Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Prabowo Pastikan Pemerintah Mampu Bayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB)

Prabowo Pastikan Pemerintah Mampu Bayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB)

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • visibility 169

Kabarjatengterkini.com — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia memiliki kemampuan fiskal yang cukup untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang dibiayai oleh China.

Ia memastikan bahwa dana yang diperlukan untuk membayar utang tersebut sudah tersedia dan tidak perlu ada kekhawatiran terkait pembiayaan proyek besar ini.

Dalam pernyataannya di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Prabowo mengatakan bahwa salah satu sumber dana untuk membayar utang proyek KCJB adalah hasil dari penindakan terhadap korupsi.

Menurutnya, uang yang sebelumnya diselewengkan oleh oknum-oknum koruptor kini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, termasuk untuk membayar kewajiban proyek strategis ini.

“Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi, saya hemat. Enggak kasih kesempatan. Jadi, saudara saya minta bantu saya semua, jangan kasih kesempatan koruptor-koruptor itu merajalela. Uang nanti banyak untuk kita, untuk rakyat semua,” ujar Prabowo.

Proyek Kereta Cepat Whoosh: Manfaat Bagi Masyarakat

Prabowo menegaskan bahwa pembayaran utang senilai Rp 1,2 triliun per tahun kepada China bukanlah masalah besar bagi pemerintah. Bahkan, ia melihat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebagai sebuah langkah strategis yang membawa berbagai manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Di antaranya, mengurangi kemacetan, menurunkan tingkat polusi, serta meningkatkan efisiensi waktu perjalanan antara Jakarta dan Bandung.

“Pokoknya nggak ada masalah karena itu kita bayar Rp 1,2 triliun per tahun. Mengurangi macet, polusi, perjalanan semua dihitung,” kata Prabowo dengan tegas. Ia menambahkan bahwa proyek ini juga menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan transportasi di wilayah Jabodetabek yang sering kali mengalami kemacetan parah.

Selain itu, proyek kereta cepat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada sektor ekonomi, karena akan memudahkan mobilitas barang dan orang, mempercepat arus perdagangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kedua kota besar tersebut.

Kerja Sama Strategis Indonesia-China dalam Teknologi Transportasi

Selain manfaat sosial dan ekonomi, Prabowo juga menilai bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan simbol penting dari kerja sama strategis antara Indonesia dan China. Terutama dalam penguasaan teknologi transportasi modern. Dalam hal ini, proyek Whoosh diharapkan menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dalam hal infrastruktur dan teknologi transportasi tinggi.

“Proyek ini juga menjadi simbol penting kerja sama strategis Indonesia dengan China, khususnya dalam penguasaan teknologi transportasi modern,” tambah Prabowo. Menurutnya, melalui proyek ini, Indonesia dapat memperoleh teknologi yang sangat dibutuhkan untuk memajukan sistem transportasi di tanah air, yang pada akhirnya akan mendukung pembangunan jangka panjang.

Kepercayaan Terhadap Pemerintah

Prabowo juga mengingatkan semua pihak agar tidak meragukan kemampuan pemerintah dalam menuntaskan proyek ini. Ia menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia sudah mengambil alih tanggung jawab terkait proyek tersebut, sehingga tidak ada alasan untuk khawatir atau membuat kegaduhan mengenai pembayaran utang tersebut. Ia memastikan bahwa Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang proyek ini.

“Jadi, sudahlah, saya sudah katakan Presiden RI yang ambil alih tanggung jawab. Jadi tidak usah ribut. Kita mampu. Dan kita kuat. Duitnya ada,” tegas Prabowo.

Pernyataan Prabowo ini menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk proyek kereta cepat yang menjadi bagian dari upaya untuk mengintegrasikan sistem transportasi modern di Indonesia.

Pembayaran utang yang stabil dan keberlanjutan proyek ini menunjukkan keyakinan pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan nasional yang dapat membawa manfaat bagi rakyat Indonesia dalam jangka panjang.

Pentingnya Dukungan Publik dan Keamanan Proyek Infrastruktur

Walaupun proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mendapatkan banyak perhatian, Prabowo juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus mendukung dan tidak memberikan ruang bagi para koruptor yang dapat menghambat kemajuan proyek-proyek strategis negara.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini juga bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan negara.

“Dengan dukungan rakyat, kita dapat memastikan bahwa proyek-proyek besar seperti ini berjalan dengan baik dan tidak ada ruang untuk korupsi. Kalau itu berhasil, kita bisa terus maju ke depan,” tutup Prabowo.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal kemajuan teknologi dan kerja sama internasional yang strategis. Meskipun pemerintah harus menanggung utang sebesar Rp 1,2 triliun per tahun kepada China, Prabowo Subianto memastikan bahwa dana untuk membayar utang tersebut sudah tersedia, bahkan dapat diperoleh dari upaya penanggulangan korupsi di Indonesia.

Melalui proyek ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat merasakan berbagai manfaat mulai dari kemacetan yang berkurang, polusi yang menurun, hingga efisiensi waktu perjalanan yang meningkat. Proyek ini juga menjadi simbol keberhasilan kerja sama Indonesia-China dalam memajukan teknologi transportasi modern.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • bupati

    Bupati Pati Sudewo Akhirnya Muncul di Publik Setelah Delapan Hari Absen

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Bupati Pati, Sudewo, akhirnya muncul di hadapan publik pada Jumat (22/8/2025), setelah delapan hari absen pasca demonstrasi yang menuntut pelengserannya pada Rabu, 13 Agustus lalu. Momen kembalinya Sudewo ke muka publik terjadi saat dirinya menghadiri acara Pelepasan Peserta Raimuna Daerah XIII Kwarda Jawa Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor Kwartir Cabang Pati. Dalam […]

  • Luas Zona Hijau di Jateng Capai 1,5 Juta Hektare, Ahmad Luthfi: Jangan Diubah Jadi Zona Pembangunan

    Luas Zona Hijau di Jateng Capai 1,5 Juta Hektare, Ahmad Luthfi: Jangan Diubah Jadi Zona Pembangunan

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 234
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Luas zona hijau mencapai 1,5 juta hektare, dari luas wilayah Jawa Tengah 3,5 juta hektare. Pemprov Jawa Tengah mengimbau agar mempertahankan luasan zona hijau tersebut, sehingga tidak diubah menjadi zona pembangunan. “Luas wilayah Jawa Tengah mencapai hampir 3,5 juta hektare, dan sekitar 1,5 juta hektare di antaranya adalah zona hijau. Kami harapkan […]

  • Penanganan Rob di Desa Tunggulsari Bakal Difokuskan pada Perbaikan 4 Titik Tanggul Jebol

    Penanganan Rob di Desa Tunggulsari Bakal Difokuskan pada Perbaikan 4 Titik Tanggul Jebol

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Penanganan banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, bakal difokuskan pada perbaikan empat titik tanggul jebol sepanjang 450 meter. Pekerjaan tersebut diperkirakan mulai pada Juli hingga Agustus. Hal ini disampaikan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat melakukan kunjungan bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Selasa (23/6/2026). Menurutnya, perbaikan tanggul […]

  • Jateng Peroleh Predikat Provinsi Layak Anak Empat Kali Berturut-turut

    Jateng Peroleh Predikat Provinsi Layak Anak Empat Kali Berturut-turut

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kembali mendapatkan predikat sebagai Provinsi Layak Anak (Provila). Predikat ini telah diperoleh sebanyak empat kali setiap tahun secara berturut-turut. “Alhamdulillah, kami kembali mempertahankan predikat Provinsi Layak Anak, selama empat tahun berturut-turut,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Auditorium Kantor Kementerian Agama, Jakarta pada Jumat (8/8/2025) malam. Pemerintah […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi /jatengprov

    Gubernur Jateng Usulkan Rp73 Triliun Lebih ke Pusat untuk Infrastruktur

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengusulkan sebanyak Rp73.111.486.749.850 ke pusat untuk membangun infrastruktur. Sejumlah infrastruktur yang diusulkan meliputi infrastruktur jalan, jembatan gantung, bendungan, irigasi, hingga penanganan rob di Sayung (Demak) melalui pembangunan giant sea wall sepanjang 20,2 km, kolam retensi, dan sistem pompa. Hal ini menandai keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, agar mendapatkan […]

  • Jateng Jadi Salah Satu Wilayah dengan Kontribusi Produktivitas Padi, Kedela, dan Jagung Terbesar Nasional

    Jateng Jadi Salah Satu Wilayah dengan Kontribusi Produktivitas Padi, Kedelai, dan Jagung Terbesar Nasional

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu dari tiga wilayah yang berkontribusi terhadap produktivitas padi, kedelai, dan jagung. Diketahui, Gabah Kering Panen (GKP) mencapai 11.377.731 ton atau 9.397.904 ton Gabah Kering Giling (GKG) hingga akhir tahun 2025. Ini berasal dari luas tanam sekitar 2.025.782 hektare, dengan luas panen 1.673.012 hektare, menempatkan Jateng sebagai kontributor ketiga […]

expand_less