Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 108

Kabarjatengterkini.comMata adalah salah satu organ paling sensitif dan vital dalam tubuh manusia. Maka tak heran jika munculnya bercak merah pada mata bisa menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang langsung berpikir ini adalah pertanda penyakit serius, padahal tidak selalu demikian. Dalam banyak kasus, bercak merah pada mata bisa tergolong normal, tergantung dari penyebab dan gejalanya.

Agar tidak salah paham, berikut adalah 7 penyebab bercak merah pada mata yang umum terjadi, lengkap dengan penjelasan medis dan kapan harus waspada.

1. Pecah Pembuluh Darah (Subkonjungtiva Hemoragi)

Penyebab paling umum bercak merah pada mata adalah pecahnya pembuluh darah kecil di bawah permukaan konjungtiva (lapisan bening pada putih mata). Ini sering terjadi tanpa disadari, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau gangguan penglihatan.

Penyebab umum:

  • Batuk atau bersin terlalu keras
  • Mengangkat beban berat
  • Mengucek mata secara berlebihan
  • Cedera ringan

Meskipun terlihat menakutkan, kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan akan hilang sendiri dalam 1–2 minggu.

2. Iritasi Mata

Iritasi akibat debu, asap, atau zat kimia seperti sabun atau sampo juga bisa menyebabkan bercak merah pada mata. Iritasi ini menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga tampak lebih merah.

Jika bercak merah disertai rasa perih, gatal, atau berair, kemungkinan besar mata Anda mengalami iritasi ringan. Gunakan tetes mata steril dan hindari menyentuh mata untuk membantu pemulihan.

3. Infeksi Mata (Konjungtivitis)

Konjungtivitis atau mata merah adalah infeksi pada bagian konjungtiva. Biasanya disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi. Gejala umumnya meliputi:

  • Mata merah atau muncul bercak merah
  • Gatal atau perih
  • Mata berair atau keluar kotoran
  • Kelopak mata bengkak

Infeksi ini menular, terutama jika disebabkan oleh virus atau bakteri. Pengobatan tergantung pada penyebabnya, dan sebaiknya dikonsultasikan ke dokter.

4. Cedera atau Trauma pada Mata

Bercak merah juga bisa disebabkan oleh benturan atau luka pada area mata. Cedera dapat memicu pecahnya pembuluh darah atau peradangan.

Jika bercak merah muncul setelah terkena benda keras, terjatuh, atau mengalami kecelakaan, segera periksakan diri ke dokter mata, karena cedera mata bisa berisiko tinggi menyebabkan komplikasi serius, termasuk gangguan penglihatan permanen.

5. Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata, terutama jika tekanan melonjak drastis. Dalam jangka panjang, tekanan darah tinggi juga dapat merusak retina dan menyebabkan retinopati hipertensi.

Jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan sering mengalami bercak merah pada mata, segera konsultasikan dengan dokter untuk pengobatan yang tepat.

6. Penggunaan Lensa Kontak

Penggunaan lensa kontak yang tidak higienis atau terlalu lama bisa menyebabkan iritasi, infeksi, hingga peradangan pada mata. Hal ini bisa memicu bercak merah, rasa tidak nyaman, atau bahkan luka pada kornea.

Tips agar aman menggunakan lensa kontak:

  • Cuci tangan sebelum memasang/mencopot
  • Jangan tidur dengan lensa kontak
  • Gunakan cairan pembersih khusus
  • Ganti lensa sesuai jadwal

Jika Anda merasakan mata merah setelah memakai lensa kontak, segera lepas dan beri waktu mata untuk istirahat.

7. Alergi

Reaksi alergi terhadap debu, serbuk bunga, bulu hewan, atau makanan tertentu juga dapat menyebabkan bercak merah pada mata. Gejalanya meliputi:

  • Mata merah
  • Gatal
  • Berair
  • Bengkak pada kelopak mata

Gunakan obat tetes antihistamin sesuai anjuran dokter untuk mengurangi reaksi alergi. Hindari mengucek mata karena dapat memperparah kondisi.

Kapan Harus Waspada?

Sebagian besar bercak merah pada mata tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri, terutama jika tidak disertai dengan rasa sakit, gangguan penglihatan, atau pembengkakan. Namun, Anda harus segera ke dokter jika mengalami gejala berikut:

  • Mata terasa nyeri atau perih
  • Penglihatan kabur atau menurun
  • Muncul cahaya atau floaters secara tiba-tiba
  • Mata merah tidak membaik dalam 1–2 minggu
  • Ada riwayat tekanan darah tinggi atau diabetes

Bercak merah pada mata bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kondisi ringan seperti pecah pembuluh darah akibat batuk, hingga kondisi serius seperti infeksi atau cedera. Penting untuk memahami penyebabnya agar bisa menentukan apakah itu normal atau butuh penanganan medis.

Jika Anda merasa khawatir atau bercak merah disertai gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata. Menunda penanganan bisa memperburuk kondisi dan berisiko terhadap kesehatan mata jangka panjang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • dpr

    Aksi Buruh KSPI Geruduk DPR RI, Tuntut Kenaikan Upah dan Penghapusan Outsourcing

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025). Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes nasional yang digalang oleh KSPI bersama Partai Buruh. Massa aksi mulai tiba di kawasan Gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 09.50 WIB. Para […]

  • purbaya

    Purbaya Desak BEI Bersih-Bersih Saham Gorengan Sebelum Terima Insentif

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan insentif kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum pasar modal ditertibkan dari praktik perdagangan saham tidak wajar atau yang dikenal sebagai “saham gorengan”. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri acara Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menteri Keuangan RI yang digelar di […]

  • Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Kawasan Dataran Tinggi Dieng ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Kementerian ESDM RI lewat Surat Keputusan Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025 yang diterbitkan pada tanggal 7 Mei 2025. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin berharap, penetapan Taman Geopark Nasional Dieng bisa mendorong pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Sehingga, pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan […]

  • lumajang

    Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat acara karnaval sound horeg di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam. Seorang perempuan bernama Anik Mutmainnah (39 tahun) tiba-tiba jatuh lemas dan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan musik dalam acara tersebut. Peristiwa tragis ini sontak menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial, setelah sebuah […]

  • jateng

    Dukung Kelancaran Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Jateng, Pemprov Jateng Bakal Tata Kawasan Pesisir Batang dan Semarang

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KabarJatengTerkini.com – Kawasan pesisir Kabupaten Batang dan Kota Semarang bakal dilakukan penataan. Utamanya, di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industripolis Batang dan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang guna mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menuturkan bahwa rencana penataan dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan nilai investasi mencapai Rp114 triliun. […]

  • olahraga

    Padel, Olahraga yang Kini Digandrungi: Inilah Alasan Mengapa Semakin Populer di Indonesia

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel mengalami lonjakan popularitas yang signifikan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dikenal sebagai perpaduan antara tenis dan squash, padel menawarkan permainan yang seru, kompetitif, namun tetap mudah diakses oleh berbagai kalangan usia dan kemampuan fisik. Tak heran jika padel kini menjadi olahraga yang digandrungi, baik oleh masyarakat umum […]

expand_less