Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit untuk Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit untuk Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 99

Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 30.864 prajurit TNI dari tiga matra — TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) — resmi dikerahkan ke wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Langkah besar ini dilakukan sebagai respon cepat pemerintah terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur yang menimpa berbagai wilayah di Pulau Sumatra.

Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Osmar Silalahi, dalam keterangan resmi pada Minggu (7/12/2025).

Menurutnya, pengerahan besar-besaran ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjalankan misi kemanusiaan serta mendukung percepatan pemulihan berbagai daerah terdampak.

Prajurit Dikerahkan dari Tiga Matra dan Berbagai Wilayah Indonesia

Brigjen Osmar Silalahi menjelaskan bahwa personel yang diterjunkan berasal dari satuan TNI yang berdinas di wilayah terdampak serta prajurit yang disiapkan dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini memastikan bahwa kebutuhan tenaga di lapangan dapat dipenuhi secara optimal.

“(Prajurit yang dikirim) berasal dari yang berdinas di daerah terdampak bencana dan personel yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Brigjen Osmar.

Dengan total 30.864 personel, TNI menurunkan kekuatan signifikan untuk membantu evakuasi, pendistribusian logistik, pembukaan akses jalan, layanan kesehatan, hingga pengamanan area bencana. TNI juga bekerja sama dengan BNPB, Basarnas, Polri, dan pemerintah daerah setempat untuk mempercepat penanganan di lapangan.

TNI Kerahkan 18 Pesawat, 36 Helikopter, dan 16 Kapal Laut

Selain prajurit, TNI juga mengerahkan sejumlah alutsista strategis untuk mengoptimalkan proses penanganan bencana. Total alutsista yang diturunkan meliputi:

1. Armada Pesawat (18 Unit)

Terdiri dari berbagai jenis pesawat angkut yang mampu menjangkau wilayah terpencil:

  • Airbus A400M
  • Lockheed C-130 Hercules
  • Cassa NC212i
  • Cessna Caravan

Pesawat-pesawat ini digunakan untuk mengangkut bantuan logistik dalam jumlah besar, memobilisasi personel, serta melaksanakan operasi udara khusus seperti airdrop.

2. Helikopter (36 Unit)

Meliputi helikopter angkut dan serbu yang digunakan untuk:

  • Evakuasi korban
  • Pengiriman bantuan ke wilayah sulit dijangkau
  • Mobilisasi tim medis
  • Pemetaan udara kondisi bencana

Jumlah helikopter besar ini sangat membantu percepatan penyaluran logistik, terutama di daerah yang akses daratnya terputus akibat longsor dan banjir.

3. Kapal Laut (16 Unit)

Alutsista laut yang dikerahkan terdiri dari:

  • 14 kapal perang TNI AL
  • 2 kapal Landing Craft Utility (LCU) dari ADRI TNI AD

Kapal-kapal ini mengangkut logistik dan pasukan melalui jalur laut, terutama menuju wilayah pesisir yang terdampak banjir bandang.

“Kami kerahkan alutsista baik untuk mengangkut bantuan maupun untuk mengangkut personel,” jelas Osmar.

1.559 Ton Bantuan Logistik Dikirim, 26 Ton Sudah Di-drop dari Udara

TNI juga telah mengirimkan total 1.559 ton bantuan logistik untuk masyarakat terdampak. Dari jumlah tersebut, 26 ton bantuan telah dibagikan langsung melalui metode airdop, yakni menjatuhkan paket bantuan dari udara menggunakan pesawat.

Metode ini dipilih karena sejumlah daerah masih terisolasi akibat longsor, jembatan putus, serta akses jalur darat yang tidak dapat dilalui kendaraan. Airdrop memastikan masyarakat tetap mendapatkan bantuan penting seperti:

  • Makanan siap saji
  • Air bersih
  • Obat-obatan
  • Selimut dan tenda
  • Peralatan medis darurat

Pengiriman logistik dalam jumlah besar ini juga dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan harian puluhan ribu pengungsi di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

TNI Maksimalkan Semua Sumber Daya untuk Misi Kemanusiaan

Menurut Brigjen Osmar, pengerahan besar-besaran ini menunjukkan bahwa TNI hadir sebagai garda terdepan negara dalam situasi darurat. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk meminimalisir dampak bencana dan mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.

“TNI pastinya sebagai bagian negara hadir, berbuat, dan bertindak semaksimal mungkin dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada, baik personel, material, alutsista, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa operasi kemanusiaan ini akan terus dilaksanakan hingga situasi benar-benar pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas normal.

Sinergi Seluruh Matra untuk Stabilkan Kondisi di Lapangan

Kehadiran total 30.864 prajurit TNI beserta alutsista lengkap menjadi bukti nyata sinergi tiga matra dalam menghadapi bencana besar di Sumatra. TNI memastikan bahwa:

  • Evakuasi dilakukan cepat dan aman
  • Bantuan menyentuh seluruh wilayah terdampak
  • Akses jalan dan jembatan segera dibuka
  • Layanan kesehatan diperkuat
  • Keamanan wilayah tetap terjaga

Kekuatan penuh ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi lapangan secara signifikan dalam beberapa hari ke depan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • italia

    Napoli Lolos ke Perempat Final Coppa Italia Usai Menang Dramatis 9-8 Atas Cagliari di Adu Penalti

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Napoli memastikan langkahnya ke perempat final Coppa Italia 2025/26 dengan drama menegangkan. Bermain di kandang sendiri di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (4/12) dini hari WIB, Il Partenopei menaklukkan Cagliari lewat adu penalti 9-8, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal. Kemenangan ini menjadi bukti ketahanan mental Napoli, yang harus melewati “lubang jarum” untuk […]

  • Polisi Amankan Tiga Preman Berkedok Penagih Utang di Tegal

    Polisi Amankan Tiga Preman Berkedok Penagih Utang di Tegal

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Polisi mengamankan tiga preman berkedok penagih utang di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Mereka diantaranya GN (50), PS (44), dan MP (45). Polda Jawa Tengah menangkap ketiga pelaku berdasarkan laporan dari masyarakat yang menjadi korban perampasan sepeda motor. Kasatgas Penegakan Hukum Operasi Aman Candi 2025, AKBP Suryadi mengungkapkan bahwa awalnya pihaknya mendapatkan laporan dari warga […]

  • Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Pati Senilai Rp67 M

    Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Pati Senilai Rp67 M

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bantuan revitalisasi dan digitalisasi di satuan pendidikan diserahkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kepada sejumlah daerah, termasuk Pati, Jawa Tengah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof Abdul Mu’ti mengatakan, bantuan program pendidikan bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di tingkat dasar dan menengah. “Kita harus tetap optimis mengatasi persoalan learning […]

  • Mark Zuckerberg

    Mark Zuckerberg Rogoh Rp1,6 Triliun Demi Rekrut Ilmuwan AI, Ini Ambisi Besar Meta

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 257
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Dunia teknologi kembali diguncang oleh langkah agresif CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang dilaporkan menggelontorkan dana hingga USD 100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun untuk merekrut ilmuwan kecerdasan buatan (AI) kelas dunia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Meta dalam memperkuat divisi barunya yang bernama Superintelligence Labs. Divisi ini memiliki misi ambisius: […]

  • ppn

    Banyak Produsen Perhiasan Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Pertimbangkan Penarikan PPN Langsung dari Produsen

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih banyak produsen perhiasan yang tidak membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut bahwa sekitar 90 persen produsen perhiasan beroperasi secara “gelap”, artinya […]

  • Pemprov Jateng Terus Upayakan Tekan Angka Kasus Kematian Ibu dan Bayi

    Pemprov Jateng Terus Upayakan Tekan Angka Kasus Kematian Ibu dan Bayi

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai pencegahan kematian ibu dan bayi. Beberapa di antaranya enam kali pemeriksaan dan dua kali USG gratis bagi ibu hamil, serta pendampingan kehamilan berisiko tinggi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar mengatakan, kasus kematian ibu dan anak bisa dicegah mulai dari sosialisasi […]

expand_less