Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menkeu Purbaya Surati Seluruh Kepala Daerah Percepat Realisasi APBD 2025

Menkeu Purbaya Surati Seluruh Kepala Daerah Percepat Realisasi APBD 2025

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 83

 

Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa surati seluruh kepala daerah, baik gubernur, bupati, hingga wali kota, untuk mempercepat realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

“Kami meminta agar dilakukan percepatan penyerapan belanja daerah secara efisien dan efektif dengan tata kelola yang baik,” tulis Purbaya dalam surat resmi bernomor S-662/MK.08/2025 tertanggal 20 Oktober 2025.

Hal ini menindaklanjuti pemantauan Kementerian Keuangan yang menunjukkan dana transfer ke daerah (TKD) telah tersalurkan sebesar Rp644,8 triliun atau 74 persen, namun realisasi belanja APBD justru menurun dibanding tahun sebelumnya.

Alhasil, simpanan dana pemerintah daerah di perbankan meningkat hingga kuartal III 2025. Maka dari itu, kepala daerah diminta mengoptimalkan belanja daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional secara konkret.

Purbaya juga menyebutkan langkah-langkah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Yakni dengan mempercepat penyerapan belanja daerah secara efisien dan transparan, pemenuhan kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga yang menangani proyek-proyek daerah.

Selanjutnya, memanfaatkan dana simpanan Pemda di perbankan untuk mendanai program dan proyek yang sudah direncanakan. Terakhir, monitoring rutin mingguan atau bulanan terhadap pelaksanaan belanja dan pengelolaan dana daerah hingga akhir tahun 2025.

Menurutnya, sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting. Terlebih setelah adanya ketegangan akibat kebijakan pemotongan dana TKD dalam APBN 2026. Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diambil demi menggerakkan ekonomi nasional, bukan sentimen.

“Saya bukannya sentimen sama daerah, justru ingin mereka belanjakan lebih cepat supaya ekonominya jalan sinkron dengan kebijakan ekonomi pusat. Jadi kalau ada yang tersinggung, saya mohon maaf,” ujar Purbaya beberapa waktu lalu.

Diketahui, dalam APBN 2026, alokasi TKD ditetapkan sebesar Rp693 triliun, turun dari Rp919,9 triliun pada 2025. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telepon dan Video WhatsApp Bakal Dibatasi, Mengapa?

    Telepon dan Video WhatsApp Bakal Dibatasi, Mengapa?

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah berencana membatasi layanan dasar Over-The-Top (OTT) seperti telepon dan panggilan video WhatsApp. Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi Denny Setiawan mengatakan bahwa rencana itu sedang dikaji. “Masih wacana ya, masih diskusi. Intinya kan cari jalan tengah, bagaimana layanan masyarakat tetap berjalan,” ujar Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi Denny Setiawan […]

  • Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tanah longsor yang terjadi di wilayah lereng Gunung Slamet disebut bukan disebabkan oleh aktivitas pertambangan, melainkan cuaca ekstrem. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, longsor dipicu curah hujan intensitas tinggi selama beberapa hari berturut-turut. Hal ini menyebabkan tanah jenuh air, sehingga mengakibatkan ketidakstabilan di […]

  • cincin

    Cincin Api Pasifik: Jalur Rawan Gempa dan Letusan Gunung Api yang Mengintai 800 Juta Jiwa

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Cincin Api Pasifik atau dikenal juga dengan sebutan Ring of Fire merupakan zona seismik paling aktif di dunia. Kawasan ini membentuk jalur memanjang menyerupai tapal kuda yang mengelilingi hampir seluruh wilayah Samudra Pasifik, mulai dari pesisir barat Amerika Selatan, menyusuri Amerika Utara, melewati Alaska, hingga ke Jepang, Filipina, dan Indonesia. Kawasan ini tidak […]

  • ilegal

    Tambang Nikel Ilegal di Maluku Utara Milik Gubernur Sherly Dibereskan Satgas PKH, Denda Mencapai Rp500 Miliar

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dipimpin Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin semakin menunjukkan taringnya dalam menertibkan tambang-tambang ilegal yang merusak lingkungan di Indonesia. Langkah tegas ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan tata ruang dan konservasi hutan, khususnya di wilayah kaya sumber daya alam seperti Maluku Utara. Beberapa waktu lalu, […]

  • pisang goreng

    Resep Pisang Goreng China Klasik dengan Karamel Wijen: Camilan Renyah Manis ala Oriental

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pisang goreng adalah salah satu camilan favorit di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa ada versi pisang goreng khas China yang tak kalah lezat dan unik? Ya, pisang goreng China klasik dengan karamel wijen merupakan sajian pencuci mulut yang terkenal di restoran-restoran Chinese food klasik, terutama dalam sajian penutup (dessert). Resep ini […]

  • presiden

    Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut […]

expand_less