Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Jateng Dorong Inovasi Berbasis Riset untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

Pemprov Jateng Dorong Inovasi Berbasis Riset untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
  • visibility 171

Kabarjatengterkini.com – Pemprov Jawa Tengah mendorong mahasiswa berinovasi agar mampu menghadapi setiap tantangan di masa depan. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menyumbang ide berbasis riset dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat produktif saat ini. Hal ini dinilai bisa berdampak positif terhadap pembangunan daerah, terlebih Indonesia saat ini berada dalam fase bonus demografi.

“Ke depan dalam menciptakan ekonomi kreatif itu perlu adanya inovasi. Jadi ekonomi kreatif itu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain,” kata dia, Rabu (8/10/2025) malam.

Inovasi produk bisa dikembangkan sejak duduk di bangku perguruan tinggi. Maka dari itu, pihak kampus didorong untuk terus menggelar acara-acara yang mendukung mahasiswanya agar lebih produktif dalam menyalurkan ide-ide brilian dalam pencipataan produk.

Salah satunya, “Gelar Inovasi Harmoni Nusantara” yang digelar di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kota Salatiga baru-baru ini. Agenda tersebut memamerkan sejumlah produk karya mahasiswa, mulai dari robotik, jamur siap pakai, penjernih air dari udara, dan alat inkubasi bibit tanaman. Harapannya, produk-produk tersebut nantinya bisa didaftarkan HAKI-nya.

“Ini produk-produk inovasi yang harus kita hargai. Kalau itu bisa didaftarkan di Hak Kekayaan Intelatual (HAKI), Brida kita pasti akan tertarik untuk mengembangkan,” kata Luthfi lagi.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah berupaya mendukung riset anak muda di Jawa Tengah dengan membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Dalam pengembangan inovasi, lembaga ini juga melibatkan riset-riset dari perguruan tinggi.

“Dalam membangun wilayah, dibutuhkan adanya collaborative government (pemerintahan kolaboratif). Salah satunya dengan perguruan tinggi, yang mana banyak melahirkan produk inovasi dadi mahasiswa dan peneliti,” beber gubernur. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk mengembangkan ekosistem karbon biru. Adapun pengembangan ekosistem tersebut bertujuan pengurangan emisi karbon. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, keenam belas daerah tersebut berada di kawasan pantai utara dan pantai selatan. Sementara itu, salah satu wilayah yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kendal. […]

  • Mantan Kiper Persiku Kudus Pergi Tanpa Pamit Sejak 3-4 Hari Lalu, Keluarga Masih Mencari

    Mantan Kiper Persiku Kudus Pergi Tanpa Pamit Sejak 3-4 Hari Lalu, Keluarga Masih Mencari

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Mantan kiper Persiku Kudus, Nuri Agus Wibowo, dikabarkan pergi dari rumahnya tanpa pamit sejak 3-4 hari lalu. Informasi ini juga telah dikonfirmasi oleh pihak direksi Persiku Kudus. Menurut keterangan Direksi Persiku Kudus, Amir Fuad, Nuri keluar dari rumahnya di daerah Jungke, Karanganyar, pada Senin (8/6/2026) pukul 09.30 WIB. Ia terlihat pergi dijemput orang […]

  • LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga nasional HAM (LN) HAM diminta terus mengawal dan berperan aktif dalam kasus dugaan pencabulan oleh Kiai di pondok pesantren Pati. Lembaga-lembaga tersebut juga perlu untuk mendampingi korban selama proses hukum berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Nasional (Komnas) HAM, […]

  • iphone

    iPhone 17 Series Resmi Diperkenalkan: Teknologi Terbaru dan Desain Tertipis Apple

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Apple baru saja meluncurkan lini terbaru dari ponsel pintar mereka, yakni iPhone 17 Series di acara tahunan yang digelar di Steve Jobs Theater, Apple Park, Cupertino, California, pada Selasa (9/9). Produk unggulan ini menampilkan empat varian baru, yaitu iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air yang menjadi bintang utama […]

  • israel

    Ketegangan Timur Tengah: Israel Tolak Tunduk pada Kesepakatan Washington-Teheran

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan sikap kerasnya untuk tetap melanjutkan operasi militer di wilayah Lebanon. Langkah berani ini diambil meskipun sekutu utama mereka, Amerika Serikat (AS), dilaporkan telah mencapai kesepakatan damai historis dengan Iran untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah. Netanyahu menyatakan dengan gamblang bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak akan pernah […]

  • Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Petani di Klaten didorong menerapkan Trap Barrier System (TBS) untuk menekan sebaran hama tikus di sawah. Pasalnya, hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan padi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan. Menurutnya, pengendalian hama perlu dilakukan untuk mencegah kerugian dan memastikan produk pertanian berkualitas. […]

expand_less