Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 323

Kabarjatengterkini.com– Mata adalah salah satu organ paling sensitif dan vital dalam tubuh manusia. Maka tak heran jika munculnya bercak merah pada mata bisa menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang langsung berpikir ini adalah pertanda penyakit serius, padahal tidak selalu demikian. Dalam banyak kasus, bercak merah pada mata bisa tergolong normal, tergantung dari penyebab dan gejalanya.

Agar tidak salah paham, berikut adalah 7 penyebab bercak merah pada mata yang umum terjadi, lengkap dengan penjelasan medis dan kapan harus waspada.

1. Pecah Pembuluh Darah (Subkonjungtiva Hemoragi)

Penyebab paling umum bercak merah pada mata adalah pecahnya pembuluh darah kecil di bawah permukaan konjungtiva (lapisan bening pada putih mata). Ini sering terjadi tanpa disadari, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau gangguan penglihatan.

Penyebab umum:

  • Batuk atau bersin terlalu keras
  • Mengangkat beban berat
  • Mengucek mata secara berlebihan
  • Cedera ringan

Meskipun terlihat menakutkan, kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan akan hilang sendiri dalam 1–2 minggu.

2. Iritasi Mata

Iritasi akibat debu, asap, atau zat kimia seperti sabun atau sampo juga bisa menyebabkan bercak merah pada mata. Iritasi ini menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga tampak lebih merah.

Jika bercak merah disertai rasa perih, gatal, atau berair, kemungkinan besar mata Anda mengalami iritasi ringan. Gunakan tetes mata steril dan hindari menyentuh mata untuk membantu pemulihan.

3. Infeksi Mata (Konjungtivitis)

Konjungtivitis atau mata merah adalah infeksi pada bagian konjungtiva. Biasanya disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi. Gejala umumnya meliputi:

  • Mata merah atau muncul bercak merah
  • Gatal atau perih
  • Mata berair atau keluar kotoran
  • Kelopak mata bengkak

Infeksi ini menular, terutama jika disebabkan oleh virus atau bakteri. Pengobatan tergantung pada penyebabnya, dan sebaiknya dikonsultasikan ke dokter.

4. Cedera atau Trauma pada Mata

Bercak merah juga bisa disebabkan oleh benturan atau luka pada area mata. Cedera dapat memicu pecahnya pembuluh darah atau peradangan.

Jika bercak merah muncul setelah terkena benda keras, terjatuh, atau mengalami kecelakaan, segera periksakan diri ke dokter mata, karena cedera mata bisa berisiko tinggi menyebabkan komplikasi serius, termasuk gangguan penglihatan permanen.

5. Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata, terutama jika tekanan melonjak drastis. Dalam jangka panjang, tekanan darah tinggi juga dapat merusak retina dan menyebabkan retinopati hipertensi.

Jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan sering mengalami bercak merah pada mata, segera konsultasikan dengan dokter untuk pengobatan yang tepat.

6. Penggunaan Lensa Kontak

Penggunaan lensa kontak yang tidak higienis atau terlalu lama bisa menyebabkan iritasi, infeksi, hingga peradangan pada mata. Hal ini bisa memicu bercak merah, rasa tidak nyaman, atau bahkan luka pada kornea.

Tips agar aman menggunakan lensa kontak:

  • Cuci tangan sebelum memasang/mencopot
  • Jangan tidur dengan lensa kontak
  • Gunakan cairan pembersih khusus
  • Ganti lensa sesuai jadwal

Jika Anda merasakan mata merah setelah memakai lensa kontak, segera lepas dan beri waktu mata untuk istirahat.

7. Alergi

Reaksi alergi terhadap debu, serbuk bunga, bulu hewan, atau makanan tertentu juga dapat menyebabkan bercak merah pada mata. Gejalanya meliputi:

  • Mata merah
  • Gatal
  • Berair
  • Bengkak pada kelopak mata

Gunakan obat tetes antihistamin sesuai anjuran dokter untuk mengurangi reaksi alergi. Hindari mengucek mata karena dapat memperparah kondisi.

Kapan Harus Waspada?

Sebagian besar bercak merah pada mata tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri, terutama jika tidak disertai dengan rasa sakit, gangguan penglihatan, atau pembengkakan. Namun, Anda harus segera ke dokter jika mengalami gejala berikut:

  • Mata terasa nyeri atau perih
  • Penglihatan kabur atau menurun
  • Muncul cahaya atau floaters secara tiba-tiba
  • Mata merah tidak membaik dalam 1–2 minggu
  • Ada riwayat tekanan darah tinggi atau diabetes

Bercak merah pada mata bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kondisi ringan seperti pecah pembuluh darah akibat batuk, hingga kondisi serius seperti infeksi atau cedera. Penting untuk memahami penyebabnya agar bisa menentukan apakah itu normal atau butuh penanganan medis.

Jika Anda merasa khawatir atau bercak merah disertai gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata. Menunda penanganan bisa memperburuk kondisi dan berisiko terhadap kesehatan mata jangka panjang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istri di Makassar Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    Istri Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang istri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disebut merekam aksi suaminya memperkosa wanita yang merupakan karyawannya. Hasil rekaman tersebut digunakan sebagai bukti laporan perselingkuhan ke polisi. Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan, kasus ini pertama kali diketahui berdasarkan laporan korban yang berusia 22 tahun pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Ia mengaku disekap dan […]

  • apbn

    Istana Respons Usulan Bangun Ponpes dengan APBN

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai usulan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun pondok pesantren (ponpes), khususnya pasca-peristiwa ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Menurut Prasetyo, rencana ini masih dalam tahap kajian pemerintah untuk memastikan langkah yang paling tepat dalam menangani masalah ketahanan fisik […]

  • Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 412
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Produk busana dari desainer lokal diharapkan naik kelas hingga tembus pasar global. Dalam upaya tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng turut mendorong adanya pendampingan kepada para pelaku bisnis dan pengrajin. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengatakan, pendampingan tersebut bisa dengan memfasilitasi pameran produk dan gelaran berbagai […]

  • Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap faktor penyebab kematian harimau putih dari Semarang Zoo yang dipindahkan ke Ragunan Medan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada Maret 2026 lalu. Harimau putih tersebut merupakan hasil kawin sedarah, sehingga DNA-nya dinilai sudah menyimpang. “Kejadian sudah Maret yang lalu itu. Sampai R Zoo Medan baik-baik […]

  • Paskibraka Provinsi Jateng 2025 Resmi Dikukuhkan, Siap Bertugas 17 Agustus Esok Hari

    Paskibraka Provinsi Jateng 2025 Resmi Dikukuhkan, Siap Bertugas 17 Agustus Esok Hari

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Tengah tahun angkatan 2025 resmi dikukuhkan. Prosesi pengukuhan 35 anggota Paskibraka dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan digelar di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (15/8/2025) malam. Para anggota tersebut merupakan anak-anak yang lolos seleksi di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. “Ini akan memberikan […]

  • Pelat Mobil di Sragen Dianggap 'Jorok' dan Tak Sesuai Standar, Pengemudi Kena Tilang

    Pelat Mobil di Sragen Dianggap ‘Jorok’ dan Tak Sesuai Standar, Pengemudi Kena Tilang

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pengemudi mobil dengan nomor polisi (nopol) tak sesuai standar meminta maaf usai kena tilang petugas kepolisian. Pasalnya, pelat nomor “AD1 84WOK” tersebut sempat memicu kontroversi lantaran dianggap tidak senonoh. Menurut klarifikasi N, pengemudi kendaraan roda empat itu, nopol tersebut seharusnya bertuliskan “AD 184 WOK” sesuai dengan BPKB dan STNK. Namun, tulisan tersebut dimodifikasi, […]

expand_less