Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Kota Harbin China Dilanda Badai Pasir Ekstrem: Siang Hari Berubah Gelap Gulita

Kota Harbin China Dilanda Badai Pasir Ekstrem: Siang Hari Berubah Gelap Gulita

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 52

Kabarjatengterkini.com– Kota Harbin yang terletak di Provinsi Heilongjiang, wilayah timur laut China, baru-baru ini diguncang oleh fenomena alam yang mengerikan. Pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 waktu setempat, kota metropolitan ini dilanda angin kencang ekstrem dan badai pasir hebat.

Fenomena cuaca ekstrem ini mengubah suasana siang hari yang cerah menjadi gelap gulita layaknya malam hari dalam sekejap.

Berdasarkan laporan resmi dari China Central Television News (CCTV News), embusan angin kencang di wilayah tersebut dilaporkan mencapai level 13. Akibatnya, jarak pandang di sejumlah titik kawasan perkotaan menurun drastis hingga kurang dari 100 meter.

Angin yang bertiup kencang menyapu material pasir dan debu kering dari permukaan tanah, menciptakan dinding polusi udara raksasa yang menyelimuti seluruh kota.

Kronologi dan Penyebab Cuaca Ekstrem di Heilongjiang

Sebelum badai pasir melanda, Provinsi Heilongjiang sebenarnya mengalami lonjakan suhu yang sangat tajam akibat pergerakan massa udara hangat yang kuat. Suhu maksimum di sebagian besar wilayah provinsi tersebut bahkan melonjak hingga melampaui 30 derajat Celsius. Di Kota Harbin sendiri, termometer mencatat suhu udara mencapai 35,3 derajat Celsius—sebuah angka yang sangat tinggi dan tidak biasa untuk wilayah timur laut China pada periode tersebut.

Pemanasan yang masif ini menciptakan ketidakstabilan energi atmosfer dalam jumlah yang sangat besar. Kondisi ini menjadi bom waktu yang siap meledak ketika bersinggungan dengan massa udara dari wilayah lain.

Menurut penjelasan Zhao Ling, seorang ahli cuaca di Observatorium Meteorologi Provinsi Heilongjiang, petaka dimulai ketika massa udara dingin yang kuat bergerak cepat dari arah barat ke timur. Udara dingin tersebut mulai memasuki wilayah Heilongjiang.

Pertemuan dua massa udara yang kontras ini memicu pelepasan energi atmosfer secara instan dan masif. Fenomena ini membentuk squall line atau garis badai, yang merupakan sebuah sistem cuaca konvektif quasi-linear yang sangat merusak. Akibatnya, tutupan awan hitam meningkat drastis di wilayah tengah dan barat provinsi, termasuk area perkotaan Harbin. Angin yang berputar kencang kemudian mengangkat tanah permukaan yang kering, memicu terjadinya badai pasir raksasa.

Tabrakan Udara “Musim Dingin” dan “Musim Panas”

Fenomena badai pasir di Harbin tergolong sebagai peristiwa yang sangat langka dan tidak biasa. Kepala Analis Cuaca di China Weather TV Channel, Xin Xin, memaparkan bahwa pergerakan palung udara atas dan siklon permukaan melintasi Mongolia bagian timur menuju China timur laut telah membentuk sistem front cuaca yang sangat kuat.

“Ini setara dengan pertemuan antara udara dingin berkekuatan musim dingin dengan udara hangat yang pekat setingkat musim panas. Tabrakan ekstrem inilah yang membuat aktivitas konvektif dan embusan angin menjadi sangat destruktif,” ujar Xin Xin, seperti dikutip dari Global Times.

Selain faktor pertemuan massa udara, Direktur Institute of Public and Environmental Affairs, Ma Jun, menambahkan bahwa pasokan debu dan pasir disuplai oleh angin barat daya yang bergerak cepat. Saat angin tersebut melewati area yang relatif kering dan gersang di bagian barat Provinsi Jilin, debu di permukaan tanah terangkat dengan mudah dan terbawa langsung menuju Heilongjiang, memperparah intensitas badai pasir di Harbin.

Dampak Kerusakan: Pohon Tumbang dan Listrik Padam

Amukan angin kencang level 13 dan badai pasir ini seketika melumpuhkan beberapa sektor fasilitas publik di Harbin. Banyak pohon pelindung di jalan-jalan protokol bertumbangan dan menimpa sejumlah kendaraan warga yang sedang parkir maupun melintas. Tidak hanya itu, jaringan kabel listrik kota juga mengalami kerusakan parah akibat tertimpa dahan pohon, menyebabkan pemadaman listrik massal di beberapa distrik.

Merespons situasi darurat ini, departemen pengelolaan kota, dinas pertamanan, dan perusahaan penyedia listrik setempat langsung diterjunkan ke lapangan. Petugas melakukan penanganan cepat dengan mengevakuasi puing-puing pohon, membersihkan sisa debu di jalan raya, serta melakukan perbaikan kabel guna memulihkan pasokan listrik warga.

Peringatan Dini: Potensi Puting Beliung dan Hujan Es

Masyarakat di Provinsi Heilongjiang diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Otoritas meteorologi setempat telah mengeluarkan peringatan cuaca lanjutan. Sepanjang pekan ini, wilayah Heilongjiang diprediksi akan sering diguyur hujan dengan fluktuasi suhu yang cenderung lebih rendah dan tidak stabil.

Pemerintah Heilongjiang melalui akun resmi WeChat mengimbau warga bersiap menghadapi potensi cuaca konvektif susulan. Sebagian besar wilayah diperkirakan akan dilanda hujan lebat disertai petir, kilat, bahkan fenomena alam berbahaya lainnya seperti angin puting beliung dan hujan es.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • x

    X Batasi Usia Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia, Implementasi PP Tunas Demi Perlindungan Anak

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Platform digital X resmi menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun. Kebijakan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan regulasi pemerintah, yakni PP Nomor 17 Tahun 2025 atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Kebijakan tersebut diumumkan melalui surat resmi tertanggal 17 Maret 2026. Dalam surat itu, X menyatakan komitmennya […]

  • Pemprov Jateng Gandeng IWAPI Sukseskan Program MBG

    Pemprov Jateng Gandeng IWAPI Sukseskan Program MBG

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 296
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah gandeng organisasi pegiat pemberdayaan perempuan, yakni Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan IWAPI Jawa Tengah telah berkomitmen mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat lewat MBG. Maka dari itu, mereka akan masuk ke dalam Satuan Tugas […]

  • ridwan kamil

    KPK Bakal Panggil Lagi Ridwan Kamil, Dalami Dugaan Aset Tak Dilaporkan di LHKPN

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemanggilan ini berkaitan dengan pendalaman sejumlah aset yang diduga tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) saat Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih […]

  • Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ketahanan pangan bakal jadi fokus utama pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) pada tahun 2026. Hal ini difokuskan untuk menyiapkan Jateng sebagai penumpu pangan nasional. Upaya ini telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. “Sesuai dengan RPJMD dan RKPD 2026 itu, meneguhkan […]

  • Dinas Pemprov Jateng Bakal Dirombak di 2026

    Dinas Pemprov Jateng Bakal Dirombak di 2026

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dinas di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bakal dirombak di 2026. Dari semula 23 bakal menjadi 22 dinas. “Tadi sudah lakukan penandatanganan kesepakatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Perubahan ini kemudian ajukan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk ditetapkan,” kata Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dilansir dari Kompas. Dinas yang dirombak bisa memprioritaskan […]

  • manusia purba

    Temuan Mengejutkan: Manusia Purba Sudah Tinggal di Sulawesi Sejak 1,5 Juta Tahun Lalu

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Selama ini, Pulau Flores dikenal sebagai rumah bagi spesies manusia purba berpostur mungil yang dijuluki Hobbit, atau secara ilmiah dikenal sebagai Homo floresiensis. Namun, sebuah penemuan arkeologi terbaru di Sulawesi mengguncang pemahaman lama tentang jejak awal migrasi manusia purba di kawasan Asia Tenggara. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature mengungkap bahwa manusia […]

expand_less