Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemlu RI Protes Aksi Militer Israel Pasang Sandi ‘Rising Lion’ di RS Indonesia

Kemlu RI Protes Aksi Militer Israel Pasang Sandi ‘Rising Lion’ di RS Indonesia

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • visibility 31

Kabarjatengterkini.com– Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melayangkan protes diplomatik dan kecaman keras terhadap tindakan provokatif militer Israel di Jalur Gaza.

Langkah ini diambil setelah militer Israel secara terang-terangan memasang spanduk propaganda bertuliskan sandi militer ‘Rising Lion’ serta mengibarkan bendera Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Jabalia, Gaza Utara.

Tindakan tersebut dinilai bukan hanya sebagai pelanggaran hukum perang, melainkan bentuk pelecehan sistematis terhadap fasilitas medis yang dibangun dari donasi dan solidaritas rakyat Indonesia.

Propaganda di Atas Penderitaan: Simbol ‘Rising Lion’

Aksi provokatif yang terjadi pada Senin (20/4/2026) ini memicu kemarahan publik internasional. Berdasarkan laporan Middle East Eye, spanduk yang dipasang militer Israel memuat kutipan dari kitab Taurat yang berbunyi: “Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya.”

Penggunaan nama sandi “Rising Lion” (Singa yang Bangkit) memiliki makna militeristik yang mendalam. Nama ini merupakan sandi operasi militer Israel saat terlibat eskalasi besar dengan Iran pada tahun 2025. Kemlu RI menegaskan bahwa mengubah reruntuhan rumah sakit menjadi panggung propaganda militer adalah tindakan yang sangat tidak dapat dibenarkan.

“Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang telah dihancurkan merupakan tindakan yang sangat provokatif. Ini melanggar prinsip kemanusiaan dan hukum internasional,” tegas Kemlu RI melalui pernyataan resmi di platform X, Rabu (22/4/2026).

Penghinaan Terhadap Solidaritas Rakyat Indonesia

Bagi pemerintah dan rakyat Indonesia, RS Indonesia di Jabalia bukan sekadar bangunan fisik. Fasilitas ini adalah simbol persaudaraan dan bantuan kemanusiaan murni dari masyarakat Indonesia untuk warga Palestina yang menderita akibat blokade dan perang.

Kemlu menyatakan bahwa tindakan Batalyon 9208 Brigade Negev Israel yang berencana merayakan Hari Kemerdekaan Israel ke-78 di lokasi tersebut adalah sebuah penghinaan besar. Ironisnya, perayaan tersebut jatuh pada 21-22 April, bertepatan dengan memori kolektif tragedi Nakba—peristiwa pengusiran massal bangsa Palestina pada tahun 1948.

Pemerintah Indonesia mengingatkan bahwa berdasarkan Hukum Humaniter Internasional, fasilitas medis wajib dihormati dan dilindungi dalam situasi konflik bersenjata. RS Indonesia bukanlah arena untuk menyebarkan pesan intimidasi atau merayakan kemenangan militer.

Kronologi Penyerangan RS Indonesia: Fasilitas Medis yang Terus Dibungkam

RS Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai target serangan militer Israel. Sebagai satu-satunya tumpuan layanan kesehatan di Gaza Utara, rumah sakit ini telah berulang kali dipaksa berhenti beroperasi:

  1. November 2023: Pasukan Israel melakukan pengepungan ketat dan menguasai rumah sakit selama berbulan-bulan, menyebabkan krisis obat-obatan dan oksigen.

  2. Juni 2024: Setelah sempat direnovasi dan beroperasi kembali, RS Indonesia menjadi harapan satu-satunya bagi warga Gaza utara.

  3. Tahun 2025: Militer Israel kembali melakukan serbuan brutal yang mengakibatkan kerusakan permanen pada struktur bangunan, hingga fasilitas ini terpaksa tutup total.

Saat ini, kondisi RS Indonesia dalam keadaan hancur dan lumpuh. Namun, alih-alih memberikan akses bagi bantuan kemanusiaan untuk membangun kembali, militer Israel justru menjadikannya sebagai pos militer dan tempat pengibaran bendera.

Desakan Akuntabilitas Internasional

Pemerintah Indonesia mendesak komunitas internasional dan badan-badan PBB untuk segera bertindak. Jakarta menuntut adanya akuntabilitas atas serangan sistematis yang dilakukan Israel terhadap infrastruktur sipil dan medis di Jalur Gaza.

Indonesia secara konsisten menyuarakan bahwa serangan terhadap rumah sakit adalah kejahatan perang. Pemasangan spanduk militer di atas fasilitas medis yang hancur dianggap sebagai upaya untuk menghapus jejak bantuan kemanusiaan dan melegitimasi kekerasan di tanah Palestina.

Langkah Diplomatik Selanjutnya

Melalui pernyataan resminya, Kemlu RI memastikan akan terus membawa isu ini ke forum internasional untuk memastikan perlindungan terhadap aset kemanusiaan Indonesia di luar negeri. Indonesia juga mengajak negara-negara lain untuk menolak segala bentuk normalisasi atas kekerasan yang terjadi di fasilitas kesehatan.

Aksi pengibaran bendera di RS Indonesia ini terjadi di tengah ketegangan regional yang masih tinggi. Namun, bagi Indonesia, fokus utama tetap pada perlindungan warga sipil dan penghormatan terhadap hukum internasional yang selama ini diabaikan oleh militer Israel.

Provokasi di RS Indonesia adalah luka bagi diplomasi kemanusiaan dunia. Sebagai negara yang berdiri teguh di belakang kemerdekaan Palestina, Indonesia tidak akan tinggal diam melihat simbol solidaritas rakyatnya diinjak-injak oleh propaganda militer. Dunia internasional kini ditantang untuk membuktikan apakah hukum internasional masih berlaku, atau hanya menjadi catatan usang di tengah puing-puing Gaza.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Sambut Baik Gelaran ‘Lights Wonderland’ di Grand Maerakaca

    Pemprov Jateng Sambut Baik Gelaran ‘Lights Wonderland’ di Grand Maerakaca

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sambut baik rencana gelaran event ‘Lights Wonderland’ di kawasan Grand Maerakaca, Semarang. Acara ini akan diselenggarakan selama satu bulan penuh, mulai 15 Agustus hingga 14 September 2025. ‘Lights Wonderland’ ini pertama kali digelar di Indonesia oleh PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), bekerja sama dengan Luna Light International […]

  • tni

    Anggota TNI Ditusuk 13 Kali di Depan Tempat Hiburan Malam di Jakarta Selatan, Pelaku RR Ditangkap

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota TNI aktif berinisial RU menjadi korban penusukan brutal di depan salah satu tempat hiburan malam di kawasan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Insiden ini terjadi pada Minggu (27/7/2025) dini hari dan menggemparkan publik, terutama karena korban mengalami luka tusuk sebanyak 13 kali. Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP […]

  • Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam, Dinas ESDM Jateng: Tersumbat Lumpur

    Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam karena Tersumbat Lumpur

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Terungkap penyebab padamnya Api Abadi Mrapen sejak awal tahun 2026 yang lalu. Kobaran api tersebut bisa mati karena saluran gas di bawahnya tersumbat dengan lumpur. “Prinsipnya, si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” kata Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi […]

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Kurangi Risiko Banjir, Agustina Luncurkan Program Pembangunan 1.000 Titik Sumur Resapan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Guna mengurangi risko banjir, Wali Kota Semarang Agustina meluncurkan program pembangunan 1.000 titik sumur resapan. Sebagaimana diketahui jika banjir kerap kali melanda wilayah Semarang bawah. Sehingga sumur resapan dibuat untuk menampung air. “Nanti yang daerah bawah, akan dibantu dengan program yang lain, misalnya di tiap-tiap rumah dibuatkan biopori. Sumur resapan memang di area […]

  • Eks Ketua dan Bendahara KONI Solo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah

    Eks Ketua dan Bendahara KONI Solo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Eks Ketua dan bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Solo ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana hibah tahun anggaran 2021-2024. Sebelumnya, LK menjabat ketua periode 2021-2025, sedangkan TAR bertugas mengelola keuangan. “Kami tetapkan dua orang tersangka kasus korupsi dana hibah KONI, inisial LK dan TAR, yang merupakan mantan pengurus KONI tahun sebelumnya,” kata […]

  • aceh

    Krisis Tenaga Medis di Aceh, Prabowo Instruksikan Dokter Internship Turun ke Lapangan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin segera mengerahkan dokter magang atau dokter internship untuk memperkuat pelayanan medis bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra. Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Kabinet Merah Putih yang digelar di Aceh pada Minggu malam, 7 Desember 2025. Langkah cepat ini […]

expand_less