Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Resah dengan Tarif Parkir ‘Ngepruk’ di GOR Sritex Solo, Jukir Diciduk Polisi

Warga Resah dengan Tarif Parkir ‘Ngepruk’ di GOR Sritex Solo, Jukir Diciduk Polisi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 8

Solo, Kabarjatengterkini.com – Tarif parkir berlipat ganda di parkiran GOR Sritex, Sriwedari, Laweyan, Solo, meresahkan warga. Terkait hal ini, dua juru parkir (jukir) di kawasan tersebut diciduk oleh petugas kepolisian untuk dibina.

“Saat ini, kedua preman parkir tersebut sudah diamankan Polsek Laweyan. Sudah diamankan petugas,” kata Wali Kota Solo Respati Ardi, Kamis (28/5/2026), dikutip Detik.

Lebih lanjut, penindakan juru parkir tersebut juga melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo. Saat ini, mereka sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hal ini bermula saat salah satu warga diduga jadi korban tarif parkir ‘ngepruk’. Setelah bermain badminton dan hendak mengeluarkan kendaraannya, tiba-tiba dia ditarik tarif parkir Rp10 ribu, padahal biasanya Rp5 ribu. Hal ini kemudian disampaikan lewat unggahan media sosial.

Respati mengatakan, tarif parkir tidak sesuai ketentuan menjadi salah satu perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Surakarta. Menurutnya, jika hal ini tidak ditangani secara menyeluruh, masyarakat maupun citra Kota Solo bisa dirugikan.

“Ini menjadi perhatian serius kami di Pemerintah Kota Surakarta. Kami tidak ingin ada yang dirugikan, baik itu dari masyarakat maupun citra Kota Solo. Silahkan masyarakat dapat melaporkan jika menemukan praktik jukir yang mematok harga tinggi atau tidak sesuai,” jelasnya.

Penindakan juru parkir tersebut juga dikonfirmasi oleh Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Haryono Nugroho. Keduanya telah diserahkan ke pihak kepolisian, serta dikenai wajib lapor dua kali seminggu.

“Dua orang itu sudah dibawa ke kantor, lalu kita serahkan ke Polsek Serengan. Sudah di BAP disana. Lalu disuruh buat surat pernyataan, dan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis,” kata Haryono.

Dishub telah melakukan pengawasan, terutama pada event-event di Kota Solo, sebagai langkah antisipasi. Meski demikian, pihaknya mengakui bahwa kawasan GOR Sritex rawan muncul tempat parkir dadakan karena area yang terbatas.

Terkait hal itu, Dishub biasanya membuat lokasi dan tarif parkir insidental, termasuk mendata Jukir insidentalnya.

“Kalau di GOR Sritex itu tidak ada parkir resmi, paling saat GOR dipakai warga datang ke kantor untuk melaporkan ada kegiatan. Biasanya kita buatkan insidental, tapi kemarin tidak ada informasi kalau di sana ada kegiatan,” jelasnya.

“Kalau insidental kita arahkan Rp 3-5 ribu. Seperti di timur GOR itu sudah sesuai. Kalau yang dilaporkan itu di jalan raya, jalan Kebangkitan. Kalau ramai dibawa ke jalan Museum,” lanjut dia. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • uang

    KPK Pamerkan Tumpukan Uang Rp 300 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Kasus PT Taspen

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Untuk pertama kalinya dalam sejarah penegakan hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara terbuka menampilkan tumpukan uang tunai hasil rampasan tindak pidana korupsi senilai Rp 300 miliar di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Pameran uang rampasan ini menjadi simbol nyata dari keberhasilan KPK menyelamatkan aset negara dalam kasus mega korupsi investasi PT Taspen (Persero). […]

  • Realisasi Jambanisasi 2025 di Jateng Capai 5.328 Unit, Masih Ada 21 Ribu Lagi

    Realisasi Jambanisasi 2025 di Jateng Capai 5.328 Unit, Masih Ada 21 Ribu Lagi

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Capaian realisasi pembangunan sanitasi jamban di Jawa Tengah sepanjang 2025 berjumlah 5.328 unit. Meski demikian, kebutuhan jamban masih sekitar 21 ribu bagi rumah tangga yang belum memiliki akses sanitasi layak. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Sementara, saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih berupaya meningkatkan kualitas kesehatan […]

  • 100 Mahasiswa di Sukoharjo Berkesempatan Peroleh Beasiswa Pendidikan Senilai Rp12,5 Juta

    100 Mahasiswa di Sukoharjo Berkesempatan Peroleh Beasiswa Pendidikan Senilai Rp12,5 Juta

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sukoharjo, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 100 mahasiswa asal Sukoharjo berkesempatan memperoleh beasiswa pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) telah menggelontorkan anggaran Rp1,25 miliar untuk program ini. Artinya, masing-masing calon mahasiswa akan mendapatkan bantuan Rp12,5 juta Program ini terbagi menjadi dua kategori, yakni Penerima Penghargaan Baru untuk […]

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

  • Kota Semarang meraih penghargaan sebagai Pengawasan Kearsipan Nasional dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

    Kota Semarang Raih Penghargaan dari ANRI, Jadi Daerah dengan Manajemen Arsip Akuntabel

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang meraih penghargaan sebagai Pengawasan Kearsipan Nasional dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Daerah tersebut mendapatkan skor AA dengan kategori “Sangat Memuaskan”. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang, Muhammad Ahsan, menyebutkan bahwa capaian tersebut tak lepas dari kerja sama […]

  • Viral Kabar Kandang Babi di Sragen Diminta Tutup karena Berdekatan dengan SPPG

    Viral Kabar Kandang Babi di Sragen Diminta Tutup karena Berdekatan dengan SPPG

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Viral kabar sebuah peternakan babi di Sragen dipaksa tutup karena berada di samping salah satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Padahal, peternakan tersebut sudah berdiri selama puluhan tahun. Menurut informasi, SPPG dan peternakan sama-sama berlokasi di Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen. Sedangkan, menurut aturan Badan Gizi Nasional (BGN), lokasi SPPG harus berjauhan […]

expand_less