Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
  • visibility 95

Brebes, Kabarjatengterkini.com – Puluhan warga di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes menerima ganti untung dampak pembangunan Sungai Babakan. Adapun pembangunan sungai tersebut merupakan program Pemkab Brebes dalam penanganan banjir.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma mengatakan, pemberian ganti rugi kepada masyarakat menunjukkan itikad baik pemerintah untuk menghormati hak-hak masyarakat Brebes. Terlebih, program penanganan banjir merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

“Insyaallah, manfaat dari pembangunan ini akan dirasakan oleh seluruh masyarakat, baik yang tinggal di sekitar sungai, maupun masyarakat Kabupaten Brebes secara lebih luas,” katanya.

Adapun pengerjaan pembangunan penanganan banjir Sungai Babakan akan dimulai tahun depan. Maka dari itu, pihaknya meminta warga mengawasi pengerjaan normalisasi sungai tersebut, serta saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Pembebasan lahan ini merupakan bagian dari proyek strategis Penanganan Banjir Sungai Babakan, yang terdiri dari paket pekerjaan BB-2, BB-4a, dan BB-6 sodetan. Proyek ini membutuhkan tanah kurang lebih seluas 37.141 meter persegi.

Rinciannya, BB-2 (Raised bank at Cikeusal Lor Village) Desa Cikeusal Lor seluas 7.213 meter persegi, BB-4a (Karangmalang Drainage Detention basin) Desa Karangmalang seluas 28.262 meter persegi, BB-6 sodetan Desa Karangmalang seluas 1.765 meter persegi dan Desa Dukuhturi 7.620 meter persegi.

Sementara, proyek pembebasan lahan ini berdampak pada 19 bidang tanah di Desa Cikeusal Lor (18 pemilik tanah yang terdampak), 19 bidang tanah di Desa Dukuhturi (17 pemilik tanah terdampak), serta 46 bidang tanah di Desa Karangmalang (34 Pemilik tanah yang terdampak) Selain itu, ada pula makam yang harus dipindah, dengan jumlah ahli waris mencapai 153 orang.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro turut menjelaskan, tahapan yang akan dilakukan setelah pembebasan lahan adalah pelelangan dan konstruksi.

“Kami mohon bantuannya karena setelah pembebasan lahan ini selanjutnya pelelangan dan konstruksi akan dilaksanakan. Kami juga mohon dukungannya untuk konstruksi ini bisa segera selesai, sehingga banjir minimal berkurang tidak sehebat tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembunuhan

    Kepolisian Ungkap Dua Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Eks Kampung Gajah Bandung Barat

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kawasan eks Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat. Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan dua pelaku yang diketahui masih berusia di bawah umur. Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyampaikan bahwa kedua pelaku telah ditangkap setelah sempat […]

  • Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah membutuhkan 2 ribu lebih unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Diketahui, jumlah kebutuhan SPPG di 35 kabupaten/kota Jateng sebanyak 2.753 unit, sementara saat ini yang tersedia baru 335 unit. Artinya, pemerintah provinsi (Pemprov) masih perlu menambah sebanyak 2.418 unit dapur MBG lagi. […]

  • trans semarang

    Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1 Diuji Coba, Warga Bisa Naik Secara Gratis

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Uji coba bus listrik Trans Semarang mulai dilakukan pada Rabu (5/11/2025) dengan melayani rute Terminal Mangkang-Terminal Penggaron. Lewat uji coba ini, masyarakat bisa naik bus listrik secara gratis. Operasionalisasi bus listrik ini turut menjadi upaya Pemerintah Kota Semarang menghadirkan moda transportasi publik yang tidak hanya nyaman, namun juga modern. Tahap uji coba […]

  • semarang

    Pemkot Semarang Gelar Porwakos Guna Perkuat Solidaritas Antar Warga

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 151
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ungkap ajang Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) merupakan event tahunan yang digelar untuk mempererat solidaritas antar warga, serta menumbuhkan semangat sportivitas. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyebutkan bahwa gelaran Porwakos tahun ini cukup istimewa karena digelar di bulan yang sama dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI […]

  • prajurit

    TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit untuk Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 30.864 prajurit TNI dari tiga matra — TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) — resmi dikerahkan ke wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Langkah besar ini dilakukan sebagai respon cepat pemerintah terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur yang menimpa berbagai wilayah di […]

  • Program Internet Gratis Pemprov Jateng Diprioritaskan untuk 4 Kategori Desa

    Program Internet Gratis Pemprov Jateng Diprioritaskan untuk 4 Kategori Desa

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program internet gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat desa diprioritaskan untuk empat kategori penerima. Di antaranya, desa blankspot, desa wisata, desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem, dan desa rawan bencana. Pemanfaatannya pun berbeda-beda bagi setiap kategori, misalnya internet gratis bagi desa wisata digunakan untuk optimalisasi promosi destinasi dan produk UMKM setempat agar dikenal […]

expand_less