026).

Penghinaan Terhadap Solidaritas Rakyat Indonesia

Bagi pemerintah dan rakyat Indonesia, RS Indonesia di Jabalia bukan sekadar bangunan fisik. Fasilitas ini adalah simbol persaudaraan dan bantuan kemanusiaan murni dari masyarakat Indonesia untuk warga Palestina yang menderita akibat blokade dan perang.

Kemlu menyatakan bahwa tindakan Batalyon 9208 Brigade Negev Israel yang berencana merayakan Hari Kemerdekaan Israel ke-78 di lokasi tersebut adalah sebuah penghinaan besar. Ironisnya, perayaan tersebut jatuh pada 21-22 April, bertepatan dengan memori kolektif tragedi Nakba—peristiwa pengusiran massal bangsa Palestina pada tahun 1948.

Pemerintah Indonesia mengingatkan bahwa berdasarkan Hukum Humaniter Internasional, fasilitas medis wajib dihormati dan dilindungi dalam situasi konflik bersenjata. RS Indonesia bukanlah arena untuk menyebarkan pesan intimidasi atau merayakan kemenangan militer.

Kronologi Penyerangan RS Indonesia: Fasilitas Medis yang Terus Dibungkam

RS Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai target serangan militer Israel. Sebagai satu-satunya tumpuan layanan kesehatan di Gaza Utara, rumah sakit ini telah berulang kali dipaksa berhenti beroperasi:

  1. November 2023: Pasukan Israel melakukan pengepungan ketat dan menguasai rumah sakit selama berbulan-bulan, menyebabkan krisis obat-obatan dan oksigen.

  2. Juni 2024: Setelah sempat direnovasi dan beroperasi kembali, RS Indonesia menjadi harapan satu-satunya bagi warga Gaza utara.

  3. Tahun 2025: Militer Israel kembali melakukan serbuan brutal yang mengakibatkan kerusakan permanen pada struktur bangunan, hingga fasilitas ini terpaksa tutup total.

Saat ini, kondisi RS Indonesia dalam keadaan hancur dan lumpuh. Namun, alih-alih memberikan akses bagi bantuan kemanusiaan untuk membangun kembali, militer Israel justru menjadikannya sebagai pos militer dan tempat pengibaran bendera.

Desakan Akuntabilitas Internasional

Pemerintah Indonesia mendesak komunitas internasional dan badan-badan PBB untuk segera bertindak. Jakarta menuntut adanya akuntabilitas atas serangan sistematis yang dilakukan Israel terhadap infrastruktur sipil dan medis di Jalur Gaza.

Indonesia secara konsisten menyuarakan bahwa serangan terhadap rumah sakit adalah kejahatan perang. Pemasangan spanduk militer di atas fasilitas medis yang hancur dianggap sebagai upaya untuk menghapus jejak bantuan kemanusiaan dan melegitimasi kekerasan di tanah Palestina.

Langkah Diplomatik Selanjutnya

Melalui pernyataan resminya, Kemlu RI memastikan akan terus membawa isu ini ke forum internasional untuk memastikan perlindungan terhadap aset kemanusiaan Indonesia di luar negeri. Indonesia juga mengajak negara-negara lain untuk menolak segala bentuk normalisasi atas kekerasan yang terjadi di fasilitas kesehatan.

Aksi pengibaran bendera di RS Indonesia ini terjadi di tengah ketegangan regional yang masih tinggi. Namun, bagi Indonesia, fokus utama tetap pada perlindungan warga sipil dan penghormatan terhadap hukum internasional yang selama ini diabaikan oleh militer Israel.

Provokasi di RS Indonesia adalah luka bagi diplomasi kemanusiaan dunia. Sebagai negara yang berdiri teguh di belakang kemerdekaan Palestina, Indonesia tidak akan tinggal diam melihat simbol solidaritas rakyatnya diinjak-injak oleh propaganda militer. Dunia internasional kini ditantang untuk membuktikan apakah hukum internasional masih berlaku, atau hanya menjadi catatan usang di tengah puing-puing Gaza.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • bgn

    BGN Wajibkan Dua Sertifikasi untuk SPPG, Termasuk Standar Internasional HACCP

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengeluarkan serangkaian instruksi tegas untuk mencegah terulangnya kasus keracunan massal akibat makanan bergizi siap saji (Menu Bergizi Gratis/MBG) di sekolah. Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025), Dadan menegaskan bahwa setiap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) […]

  • netanyahu

    Netanyahu Minta Maaf atas Serangan Tank Israel ke Gereja Katolik di Gaza

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan mendalam atas serangan militer IDF (Israel Defense Forces) yang menghantam Gereja Katolik Keluarga Kudus di Gaza pada Kamis, 17 Juli 2025. Serangan tersebut menewaskan tiga orang dan menyebabkan kerusakan parah pada bangunan gereja satu-satunya yang melayani umat Katolik di wilayah tersebut. Dalam pernyataannya yang […]

  • Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menjawab dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan sebanyak 22 pejabat pada Selasa (25/11/2025) di Aula Lantai 4 Gedung Bupati Rembang. Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Bupati Rembang, Harno di antaranya meliputi lima pejabat fungsional guru, enam administrator, dua pengawas, serta sembilan […]

  • Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 203
    • 0Komentar

      Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga peduli dengan pola asuh terhadap generasi muda. Hal ini diupayakan dengan program Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin menyebutkan bahwa program Kerabat merupakan langkah dalam internalisasi pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, pola […]

  • Realisasi Jambanisasi 2025 di Jateng Capai 5.328 Unit, Masih Ada 21 Ribu Lagi

    Realisasi Jambanisasi 2025 di Jateng Capai 5.328 Unit, Masih Ada 21 Ribu Lagi

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Capaian realisasi pembangunan sanitasi jamban di Jawa Tengah sepanjang 2025 berjumlah 5.328 unit. Meski demikian, kebutuhan jamban masih sekitar 21 ribu bagi rumah tangga yang belum memiliki akses sanitasi layak. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Sementara, saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih berupaya meningkatkan kualitas kesehatan […]

  • cosmas

    Polri Berhentikan Tidak Hormat Kompol Cosmas dalam Kasus Ojol Affan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Komandan Batalyon (Danyon) Resimen IV Korps Brimob (Korbrimob) Polri, Komisaris Polisi (Kompol) Cosmas K Gae, resmi dijatuhkan hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat dari anggota Polri. Keputusan ini diambil menyusul kasus tragis yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada […]

expand_less