Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Sejarah Baru Terukir: NASA Sukses Luncurkan Artemis II, Misi Berawak Pertama ke Bulan dalam 50 Tahun

Sejarah Baru Terukir: NASA Sukses Luncurkan Artemis II, Misi Berawak Pertama ke Bulan dalam 50 Tahun

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
  • visibility 14

Kabarjatengterkini.com– Umat manusia baru saja melangkah lebih dekat menuju era kolonisasi antariksa. Pada Rabu (1/4/2026) waktu setempat, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi mencatatkan sejarah melalui peluncuran misi Artemis II.

Ini merupakan penerbangan lintas (flyby) berawak pertama ke Bulan sejak berakhirnya era Apollo lebih dari setengah abad yang lalu.

Menggunakan roket paling kuat di dunia saat ini, Space Launch System (SLS), wahana antariksa Orion meluncur mulus dari Pad 39B di Kennedy Space Center, Florida. Gemuruh mesin roket yang membumbung pada pukul 18.35 waktu setempat (atau Kamis pagi WIB) menandai dimulainya petualangan spektakuler selama 10 hari mengelilingi satelit alami Bumi tersebut.

Kuartet Astronaut: Pahlawan di Balik Misi Legendaris

Misi Artemis II tidak hanya sekadar pembuktian teknologi, tetapi juga simbol kolaborasi internasional. Kapsul Orion membawa empat astronaut terpilih yang memiliki rekam jejak luar biasa:

  1. Reid Wiseman (NASA): Komandan misi yang bertanggung jawab atas koordinasi operasional.

  2. Victor Glover (NASA): Pilot yang akan mengemudikan wahana Orion.

  3. Christina Koch (NASA): Spesialis misi yang memegang rekor tinggal terlama di luar angkasa bagi wanita.

  4. Jeremy Hansen (CSA): Spesialis misi dari Badan Antariksa Kanada, menandai keterlibatan internasional pertama dalam misi ke bulan.

Kehadiran mereka di orbit Bulan menjadi tonggak penting bagi persiapan manusia untuk membangun pangkalan permanen di kutub selatan Bulan dalam beberapa tahun mendatang.

Drama 10 Menit Menuju Orbit: Ketegangan di Pusat Kendali

Proses peluncuran tidak berjalan tanpa tantangan. Ketegangan sempat menyelimuti ruang kendali misi (Mission Control) ketika hitung mundur dihentikan mendadak pada sisa waktu 10 menit (T-10). Masalah teknis yang muncul menuntut respons cepat dari tim insinyur NASA di darat.

Beruntung, kendala tersebut berhasil diatasi dalam waktu singkat. Setelah lampu hijau kembali menyala, SLS akhirnya melesat membelah atmosfer. Sekitar delapan menit pasca-lepas landas, mesin utama tahap inti SLS dimatikan secara presisi, dan Orion sukses memisahkan diri untuk memulai fase perjalanan mandirinya.

Operasi krusial berlanjut 24 menit kemudian saat sayap panel surya Orion terkembang sempurna. Mengandalkan sekitar 15.000 sel surya pada setiap sayapnya, Orion mulai menyerap energi matahari guna menghidupkan seluruh sistem penunjang kehidupan bagi para astronaut di dalamnya.

Menjelajahi “Sisi Jauh” Bulan: Misi 6 April 2026

Berdasarkan jadwal resmi NASA, puncak dari misi ini akan terjadi pada 6 April 2026. Pada tanggal tersebut, Orion diproyeksikan akan melakukan penerbangan lintas Bulan pada jarak yang sangat dekat. Momen ini akan menjadi kesempatan langka bagi para astronaut untuk memotret dan mengamati langsung lanskap permukaan Bulan, termasuk wilayah Sisi Jauh (Far Side) yang misterius dan jarang terjamah mata manusia.

Selain pengamatan visual, kru Artemis II memikul tanggung jawab besar untuk melakukan serangkaian eksperimen medis. Mereka akan meneliti dampak radiasi antariksa terhadap tubuh manusia serta efektivitas sistem pendukung kehidupan dalam jangka waktu lama. Data yang dikumpulkan akan menjadi fondasi bagi misi Artemis III di masa depan, yang diproyeksikan akan mendaratkan manusia kembali di permukaan Bulan.

“Artemis II merupakan penerbangan uji coba, dan uji coba ini baru saja dimulai. Tim telah memberikan apa yang dibutuhkan awak guna membuktikan kehebatan wahana ini,” ujar Amit Kshatriya, Associate Administrator NASA.

Batu Loncatan Menuju Planet Mars

Keberhasilan Artemis II membawa pesan yang lebih besar dari sekadar kunjungan ke Bulan. NASA memandang program Artemis sebagai persiapan jangka panjang untuk eksplorasi manusia ke Planet Mars. Bulan akan berfungsi sebagai “stasiun pengisian bahan bakar” dan tempat pengujian teknologi sebelum manusia menempuh perjalanan berbulan-bulan menuju Planet Merah.

Usai menuntaskan misi di orbit Bulan, kapsul Orion dijadwalkan akan meluncur balik ke Bumi dengan kecepatan ekstrem sebelum melakukan pendaratan (splashdown) di Samudra Pasifik. Keberhasilan pendaratan tersebut nantinya akan menjadi penutup sempurna bagi misi yang telah dinantikan dunia selama lima dekade terakhir.

Dunia kini menanti dengan napas tertahan saat Orion melaju menembus ruang hampa, membawa impian manusia untuk kembali menjadi spesies penjelajah antariksa.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • rajiv

    Anggota DPR Rajiv Tegaskan Mafia Pupuk Subsidi Harus Berhenti Permainkan Petani

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengingatkan keras agar mafia pupuk tidak lagi mempersulit petani dalam mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah. Hal ini disampaikan saat bimbingan teknis (bimtek) kepada para petani di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Kamis (18/9/2025). Menurut Rajiv, masih banyak petani yang sudah memenuhi syarat administrasi […]

  • hasil

    16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kecelakaan maut yang melibatkan bus Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus diselidiki pihak kepolisian. Dalam perkembangan terbaru, sopir bus telah menjalani pemeriksaan narkoba dan hasilnya dinyatakan negatif. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Artanto, saat memberikan keterangan […]

  • 1,5 Juta Ha LSD di Jateng Akan Dipertahankan, Tidak Ada Toleransi Alih Fungsi Lahan

    1,5 Juta Ha LSD di Jateng Akan Dipertahankan, Tidak Ada Toleransi Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan menjaga luas lahan pertanian di wilayahnya. Sehingga, alih fungsi lahan sawah yang dilindungi (LSD) tidak diperbolehkan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan, komitmen ini dilakukan guna mewujudkan cita-cita nasional dalam swasembada pangan. Menurutnya, LSD tidak diperuntukkan pembangunan proyek-proyek selain urusan pertanian dan pangan. “Tidak boleh menggunakan […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Perbaikan Jalan Rusak di Pati Dilakukan Setelah Lebaran, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pati baru bisa dilakukan setelah Lebaran 2026. Pasalnya, setiap pengadaan barang dan jasa, termasuk perbaikan jalan, harus menunggu asistensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Mohon maaf masyarakat Kabupaten Pati untuk jalan rusak, baru bisa kita selesaikan setelah Lebaran,” kata Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, […]

  • Perbaikan jalan di Rembang/rembangkab

    Kualitas Infrastruktur Jalan di Rembang Terus Ditingkatkan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang terus ditingkatkan. Sejumlah ruas jalan sudah selesai diperbaiki. Hingga akhir November, ada empat paket peningkatan jalan yang bersumber dari APBD Induk yang selesai. Selain itu, 22 paket pekerjaan jalan melalui skema Pengadaan Langsung (PL) masih berlangsung di sejumlah titik. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum […]

  • jenis

    5 Jenis Moluska yang Aman Dimakan, Dagingnya Punya Banyak Gizi!

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Moluska adalah kelompok hewan invertebrata yang memiliki tubuh lunak dan sebagian besar hidup di perairan. Di antara ribuan spesies moluska yang ada di dunia, beberapa jenis ternyata aman dan lezat untuk dikonsumsi manusia. Bahkan, moluska yang aman dimakan ini mengandung banyak nutrisi penting seperti protein, zat besi, seng, omega-3, dan vitamin B12 yang baik […]

expand_less