Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • visibility 181

 

Klaten, Kabarjatengterkini.com – Pengarajin lurik di Desa Karangasem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten berinovasi dengan membuat alat tenun bukan mesin portabel. Alat itu disebut satu-satunya di Kabupaten Klaten.

Inovasi tersebut turut diapresiasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan meminta perangkat desa terus melakukan pendampingan. Menurutnya, terobosan alat tenun portabel itu bisa memperkuat industri lurik yang menjadi produk unggulan Kabupaten Klaten.

“Ini baru satu-satunya di Klaten,” ujarnya baru-baru ini.

“Kami minta dinas terkait untuk terus memberikan pendampingan,” lanjut dia.

Menurut informasi, alat tenun portabel tersebut merupakan hasil inovasi Suyatmi dan suaminya yang merupakan perajin lurik asal Dusun Namengan, Desa Karangasem.

Ide membuat alat tenun bukan mesin portabel muncul berasal dari kegelisahan minimnya anak muda yang berminat melanjutkan tradisi menenun lurik di daerahnya. Maka dari itu, dia ingin membuat alat yang ringan, sederhana, dan mudah digunakan.

“Anak-anak muda kurang berminat menenun lurik karena penggunaan ATBM cukup berat. Dengan versi portabel ini, proses menenun menjadi lebih mudah,” jelas Suyatmi.

Jika ATBM konvensional memerlukan gerakan tangan dan kaki sekaligus, versi portabel cukup dioperasikan dengan tangan saja. Selain itu, alat yang terbuat dari kayu ini lebih ringkas dan mudah dipindahkan.

“Bahkan lebih mudah digunakan khususnya motif-motif tenun yang lebih rumit. Di beberapa kesempatan juga saya bawa untuk pameran. Jadi langsung bisa memperlihatkan bagaimana proses produknya dibuat,” tutur Suyatmi.

Saat ini, ia masih mengembangkan desain ATBM portabel dengan berbagai ukuran, mulai dari 30 sentimeter untuk membuat syal. Serta, ukuran 60 sampai 100 sentimeter, sesuai kebutuhan pengguna. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga nasional HAM (LN) HAM diminta terus mengawal dan berperan aktif dalam kasus dugaan pencabulan oleh Kiai di pondok pesantren Pati. Lembaga-lembaga tersebut juga perlu untuk mendampingi korban selama proses hukum berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Nasional (Komnas) HAM, […]

  • unifil

    Ketegangan Meningkat: UNIFIL Peringatkan IDF Terkait Blokade Logistik di Lebanon Selatan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Situasi di perbatasan selatan Lebanon kembali memanas, namun kali ini bukan karena kontak senjata langsung, melainkan akibat hambatan operasional yang krusial. United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) secara resmi mengeluarkan peringatan keras terhadap militer Israel (Israel Defense Forces/IDF) terkait gangguan sistematis terhadap distribusi logistik misi perdamaian. Gangguan ini dinilai bukan sekadar kendala teknis, […]

  • Faskes di Jateng Diminta Tetap Terima Pasien PBI-JK Selama Penyesuaian Data Kemensos RI

    Faskes di Jateng Diminta Tetap Terima Pasien PBI-JK Selama Penyesuaian Data Kemensos RI

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pihak rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) di Jawa Tengah diminta tetap menerima pasien Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) meski statusnya dinonaktifkan saat penyesuaian data oleh Kemensos RI. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah memastikan pelayanan kesehatan bagi peserta PBI-JK tetap berjalan, khususnya bagi pengidap penyakit kronis. Apalagi, pasien penyakit kronis sangay […]

  • label

    Apakah Restoran Hotel yang Jual Minuman Alkohol Tetap Bisa Dapat Label Halal? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pertanyaan mengenai apakah restoran hotel yang menjual minuman beralkohol tetap bisa mendapatkan sertifikasi halal semakin sering muncul, terutama sejak penerapan regulasi wajib halal pada makanan dan minuman di Indonesia. Masyarakat kini semakin selektif dalam memilih tempat makan, khususnya bagi konsumen Muslim yang mengedepankan aspek kehalalan makanan dan minuman. Lantas, bisakah restoran di hotel […]

  • wisata

    5 Wisata Negeri di Atas Awan di Indonesia dengan Pemandangan Menawan

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Kabarjatengngterkini.com- Indonesia dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Dari pegunungan hingga lautan, setiap sudut Nusantara menyimpan pesona tersendiri. Salah satu destinasi yang kini makin populer di kalangan wisatawan adalah “negeri di atas awan”, yaitu tempat-tempat tinggi di mana kamu bisa menikmati hamparan awan seperti negeri dongeng. Udara sejuk, suasana tenang, dan pemandangan yang memukau […]

  • pati

    Update Kasus Ponpes Ndholo Kusumo Pati: Makin Banyak Santri Berani Bersuara, Korban Kini Jadi 3

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PATI, Kabarjatengterkini.com – Kasus dugaan kekerasan seksual yang mengguncang lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus bergulir. Pihak kepolisian mengungkapkan adanya fakta baru yang cukup mengejutkan. Jumlah santriwati yang menjadi korban kebejatan oknum pimpinan ponpes, Kiai Ashari, kini resmi bertambah. Jika sebelumnya hanya ada satu orang korban yang […]

expand_less