Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prabowo Sentil Dalang Demo Bayaran di Penas XVII Gorontalo: Bangsa Ini Harus Kompak!

Prabowo Sentil Dalang Demo Bayaran di Penas XVII Gorontalo: Bangsa Ini Harus Kompak!

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
  • visibility 50

Kabarjatengterkini.com– Presiden RI Prabowo Subianto secara terang-terangan mengaku telah mengantongi identitas dalang di balik sejumlah aksi demonstrasi yang marak terjadi belakangan ini.

Tidak hanya itu, Kepala Negara juga memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang kerap menggerakkan massa dengan imbalan uang atau insentif tertentu.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang digelar di Provinsi Gorontalo pada Rabu (24/6/2026).

“Saudara-saudara sekalian hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo,” ujar Prabowo di hadapan ribuan peserta PENAS XVII.

Fenomena Demo Bayaran: Ikut Aksi tapi Tak Paham Substansi

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyayangkan adanya fenomena demonstran bayaran yang bahkan tidak memahami substansi atau tuntutan dari aksi yang mereka ikuti. Ia menceritakan bagaimana sejumlah oknum massa aksi kerap kebingungan saat ditanya mengenai alasan mereka turun ke jalan.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, banyak dari peserta aksi tersebut yang hanya dimanfaatkan oleh pihak tertentu demi kepentingan politik atau kelompok dengan imbalan materi yang tidak seberapa.

  • Minimnya Pemahaman: Banyak anak muda atau peserta aksi yang bingung saat diwawancarai mengenai isu yang digugat.

  • Tarif Murah: Presiden mencontohkan adanya temuan di lapangan di mana peserta mengaku hanya dibayar sebesar Rp200.000 untuk ikut meramaikan barisan massa.

  • Keprihatinan Presiden: Prabowo mengaku heran dan tidak habis pikir mengapa pola-pola provokasi seperti ini masih terus bertahan di tengah upaya bangsa untuk maju.

“Ditanya, ditanya anak-anak demo enggak ngerti. Mau demo apa ya? Mm mm mm. Kami dibayar Rp200 ribu. Tapi ada. Saya enggak mengerti,” sesal mantan Menteri Pertahanan tersebut.

Menghadapi Kompetisi Global, Presiden Ajak Rakyat Kompak

Di tengah dinamika global dan persaingan ketat antarnegara, Presiden Prabowo menekankan pentingnya soliditas dan kekompakan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Indonesia tidak akan bisa bersaing di kancah internasional jika stabilitas dalam negeri terus diganggu oleh kegaduhan yang tidak produktif.

Ia mengibaratkan kehidupan berbangsa dan bernegara layaknya sebuah tim sepak bola yang sedang bertanding di lapangan hijau. Seluruh rakyat Indonesia idealnya bertindak sebagai suporter yang memberikan energi positif dan dukungan penuh, bukan justru menjatuhkan tim sendiri saat laga sedang berlangsung.

“Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara, harusnya bangsa ini kompak. Kalau ada yang kurang, temannya kurang, tim kita lagi main ya mainnya kurang bagus ya tetap disuporter,” jelasnya memberi perumpamaan.

Kritik dan Koreksi Sebaiknya Disampaikan Setelah ‘Pertandingan’

Meski meminta masyarakat untuk kompak memberikan dukungan, bukan berarti pemerintah anti-kritik. Presiden Prabowo menegaskan bahwa evaluasi, kritik, maupun koreksi atas kekurangan pemerintah tetap sangat diperlukan. Hanya saja, penyampaian aspirasi tersebut harus melihat momentum, situasi, dan disampaikan dengan cara yang tepat.

Ia mengkritik balik kebiasaan buruk sebagian pihak yang gemar menyoraki dan melemahkan perjuangan bangsa sendiri di saat negara sedang berupaya menyelesaikan program-program strategis nasional.

  • Penyampaian yang Tepat: Koreksi sebaiknya dilakukan melalui forum yang konstruktif setelah sebuah proses atau kebijakan berjalan (usai pertandingan).

  • Hindari Melemahkan Instansi: Menyoraki tim sendiri di tengah lapangan hanya akan menguntungkan kompetitor atau negara lain.

  • Menumbuhkan Rasa Bangga: Presiden mengajak masyarakat untuk mulai mengikis mentalitas pesimistis dan lebih menghargai karya serta pencapaian yang dihasilkan oleh bangsa sendiri.

“Nanti begitu sudah selesai pertandingan baru dikoreksi. Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok, lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin temen sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri,” pungkas Prabowo.

Fokus Pemerintah di Gorontalo: Kemandirian Pangan

Kehadiran Presiden Prabowo di Gorontalo dalam agenda PENAS XVII ini juga menegaskan kembali fokus kerja pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. Selain menyoroti isu stabilitas politik dan keamanan dari aksi demonstrasi bayaran, Presiden memanfaatkan momentum ini untuk meninjau implementasi teknologi pertanian modern guna menggenjot produktivitas petani dan nelayan lokal.

Pemerintah optimistis, dengan situasi politik yang kondusif, kerja sama yang solid antar-elemen bangsa, serta pemanfaatan teknologi modern, Indonesia berada di jalur yang benar untuk segera bertransformasi menjadi salah satu lumbung pangan dunia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan SPPG di Jateng Ditutup Sementara karena Masalah IPAL

    Ratusan SPPG di Jateng Ditutup Sementara karena Masalah IPAL

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Jawa Tengah (Jateng) menghentikan sementara aktivitas operasionalnya. Keputusan penutupan sementara ini buntut SPPG belum memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sesuai standar. Diketahui, sebanyak 386 dari 4.635 dapur MBG yang ada di Jawa Tengah masih menghentikan layanan program MBG. Menurut data yang disampaikan […]

  • Gencarkan Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Terapkan Kebijakan Bebas BPHTB

    Gencarkan Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Terapkan Kebijakan Bebas BPHTB

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov) Jateng terapkan kebijakan pembebasan Bea Perolehan Ha katas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di 35 kabupaten/kota. Kebijakan ini diterapkan selaras dengan program pemerintah pusat tiga juta rumah. Saat ini, seluruh daerah telah menetapkan peraturan tersebut, meski terdapat perbedaan penerima pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 22 kabupaten/ kota […]

  • gaza

    Serangan Israel di Gaza Kian Memanas, Dunia Desak Perdamaian melalui Diplomasi

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Perang di Gaza yang telah berlangsung hampir dua tahun ini masih menunjukkan tanda-tanda ketegangan yang semakin memanas. Serangan udara Israel yang menghantam wilayah padat penduduk dan rumah pengungsi pada Kamis (25/9), menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk anak-anak, menunjukkan betapa tragisnya situasi yang tengah terjadi. Selain itu, bentrokan yang terjadi di Tepi Barat, dan serangan […]

  • Truk Muatan Telur Dijarah Warga Usai Kecelakaan di Purbalingga, Kerugian Capai Rp26 Juta

    Truk Muatan Telur Dijarah Warga Usai Kecelakaan di Purbalingga, Kerugian Capai Rp26 Juta

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Truk muatan telur dijarah warga usai mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Terkait insiden itu, total kerugian diperkirakan senilai Rp26 juta. Sopir bernama Arif Rahman (50) menyampaikan bahwa truk yang dikemudikan mengangkut 1,3 ton telur menuju Purwokerto pada Minggu (28/6/2026). Saat melintasi turunan lalu tanjakan, muncul sebuah […]

  • Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com –  Hidangan favorit masyarakat Indonesia saat Lebaran antara lain ketupat sayur dan lontong sayur. Pasalnya, baik ketupat sayur maupun lontong sayur menjadi sajian yang paling sering ditemui di meja saat merayakan hari-hari besar, termasuk Hari Raya Idulfitri. Ketupat sayur adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari ketupat, sayuran, dan kuah kental. Makanan ini bisa disajikan dengan taburan […]

  • ponpes

    Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 108 Korban Dievakuasi, 59 Masih Hilang

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, TNI, dan sejumlah instansi terkait terus melanjutkan pencarian dan evakuasi korban dari runtuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga Jumat (3/10) pagi, jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 108 orang. Dari jumlah tersebut, 103 orang dinyatakan selamat, sementara 5 korban meninggal […]

expand_less