Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BGN Wajibkan Dua Sertifikasi untuk SPPG, Termasuk Standar Internasional HACCP

BGN Wajibkan Dua Sertifikasi untuk SPPG, Termasuk Standar Internasional HACCP

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
  • visibility 251

Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengeluarkan serangkaian instruksi tegas untuk mencegah terulangnya kasus keracunan massal akibat makanan bergizi siap saji (Menu Bergizi Gratis/MBG) di sekolah.

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025), Dadan menegaskan bahwa setiap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) wajib memiliki alat rapid test makanan sebelum MBG didistribusikan.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pengawasan kualitas makanan di setiap dapur penyedia MBG. “Pak Presiden sudah memerintahkan agar di setiap SPPG ada alat rapid test yang bisa digunakan untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan,” ujar Dadan di hadapan anggota dewan.

Instruksi Presiden: Dapur MBG Wajib Punya Test Kit

Rapid test makanan dianggap sebagai langkah cepat dan efektif untuk memastikan makanan yang dikonsumsi siswa aman dan tidak mengandung zat berbahaya. Dadan menyebutkan bahwa standar operasional prosedur (SOP) ini sudah diberlakukan di beberapa SPPG percontohan yang dikelola oleh Polri.

“Kami ingin seluruh dapur yang memproduksi MBG mengikuti standar yang sama, agar kasus-kasus keracunan tidak terulang lagi,” lanjutnya.

6.457 Kasus Keracunan MBG Selama 2025

Langkah ini tidak datang tanpa alasan. Berdasarkan data BGN, sejak Januari hingga 30 September 2025, tercatat 6.457 siswa dari berbagai wilayah di Indonesia mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap program makanan bergizi gratis di sekolah-sekolah yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak.

“Kami sangat prihatin, dan ini menjadi tanggung jawab bersama. Maka dari itu, penguatan sistem kontrol kualitas makanan harus segera dilakukan di semua lini,” tegas Dadan.

Seleksi Ketat untuk Supplier Bahan Makanan

Selain pengadaan alat rapid test, BGN juga menekankan pentingnya seleksi ketat terhadap supplier bahan makanan. Setiap SPPG diminta hanya bekerja sama dengan penyedia bahan pangan yang memiliki kualitas baik dan memenuhi standar kesehatan.

“Bahan baku menentukan hasil akhir. Jika dari awal kualitasnya tidak baik, maka risiko keracunan akan semakin besar,” katanya.

Sterilisasi Alat Makan dan Peningkatan Sanitasi

Instruksi lainnya yang disampaikan oleh Dadan adalah penerapan sterilisasi alat makan dan peningkatan kualitas sanitasi dapur SPPG. Ia mencontohkan sistem di SPPG Bandung yang telah menggunakan pemanas gas untuk mensterilkan alat makan hingga suhu 120 derajat Celsius hanya dalam satu menit.

“Kami juga sudah menginstruksikan agar air yang digunakan untuk mencuci peralatan adalah air galon dengan saringan khusus. Sanitasi jadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan,” ujar Dadan.

Dua Sertifikasi Wajib: Higienitas dan HACCP

Untuk memperkuat jaminan keamanan makanan, BGN juga telah menerbitkan aturan baru yang mewajibkan setiap SPPG memiliki dua jenis sertifikasi:

  1. Sertifikasi laik higienis dan sanitasi, yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.
  2. Sertifikasi keamanan pangan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point), yang saat ini masih dalam proses penentuan lembaga independen pelaksananya.

“Dengan dua sertifikasi ini, kita bisa memastikan bahwa dapur SPPG tidak hanya higienis, tapi juga menjalankan proses produksi makanan sesuai prinsip keamanan pangan internasional,” jelasnya.

Kolaborasi dengan Puskesmas dan UKS sebagai Mitigasi

Sebagai upaya mitigasi jika terjadi kasus keracunan kembali, BGN berencana memperkuat kerja sama dengan puskesmas dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Kolaborasi ini bertujuan mempercepat respon darurat dan pemantauan kesehatan siswa penerima MBG di sekolah-sekolah.

“Jika ada kejadian, UKS dan puskesmas adalah garda terdepan. Maka, sistem pelaporan dan penanganan harus diperkuat sejak dini,” tambah Dadan.

Kebijakan baru dari BGN ini menjadi sinyal serius pemerintah dalam menjamin kualitas dan keamanan program Menu Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional di era pemerintahan Prabowo Subianto. Dengan pengawasan ketat, sistem sterilisasi, dan sertifikasi berlapis, diharapkan kasus-kasus keracunan makanan tidak lagi terjadi, dan kepercayaan publik terhadap program MBG dapat kembali meningkat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • solar

    Rencana Trump Pangkas Insentif Solar Impor Ditentang China dan ExxonMobil

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – China bersama sejumlah perusahaan minyak besar Amerika Serikat, seperti Exxon Mobil, Chevron, dan Diamond Green Diesel LLC, secara tegas menolak rencana mantan Presiden AS Donald Trump yang ingin memangkas insentif untuk solar terbarukan berbahan baku impor. Penolakan ini tertuang dalam surat resmi yang dikirim Pemerintah China kepada Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) pada Juli 2025 […]

  • Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Rembang, inisial W, diduga berselingkuh dengan istri salah satu kepala desa di Kecamatan Kragan. Perselingkuhan tersebut dilakukan saat W melakukan kunjungan kerja (kunker). Dugaan ini mencuat setelah kepala desa inisial S melalui pengacaranya melapor ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, W dan […]

  • Thong-thong Lek

    Thong-thong Lek Bakal Digelar Saat Ramadan, Tetap Tonjolkan Konsep Tradisional

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Tradisi thong-thong lek di Rembang bakal kembali digelar pada momen Ramadan tahun ini. Penampilan tersebut rencananya akan dipertontonkan pada tanggal 17 Maret 2026 mendatang. Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyampaikan, pola pelaksanaan thong-thong lek tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Peserta akan berkeliling agar kemeriahannya turut dirasakan oleh […]

  • Malam Puncak HUT RI, Pemkab Wonogiri Gelar Wayang Kulit di 25 Kecamatan

    Malam Puncak HUT RI, Pemkab Wonogiri Gelar Wayang Kulit di 25 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 226
    • 0Komentar

      Wonogiri, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menggelar pertunjukan wayang kulit secara serentak di 25 kecamatan dalam rangka memeriahkan malam puncak HUT Kemerdekaan RI ke-80. Wayang kulit yang diadakan pada Sabtu (23/8/2025) yang lalu itu bertajuk ‘Wahyu Kantentreman’. Judul tersebut memiliki filosofi agar gelaran tersebut dapat membawa ketenangan dan kedamaian bagi seluruh warga. Kepala […]

  • rusia

    Debut Memalukan Robot Humanoid AI Pertama Rusia, AIDOL, Yang Tersungkur di Atas Panggung

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Debut publik robot humanoid bertenaga kecerdasan buatan (AI) pertama buatan Rusia, AIDOL, berakhir tidak sesuai harapan. Robot seberat hampir 100 kilogram itu roboh hanya beberapa detik setelah diperkenalkan ke publik dalam sebuah acara teknologi di Moskow pada Selasa (11/11). Alih-alih memukau penonton, AIDOL justru mencuri perhatian karena insiden yang dianggap memalukan bagi proyek robotika […]

  • wisata

    5 Wisata Negeri di Atas Awan di Indonesia dengan Pemandangan Menawan

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Kabarjatengngterkini.com- Indonesia dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Dari pegunungan hingga lautan, setiap sudut Nusantara menyimpan pesona tersendiri. Salah satu destinasi yang kini makin populer di kalangan wisatawan adalah “negeri di atas awan”, yaitu tempat-tempat tinggi di mana kamu bisa menikmati hamparan awan seperti negeri dongeng. Udara sejuk, suasana tenang, dan pemandangan yang memukau […]

expand_less