Pemprov Jateng Bakal Tanggung Proses Pemulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sel, 23 Des 2025
- visibility 69

Foto: Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (sumber: Pemprov jateng)
Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan akan menanggung seluruh proses pemulangan korban meninggal dunia pada insiden kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak, Kota Semarang.
“Langkah yang kita lakukan terkait dengan kecelakaan lalu lintas ini memang kewenangan kepolisian, tapi saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk memastikan bahwa dari 34 penumpang, dengan 16 korban meninggal dunia, pemprov menanggung semua, termasuk pengangkutan, identifikasi, dan pengawalan sampai ke rumah duka,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Sementara itu, penanganan korban luka akan dioptimalkan dengan melibatkan pemantauan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Diketahui, sebanyak 18 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan yang terjadi pada Senin (22/12/2025) dini hari kemarin.
“Sebanyak 18 orang dilakukan perawatan. Dinas Kesehatan kita turun tangan langsung untuk membantu kegiatannya,” kata dia.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan bus PO Cahaya Trans yang mengangkut 34 penumpang. Bus tersebut berangkat dari Jatiasih, Jakarta, menuju Yogyakarta. Sebelum terjadi kecelakaan, bus diduga melaju kencang dan kehilangan kendali, kemudian menabrak pembatas jalan.
Sebanyak 16 korban meninggal, sementara lainnya luka-luka. Korban saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang. Antara lain, RSUP dr Kariadi, Rumah Sakit Columbia Asia, dan RSUD dr Adhyatma MPH atau Rumah Sakit Tugu Semarang. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

