Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Kota Harbin China Dilanda Badai Pasir Ekstrem: Siang Hari Berubah Gelap Gulita

Kota Harbin China Dilanda Badai Pasir Ekstrem: Siang Hari Berubah Gelap Gulita

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 39

Kabarjatengterkini.com– Kota Harbin yang terletak di Provinsi Heilongjiang, wilayah timur laut China, baru-baru ini diguncang oleh fenomena alam yang mengerikan. Pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 waktu setempat, kota metropolitan ini dilanda angin kencang ekstrem dan badai pasir hebat.

Fenomena cuaca ekstrem ini mengubah suasana siang hari yang cerah menjadi gelap gulita layaknya malam hari dalam sekejap.

Berdasarkan laporan resmi dari China Central Television News (CCTV News), embusan angin kencang di wilayah tersebut dilaporkan mencapai level 13. Akibatnya, jarak pandang di sejumlah titik kawasan perkotaan menurun drastis hingga kurang dari 100 meter.

Angin yang bertiup kencang menyapu material pasir dan debu kering dari permukaan tanah, menciptakan dinding polusi udara raksasa yang menyelimuti seluruh kota.

Kronologi dan Penyebab Cuaca Ekstrem di Heilongjiang

Sebelum badai pasir melanda, Provinsi Heilongjiang sebenarnya mengalami lonjakan suhu yang sangat tajam akibat pergerakan massa udara hangat yang kuat. Suhu maksimum di sebagian besar wilayah provinsi tersebut bahkan melonjak hingga melampaui 30 derajat Celsius. Di Kota Harbin sendiri, termometer mencatat suhu udara mencapai 35,3 derajat Celsius—sebuah angka yang sangat tinggi dan tidak biasa untuk wilayah timur laut China pada periode tersebut.

Pemanasan yang masif ini menciptakan ketidakstabilan energi atmosfer dalam jumlah yang sangat besar. Kondisi ini menjadi bom waktu yang siap meledak ketika bersinggungan dengan massa udara dari wilayah lain.

Menurut penjelasan Zhao Ling, seorang ahli cuaca di Observatorium Meteorologi Provinsi Heilongjiang, petaka dimulai ketika massa udara dingin yang kuat bergerak cepat dari arah barat ke timur. Udara dingin tersebut mulai memasuki wilayah Heilongjiang.

Pertemuan dua massa udara yang kontras ini memicu pelepasan energi atmosfer secara instan dan masif. Fenomena ini membentuk squall line atau garis badai, yang merupakan sebuah sistem cuaca konvektif quasi-linear yang sangat merusak. Akibatnya, tutupan awan hitam meningkat drastis di wilayah tengah dan barat provinsi, termasuk area perkotaan Harbin. Angin yang berputar kencang kemudian mengangkat tanah permukaan yang kering, memicu terjadinya badai pasir raksasa.

Tabrakan Udara “Musim Dingin” dan “Musim Panas”

Fenomena badai pasir di Harbin tergolong sebagai peristiwa yang sangat langka dan tidak biasa. Kepala Analis Cuaca di China Weather TV Channel, Xin Xin, memaparkan bahwa pergerakan palung udara atas dan siklon permukaan melintasi Mongolia bagian timur menuju China timur laut telah membentuk sistem front cuaca yang sangat kuat.

“Ini setara dengan pertemuan antara udara dingin berkekuatan musim dingin dengan udara hangat yang pekat setingkat musim panas. Tabrakan ekstrem inilah yang membuat aktivitas konvektif dan embusan angin menjadi sangat destruktif,” ujar Xin Xin, seperti dikutip dari Global Times.

Selain faktor pertemuan massa udara, Direktur Institute of Public and Environmental Affairs, Ma Jun, menambahkan bahwa pasokan debu dan pasir disuplai oleh angin barat daya yang bergerak cepat. Saat angin tersebut melewati area yang relatif kering dan gersang di bagian barat Provinsi Jilin, debu di permukaan tanah terangkat dengan mudah dan terbawa langsung menuju Heilongjiang, memperparah intensitas badai pasir di Harbin.

Dampak Kerusakan: Pohon Tumbang dan Listrik Padam

Amukan angin kencang level 13 dan badai pasir ini seketika melumpuhkan beberapa sektor fasilitas publik di Harbin. Banyak pohon pelindung di jalan-jalan protokol bertumbangan dan menimpa sejumlah kendaraan warga yang sedang parkir maupun melintas. Tidak hanya itu, jaringan kabel listrik kota juga mengalami kerusakan parah akibat tertimpa dahan pohon, menyebabkan pemadaman listrik massal di beberapa distrik.

Merespons situasi darurat ini, departemen pengelolaan kota, dinas pertamanan, dan perusahaan penyedia listrik setempat langsung diterjunkan ke lapangan. Petugas melakukan penanganan cepat dengan mengevakuasi puing-puing pohon, membersihkan sisa debu di jalan raya, serta melakukan perbaikan kabel guna memulihkan pasokan listrik warga.

Peringatan Dini: Potensi Puting Beliung dan Hujan Es

Masyarakat di Provinsi Heilongjiang diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Otoritas meteorologi setempat telah mengeluarkan peringatan cuaca lanjutan. Sepanjang pekan ini, wilayah Heilongjiang diprediksi akan sering diguyur hujan dengan fluktuasi suhu yang cenderung lebih rendah dan tidak stabil.

Pemerintah Heilongjiang melalui akun resmi WeChat mengimbau warga bersiap menghadapi potensi cuaca konvektif susulan. Sebagian besar wilayah diperkirakan akan dilanda hujan lebat disertai petir, kilat, bahkan fenomena alam berbahaya lainnya seperti angin puting beliung dan hujan es.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Dorong Penambahan Kawasan Industri di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah lain. Pihaknya minta Pemerintah Kabupaten/kota lain di Jawa Tengah mulai membuat kajian untuk mengembangkan potensi KEK di daerahnya masing-masing. Sebelumnya, Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dinilai mampu berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Hal ini nantinya bisa […]

  • Bagaimana Cara agar Tidak Makan Berlebihan?

    Bagaimana Cara agar Tidak Makan Berlebihan?

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Makan merupakan aktivitas penting untuk mengasup nutrisi dan energi bagi tubuh. Dengan demikian, kita tidak merasa mudah lelah dan lesu saat beraktivitas sehari-hari. Selain itu, makanan juga mengaktifkan daya tahan, sehingga tetap sehat dan tidak mudah sakit. Makan penting dilakukan dengan porsi yang cukup dan gizi yang seimbang untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Sebaliknya, makan […]

  • Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berbekal dari Kegelisahan

    Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

      Klaten, Kabarjatengterkini.com – Pengarajin lurik di Desa Karangasem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten berinovasi dengan membuat alat tenun bukan mesin portabel. Alat itu disebut satu-satunya di Kabupaten Klaten. Inovasi tersebut turut diapresiasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan meminta perangkat desa terus melakukan pendampingan. Menurutnya, terobosan alat tenun portabel itu bisa memperkuat industri lurik […]

  • Pemprov Dorong Sertifikasi Halal bagi Pedagang Bakso di Jateng

    Pemprov Dorong Sertifikasi Halal bagi Pedagang Bakso di Jateng

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lebih dari 17 ribu pedagang bakso di Jawa Tengah turut berkontribusi dalam menggerakan ekonomi kerakyatan. Sebagai upaya mendukung UMKM di wilayahnya, Pemprov Jateng mendorong pendampingan terhadap pelaku bisnis. Pendampingan tersebut meliputi sertifikasi halal, pengolahan daging, dan lain sebagainya. Harapannya, dengan jaminan sertifikasi halal dan perbaikan kualitas produk, UMKM di Jawa Tengah semakin naik […]

  • Bantuan Rp210 Juta Disalurkan kepada Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal

    Bantuan Rp210 Juta Disalurkan kepada Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com –  Total bantuan sebanyak Rp210 juta disalurkan untuk percepatan penanganan pascabencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Penyaluran bantuan tersebut dikoordinasikan antara Pemprov Jateng dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pihaknya juga meminta Bupati Tegal untuk rutin menyampaikan perkembangan kondisi di lapangan. “Sudah sekitar Rp210 juta, sudah kita geser ke lokasi tanah […]

  • panas

    Ilmuwan Dunia Bunyi Alarm, Panas Lautan 2025 Capai Titik Paling Berbahaya

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Bumi kini mengirimkan sinyal bahaya yang semakin sulit diabaikan. Lautan dunia menyerap panas dalam jumlah terbesar sepanjang sejarah pencatatan modern, menandai eskalasi serius krisis iklim global. Temuan ini terungkap dalam studi internasional terbaru yang dirilis jurnal ilmiah Advances in Atmospheric Sciences pada Jumat (9/1/2026). Menurut laporan tersebut, kenaikan panas lautan pada tahun 2025 mencapai […]

expand_less