Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Sejarah Baru Terukir: NASA Sukses Luncurkan Artemis II, Misi Berawak Pertama ke Bulan dalam 50 Tahun

Sejarah Baru Terukir: NASA Sukses Luncurkan Artemis II, Misi Berawak Pertama ke Bulan dalam 50 Tahun

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
  • visibility 107

Kabarjatengterkini.com– Umat manusia baru saja melangkah lebih dekat menuju era kolonisasi antariksa. Pada Rabu (1/4/2026) waktu setempat, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi mencatatkan sejarah melalui peluncuran misi Artemis II.

Ini merupakan penerbangan lintas (flyby) berawak pertama ke Bulan sejak berakhirnya era Apollo lebih dari setengah abad yang lalu.

Menggunakan roket paling kuat di dunia saat ini, Space Launch System (SLS), wahana antariksa Orion meluncur mulus dari Pad 39B di Kennedy Space Center, Florida. Gemuruh mesin roket yang membumbung pada pukul 18.35 waktu setempat (atau Kamis pagi WIB) menandai dimulainya petualangan spektakuler selama 10 hari mengelilingi satelit alami Bumi tersebut.

Kuartet Astronaut: Pahlawan di Balik Misi Legendaris

Misi Artemis II tidak hanya sekadar pembuktian teknologi, tetapi juga simbol kolaborasi internasional. Kapsul Orion membawa empat astronaut terpilih yang memiliki rekam jejak luar biasa:

  1. Reid Wiseman (NASA): Komandan misi yang bertanggung jawab atas koordinasi operasional.

  2. Victor Glover (NASA): Pilot yang akan mengemudikan wahana Orion.

  3. Christina Koch (NASA): Spesialis misi yang memegang rekor tinggal terlama di luar angkasa bagi wanita.

  4. Jeremy Hansen (CSA): Spesialis misi dari Badan Antariksa Kanada, menandai keterlibatan internasional pertama dalam misi ke bulan.

Kehadiran mereka di orbit Bulan menjadi tonggak penting bagi persiapan manusia untuk membangun pangkalan permanen di kutub selatan Bulan dalam beberapa tahun mendatang.

Drama 10 Menit Menuju Orbit: Ketegangan di Pusat Kendali

Proses peluncuran tidak berjalan tanpa tantangan. Ketegangan sempat menyelimuti ruang kendali misi (Mission Control) ketika hitung mundur dihentikan mendadak pada sisa waktu 10 menit (T-10). Masalah teknis yang muncul menuntut respons cepat dari tim insinyur NASA di darat.

Beruntung, kendala tersebut berhasil diatasi dalam waktu singkat. Setelah lampu hijau kembali menyala, SLS akhirnya melesat membelah atmosfer. Sekitar delapan menit pasca-lepas landas, mesin utama tahap inti SLS dimatikan secara presisi, dan Orion sukses memisahkan diri untuk memulai fase perjalanan mandirinya.

Operasi krusial berlanjut 24 menit kemudian saat sayap panel surya Orion terkembang sempurna. Mengandalkan sekitar 15.000 sel surya pada setiap sayapnya, Orion mulai menyerap energi matahari guna menghidupkan seluruh sistem penunjang kehidupan bagi para astronaut di dalamnya.

Menjelajahi “Sisi Jauh” Bulan: Misi 6 April 2026

Berdasarkan jadwal resmi NASA, puncak dari misi ini akan terjadi pada 6 April 2026. Pada tanggal tersebut, Orion diproyeksikan akan melakukan penerbangan lintas Bulan pada jarak yang sangat dekat. Momen ini akan menjadi kesempatan langka bagi para astronaut untuk memotret dan mengamati langsung lanskap permukaan Bulan, termasuk wilayah Sisi Jauh (Far Side) yang misterius dan jarang terjamah mata manusia.

Selain pengamatan visual, kru Artemis II memikul tanggung jawab besar untuk melakukan serangkaian eksperimen medis. Mereka akan meneliti dampak radiasi antariksa terhadap tubuh manusia serta efektivitas sistem pendukung kehidupan dalam jangka waktu lama. Data yang dikumpulkan akan menjadi fondasi bagi misi Artemis III di masa depan, yang diproyeksikan akan mendaratkan manusia kembali di permukaan Bulan.

“Artemis II merupakan penerbangan uji coba, dan uji coba ini baru saja dimulai. Tim telah memberikan apa yang dibutuhkan awak guna membuktikan kehebatan wahana ini,” ujar Amit Kshatriya, Associate Administrator NASA.

Batu Loncatan Menuju Planet Mars

Keberhasilan Artemis II membawa pesan yang lebih besar dari sekadar kunjungan ke Bulan. NASA memandang program Artemis sebagai persiapan jangka panjang untuk eksplorasi manusia ke Planet Mars. Bulan akan berfungsi sebagai “stasiun pengisian bahan bakar” dan tempat pengujian teknologi sebelum manusia menempuh perjalanan berbulan-bulan menuju Planet Merah.

Usai menuntaskan misi di orbit Bulan, kapsul Orion dijadwalkan akan meluncur balik ke Bumi dengan kecepatan ekstrem sebelum melakukan pendaratan (splashdown) di Samudra Pasifik. Keberhasilan pendaratan tersebut nantinya akan menjadi penutup sempurna bagi misi yang telah dinantikan dunia selama lima dekade terakhir.

Dunia kini menanti dengan napas tertahan saat Orion melaju menembus ruang hampa, membawa impian manusia untuk kembali menjadi spesies penjelajah antariksa.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kapal

    Kapal Nelayan Surya Bahari Rawasaban Tenggelam di Perairan Kepulauan Seribu, 5 Nelayan Masih Hilang

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sebuah kapal nelayan bernama Surya Bahari Rawasaban dilaporkan tenggelam di perairan antara Pulau Bokor dan Pulau Dapur, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan delapan nelayan yang tengah beroperasi di wilayah perairan Kepulauan Seribu. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Muhammad […]

  • arab saudi

    Cuaca Ekstrem Arab Saudi Terjang Mekkah, Petir Sambar Menara Abraj Al-Bait

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Cuaca ekstrem menerjang sejumlah wilayah di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras yang disertai angin kencang dan badai petir melanda Kota Suci Mekkah serta sejumlah kawasan di sekitarnya sejak Rabu hingga Kamis (27/8/2026). Salah satu fenomena paling mencolok terjadi di pusat Kota Mekkah. Di tengah gelapnya malam dan guyuran hujan dengan intensitas […]

  • retret

    Anggota DPR Nilai Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang Strategis Perkuat Soliditas dan Evaluasi Kinerja Pemerintah

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Anggota Komisi II DPR RI, Indrajaya, menilai pelaksanaan retret atau pembekalan kepemimpinan kedua bagi anggota Kabinet Merah Putih (KMP) sebagai langkah strategis untuk memperkuat soliditas, kekompakan, serta efektivitas kerja pemerintahan. Kegiatan tersebut digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026). Menurut Indrajaya, tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks, baik dari sisi ekonomi, sosial, […]

  • roy suryo

    Alasan Kejari Jaksel Tak Tahan Roy Suryo dan dr Tifa dalam Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan secara resmi memutuskan untuk tidak menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, serta ahli epidemiologi, Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa. Kedua tokoh publik ini terlibat dalam perkara dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Keputusan strategis tersebut diambil setelah jaksa […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Tekan Open Dumping, 2 Daerah Menyusul Jadi Kawasan Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pekalongan Raya dan Tegal Raya menyusul menjadi kawasan pengelolaan sampah berbasis aglomerasi. Hal ini ditujukan untuk mengurangi praktik open dumping yang sudah dilarang oleh pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dengan penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Senin (13/4/2026). “Pengelolaan […]

  • manusia

    Hiu di Bahama Terpapar Narkoba dan Obat Manusia, Studi Ungkap Dampak Serius Polusi Laut

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Siapa sangka, di balik keindahan perairan Bahama, tersimpan fakta mengejutkan. Penelitian terbaru mengungkap bahwa sejumlah hiu di wilayah tersebut terpapar narkoba hingga obat-obatan yang biasa dikonsumsi manusia. Temuan ini menjadi peringatan serius tentang dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem laut. Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Pollution edisi Mei 2026 menunjukkan bahwa hiu di […]

expand_less