Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jateng Upayakan Pengentasan Kemiskinan dengan Collaborative Governance

Jateng Upayakan Pengentasan Kemiskinan dengan Collaborative Governance

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • visibility 196

Kabarjatengterkini.com – Angka kemiskinan masih menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Berbagai langkah telah dilakukan untuk menekan angka kemiskinan di wilayahnya, mulai dari pemberian bantuan hingga peluang investasi untuk memperluas lapangan pekerjaan.

Ahmad Luthfi mengatakan bahwa dalam upaya pengentasan kemiskinan, penting untuk menggandeng berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Menurutnya, permasalahan tersebut membutuhkan sinergitas lintas sektor.

Di Kabupaten Pati sendiri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat daerah, sama-sama turut berperan dalam hal upaya pengentasan kemiskinan. Pendekatan ini sering kali disebut dengan istilah collaborative governance.

“Pemerintah provinsi tidak bisa berdiri sendiri. Kita harus menerapkan collaborative governance (pemerintahan kolaboratif) dengan seluruh stakeholder, termasuk instansi vertikal. Dan Babinsa adalah mitra strategis kami di lapangan,” ujar Luthfi.

Diketahui, Pemkab Pati memberikan operasional Rp300 ribu per bulan untuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ditambah Rp200 ribu dari Pemprov Jateng, sehingga total sebesar Rp500 ribu per bulan. Sementara itu, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) juga mendapat tambahan Rp250 ribu huna mendukung peningkatan produktivitas pertanian warga miskin.

Pemprov Jateng juga mengalokasikan perbaikan untuk 995 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) khusus di Pati, Program tersebut tidak terbatas pada pembangunan rumah, tetapi terintegrasi dengan intervensi kesehatan, pendidikan, peningkatan pendapatan, dan perlindungan sosial.

“Tiga pilar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa, memantau langsung masyarakat miskin. Intervensinya bukan hanya bantuan sosial, tetapi rumahnya kita perbaiki, sanitasi kita siapkan, pekerjaannya dibantu, dan pendidikan anak-anaknya kita jamin,” terang Luthfi.

“Kalau pola ini diterapkan seluruh kabupaten/kota, tidak akan ada lagi masyarakat miskin ekstrem di Jawa Tengah. Prinsipnya sederhana, kita keroyok bareng-bareng,” tegasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Jadikan Korsel Contoh Jadi Negara Maju, Salah Satunya Pertumbuhan Sektor Manufaktur

    Pemerintah Jadikan Korsel Contoh Jadi Negara Maju, Salah Satunya Pertumbuhan Sektor Manufaktur

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Korea Selatan bakal jadi salah satu contoh negara bagi Indonesia untuk menyandang status sebagai negara maju. Salah satu faktor penting untuk mencapai hal tersebut, yakni melalui pertumbuhan sektor manufaktur. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara baru-baru ini. Ia menjelaskan, pada tahun 1995, pertumbuhan investasi produktif menjadi salah satu fondasi transformasi Korea Selatan […]

  • K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Nama K.H. Sholeh Darat resmi jadi salah satu jalan di Kota Semarang, sekaligus dinobatkan sebangai Tokoh Moderasi. Penamaan jalan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap tokoh yang berjasa bagi Indonesia. Seremoni ini merupakan bagian dari rangkaian proses pengusulan K.H. Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional. Pasalnya, tokoh tersebut dikenal memiliki jejak sejarah sebagai ulama […]

  • garmin

    Garmin Indonesia dan Divers Clean Action Bersinergi dalam Ocean Clean Up di Kepulauan Seribu

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com– Garmin Indonesia bersama Divers Clean Action (DCA) resmi menginisiasi kegiatan Ocean Clean Up sebagai bentuk nyata komitmen terhadap keberlanjutan ekosistem laut Indonesia. Program ini tidak hanya fokus pada pembersihan sampah di garis pantai, tetapi juga menyasar sampah yang tersembunyi di dasar laut, yang selama ini sulit terjangkau dan menjadi ancaman besar bagi biota […]

  • Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk mengembangkan ekosistem karbon biru. Adapun pengembangan ekosistem tersebut bertujuan pengurangan emisi karbon. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, keenam belas daerah tersebut berada di kawasan pantai utara dan pantai selatan. Sementara itu, salah satu wilayah yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kendal. […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Genjot Pendapatan Daerah dari Sektor Investasi

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah instruksikan setiap daerah memiliki kawasan khusus untuk penanaman modal. Hal ini dilakukan guna menggenjot pendapatan daerah dari sektor investasi. Menurut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, perekonomian tidak hanya ditopang dengan swasembada pangan saja, namun juga aktivitas di industri. Adapun salah satunya seperti  kawasan ekonomi khusus (KEK) Industripolis Batang […]

  • LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga nasional HAM (LN) HAM diminta terus mengawal dan berperan aktif dalam kasus dugaan pencabulan oleh Kiai di pondok pesantren Pati. Lembaga-lembaga tersebut juga perlu untuk mendampingi korban selama proses hukum berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Nasional (Komnas) HAM, […]

expand_less