Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kepala BAIS TNI Resmi Diganti Usai Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kepala BAIS TNI Resmi Diganti Usai Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
  • visibility 59

Kabarjatengterkini.com- Markas Besar (Mabes) TNI resmi menyampaikan bahwa jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) tidak lagi dipegang oleh Letjen TNI Yudi Abrimantyo. Pergantian ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi menyusul kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, saat memberikan keterangan kepada awak media di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan bahwa proses penyerahan jabatan Kepala BAIS telah dilakukan pada hari yang sama.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kepala BAIS,” ujar Aulia dalam pernyataannya.

Meski demikian, pihak TNI belum mengungkapkan secara rinci siapa sosok yang menggantikan posisi strategis tersebut. Aulia juga tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait status Letjen TNI Yudi Abrimantyo, apakah mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya.

Saat kembali ditanya oleh awak media mengenai hal tersebut, Aulia hanya memberikan jawaban singkat tanpa penjelasan tambahan. “Terima kasih,” ucapnya singkat, mengakhiri sesi tanya jawab.

Kasus ini mencuat setelah aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Talang, Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Akibat serangan brutal tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius hingga mencapai 24 persen pada bagian wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya. Insiden ini langsung menuai perhatian luas dari publik serta berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil yang mendesak penegakan hukum secara transparan.

Perkembangan terbaru mengungkap bahwa pelaku penyiraman air keras diduga merupakan anggota TNI yang bertugas di lingkungan BAIS. Informasi ini semakin memperkuat desakan publik agar kasus tersebut ditangani secara terbuka dan akuntabel.

Empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut telah diidentifikasi. Mereka masing-masing berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Keempatnya kini tengah menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyidik internal TNI.

Pihak TNI memastikan bahwa proses hukum terhadap para pelaku akan berjalan sesuai aturan yang berlaku di lingkungan militer. Namun demikian, belum ada keterangan lebih lanjut terkait kemungkinan pelimpahan kasus ini ke ranah peradilan umum atau tetap ditangani melalui mekanisme peradilan militer.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan bentuk terorisme dan harus diusut hingga tuntas, termasuk mengungkap aktor di baliknya.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa pemerintah memandang serius kasus kekerasan terhadap aktivis, terutama yang berkaitan dengan kebebasan sipil dan hak asasi manusia. Desakan agar proses hukum dilakukan secara transparan dan tidak tebang pilih pun semakin menguat.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai bahwa keterlibatan oknum aparat dalam kasus ini menjadi ujian besar bagi komitmen reformasi sektor keamanan di Indonesia. Mereka menekankan pentingnya akuntabilitas serta penegakan hukum yang adil tanpa memandang status atau jabatan pelaku.

Selain itu, perlindungan terhadap aktivis dan pembela hak asasi manusia juga kembali menjadi sorotan. Kasus yang menimpa Andrie Yunus dinilai sebagai ancaman serius terhadap ruang demokrasi di Indonesia.

Hingga saat ini, kondisi Andrie Yunus dilaporkan masih dalam tahap pemulihan akibat luka bakar yang dideritanya. Dukungan dan solidaritas dari berbagai pihak terus mengalir, baik dalam bentuk bantuan medis maupun advokasi hukum.

Pergantian Kepala BAIS TNI ini menjadi salah satu langkah awal yang diambil institusi militer dalam merespons kasus tersebut. Namun publik masih menunggu langkah konkret selanjutnya, terutama terkait transparansi proses hukum dan kejelasan sanksi terhadap para pelaku.

Ke depan, penanganan kasus ini akan menjadi perhatian penting bagi masyarakat luas. Tidak hanya menyangkut keadilan bagi korban, tetapi juga menyangkut kredibilitas institusi negara dalam menegakkan hukum serta melindungi warga negara dari tindakan kekerasan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Daerah di Jawa Tengah Didorong Agar Lebih Sering Gelar Forum Investasi

    Seluruh Daerah di Jawa Tengah Didorong Agar Lebih Sering Gelar Forum Investasi

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk menambah lebih banyak forum investasi. Hal ini ditujuan untuk memperluas peluang investasi baru, sekaligus menggenjot perekonomian di Jawa Tengah. “Termasuk daerah lain kita dorong untuk mengadakan event-event forum investasi, untuk menumbuhkembangkan ekonomi baru,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Forum-forum investasi penting dilakukan secara masif agar […]

  • Foto : Bupati Rembang Harno, saat didampingi Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Bupati Rembang Segera Lakukan Pengisian Jabatan Pimpinan BUMD yang Kosong

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno bakal segera melakukan pengisian pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kosong. Proses seleksinya akan diperketat. Untuk diketahui, saat ini ada empat direktur BUMD yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) diantaranya Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Banyumili, PT Rembang Bangkit Sejahtera, PT Aneka Rembang dan BKK Lasem. Menurut […]

  • mengantuk

    5 Cara Mencegah agar Tidak Mengantuk setelah Makan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sering merasa mengantuk setelah makan? Simak 5 cara efektif mencegah kantuk setelah makan agar tetap produktif sepanjang hari. Mengantuk setelah makan adalah hal yang umum terjadi dan sering kali dianggap wajar. Namun, jika rasa kantuk ini mengganggu aktivitas atau pekerjaan, tentu harus dicari solusinya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence, yaitu […]

  • tentara

    WNI Jadi Tentara Asing Kehilangan Kewarganegaraan Secara Otomatis, Tegas Menkumham Supratman

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang terbukti menjadi tentara di negara asing akan kehilangan kewarganegaraan secara otomatis. Pernyataan ini disampaikan menyusul kasus Satriya Arta Kumbara, seorang eks marinir Indonesia yang diduga menjadi tentara bayaran di luar negeri. “Saya tegaskan, jika seorang […]

  • Ahli Prasejarah dan Arkeolog dari 37 Negara Hadiri Pertemuan UISPP di Salatiga

    Ahli Prasejarah dan Arkeolog dari 37 Negara Hadiri Pertemuan UISPP di Salatiga

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Kota Salatiga untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah acara UISPP Inter-Regional Conference 2025. Forum internasional ini menjadi wadah bagi para arkeolog dan peneliti prasejarah dari 37 negara di dunia untuk saling berdiskusi. Acara ini digelar di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Senin (27/10/2025), dengan mengangkat tema “Asian Prehistory Today: Bridging Science, […]

  • data center

    Meta Bangun Data Center AI Hyperion dengan Daya Komputasi 5 GW, Saingi OpenAI dan Google

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Meta dikabarkan tengah membangun sebuah data center khusus AI bernama Hyperion yang dirancang untuk menjadi pusat komputasi super besar. CEO Meta, Mark Zuckerberg, memperkirakan data center ini akan memiliki daya komputasi mencapai 5 gigawatt (GW), sebuah kapasitas yang sangat besar dan diharapkan mampu menyaingi para pesaing utama di ranah kecerdasan buatan, seperti OpenAI dan […]

expand_less