Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Bullying di Pati Jadi Sorotan, Wagub Jateng: Ini PR Bersama

Kasus Bullying di Pati Jadi Sorotan, Wagub Jateng: Ini PR Bersama

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
  • visibility 31

Kabarjatengterkini.com – Kasus dugaan perundungan (bullying) di Kabupaten Pati menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Permasalahan ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang perlu diatasi oleh semua pihak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyebut bahwa pencegahan perundungan tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah maupun pesantren saja, namun juga melibatkan keluarga dan masyarakat.

“Bullying ini menjadi PR kita bersama. Bukan hanya di sekolah-sekolah, tetapi juga sampai ke pesantren. Karena itu, kita harus betul-betul melakukan langkah pencegahan dan edukasi,” kata Taj Yasin.

Sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mendorong berbagai upaya preventif, salah satunya melalui Forum Anak Pesantren. Selain itu, penguatan karakter sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Kemarin saat Rapat Koordinasi PAUD, kami menyampaikan bahwa salah satu yang harus dibekali kepada para guru adalah bagaimana menciptakan suasana yang nyaman bagi anak-anak. Jangan sampai mereka diberikan beban yang berlebihan,” ujarnya.

Lebih lanjut, terkait kasus bullying harus dilihat akar persoalannya untuk mengetahui penyebab perundungan, sehingga dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat. Perlu dilakukan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua guna memantau perkembangan perilaku anak.

“Permasalahan itu harus kita analisis. Jangan-jangan sumbernya ada di lingkungan sekitar, kemudian terbawa ke sekolah. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya dilakukan di lingkungan sekolah,” katanya.

“Kita harapkan sekolah-sekolah memiliki komunikasi yang baik dengan orang tua. Bagaimana perilaku anak di sekolah dan bagaimana perilaku mereka di rumah harus saling diketahui. Dengan begitu, potensi bullying bisa ditekan sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, meningkatnya laporan kasus perundungan menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap dugaan kekerasan terhadap anak. Dengan penanganan tepat, diharapkan anak bisa belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.

“Dengan adanya aduan-aduan ini saya justru senang. Artinya, semakin banyak yang berani melapor, semakin banyak pula kasus yang bisa kita tangani. Itu menunjukkan kepedulian masyarakat semakin baik,” katanya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • KITB Jadi Penopang Perekonomian Warga, Serap Ribuan Tenaga Kerja

    KITB Jadi Penopang Perekonomian Warga, Serap Ribuan Tenaga Kerja

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) disebut telah menyerap tenaga kerja hingga 18.390 orang. Penyerapan tenaga kerja ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga setempat. “Selain itu, pertumbuhan ekonomi di kawasan industri ini terus meningkat sehingga mampu menjadi penopang perekonomian warga setempat,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Selasa (28/4/2026). Lebih lanjut, […]

  • dada

    Rahasia di Balik Tahi Lalat di Dada: Antara Mitos Keberuntungan dan Fakta Medis

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tahi lalat merupakan fenomena kulit yang hampir dimiliki oleh setiap orang. Namun, ketika titik kecil ini muncul di area tertentu seperti dada, perbincangan biasanya bergeser dari sekadar kondisi fisik menjadi pembahasan mengenai karakter, nasib, hingga ramalan masa depan. Letaknya yang dekat dengan jantung membuat tahi lalat di dada sering dianggap memiliki makna spiritual yang […]

  • Agustina saat menghadiri Malam Tirakatan, Doa Bersama, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di halaman Balai Kota Semarang, Senin (15/6/2026) malam.

    Wali Kota Semarang Ajak Warga Melakukan Refleksi di Momen Tahun Baru Hijriah

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat di wilayahnya untuk melakukan refleksi di momen Tahun Baru Hijriah, lalu kembali fokus untuk menata masa depan. Peringatan 1 Muharram pada penanggalan Islam juga bertepatan dengan Satu Suro, menurut budaya Jawa. Keduanya sama-sama mengajarkan pentingnya terus memperbaiki diri dan bertindak menuju kebaikan. Hal tersebut disampaikan […]

  • tabel

    Tabel Lemak Tubuh Pria dan Perempuan, Punyamu Ideal?

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lemak tubuh sering kali dianggap musuh utama dalam dunia kebugaran. Padahal, tubuh manusia justru membutuhkan lemak sebagai cadangan energi, pelindung organ, hingga pengatur suhu tubuh. Namun, kadar lemak yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa berdampak buruk pada kesehatan. Lantas, berapa kadar lemak tubuh yang ideal? Cek jawabannya lewat tabel lemak tubuh pria […]

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar, BPBD Rembang Selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar, BPBD Rembang Selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana se-Kabupaten Rembang. Kegiatan yang digelar pada Kamis (13/11/2025) di Aula SMA Negeri 3 Rembang ini diikuti oleh sebanyak 250 peserta, terdiri dari para guru dan siswa […]

  • Pemprov Jateng Galakkan Program Ponpes Ramah Anak untuk Cegah Bullying

    Pemprov Jateng Galakkan Program Ponpes Ramah Anak untuk Cegah Bullying

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Perundungan atau bullying di institusi pendidikan perlu menjadi perhatian pemerintah. Pasalnya, tindakan tersebut tidak hanya merusak mental dan fisik korban, namun juga berdampak pada moral masyarakat. Menanggapi isu ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng menggalakkan program Pondok Pesantren Ramah Anak. Program tersebut juga didukung oleh United Nations Children’s […]

expand_less