Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 108 Korban Dievakuasi, 59 Masih Hilang

Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 108 Korban Dievakuasi, 59 Masih Hilang

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
  • visibility 212

Kabarjatengterkini.com – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, TNI, dan sejumlah instansi terkait terus melanjutkan pencarian dan evakuasi korban dari runtuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Hingga Jumat (3/10) pagi, jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 108 orang. Dari jumlah tersebut, 103 orang dinyatakan selamat, sementara 5 korban meninggal dunia. Sementara itu, 59 orang lainnya masih hilang dan upaya pencarian terus dilakukan dengan maksimal.

Petugas Mulai Gunakan Alat Berat

Pada Kamis (2/10), alat berat mulai diterjunkan untuk membantu proses evakuasi. Sebelumnya, petugas lebih memilih menggunakan metode manual karena kekhawatiran material bangunan dapat menimpa korban yang masih hidup.

Namun, dengan tidak ditemukannya tanda-tanda kehidupan pada korban yang terperangkap, alat berat seperti crane akhirnya digunakan untuk mengangkat reruntuhan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, yang turut memantau langsung proses evakuasi, menyampaikan bahwa penggunaan alat berat dilakukan dengan sangat hati-hati untuk meminimalisir risiko bagi korban yang masih terjebak.

“Tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan yang ditemukan di bawah reruntuhan. Itu sudah dijelaskan kepada keluarga dan mereka juga setuju dengan penggunaan alat berat. Tentu, alat berat akan digunakan dengan sangat hati-hati,” ungkap Pratikno di posko asrama putri Ponpes Al-Khoziny pada Kamis (2/10).

Proses Evakuasi Terus Berjalan

Pratikno menjelaskan bahwa upaya pencarian korban dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat pentingnya menemukan korban dalam keadaan selamat. Namun, meskipun ada korban yang berhasil diselamatkan, beberapa di antaranya ditemukan sudah meninggal.

“Beberapa korban sudah bisa diselamatkan dan ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, di rumah sakit, ada juga yang sudah tidak tertolong,” lanjut Pratikno.

Tes DNA Untuk Identifikasi Korban

Pada Kamis (2/10), para orang tua korban mulai menjalani tes Deoxyribonucleic Acid (DNA) untuk proses identifikasi. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mengatakan bahwa tes DNA ini bertujuan untuk mencocokkan identitas korban dengan orang tua mereka.

“Tes DNA dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Siti Hajar Sidoarjo untuk memastikan identitas korban,” ujar Suharyanto.

Ia menambahkan bahwa meskipun korban yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, proses penyelamatan tetap diutamakan dengan korban yang ditemukan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi.

Presiden Prabowo Berikan Bantuan Kepada Keluarga Korban

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cak Imin, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo turut berduka cita atas peristiwa yang menimpa Ponpes Al-Khoziny.

“Sampai hari ini, Pak Presiden turut berduka cita atas peristiwa ini,” kata Cak Imin setelah meninjau lokasi bangunan yang ambruk.

Cak Imin juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap insiden ini dan telah memerintahkan agar keluarga korban diberikan bantuan. Pemerintah memastikan akan terus memberikan dukungan kepada para keluarga yang terdampak oleh peristiwa ini, baik dalam hal materi maupun moril.

Proses Hukum Akan Dilakukan Setelah Pencarian Selesai

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa setelah proses evakuasi selesai, permasalahan hukum terkait insiden ini akan diusut oleh pihak kepolisian.

Namun, pengusutan baru akan dilakukan setelah pencarian dan pertolongan korban selesai untuk memastikan bahwa upaya penyelamatan tidak terhambat oleh proses hukum.

“Ini adalah domainnya kepolisian. Namun, pengusutan akan ditunda hingga pencarian korban selesai. Semua pihak tahu bahwa setiap kejadian yang menimbulkan korban jiwa harus diselidiki.

Namun, kami belum bisa membahas penyebab insiden ini saat ini,” ujar Suharyanto di posko asrama putri Ponpes Al-Khoziny. Ia menambahkan bahwa sementara ini, fokus masih pada proses pencarian korban dan keselamatan mereka.

Suharyanto juga mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah memulai upaya investigasi dengan memanggil orang tua, santri, dan pihak pesantren untuk memberikan informasi. Namun, hingga saat ini, semua pihak masih lebih fokus pada pencarian korban yang belum ditemukan.

Penyebab Ambruknya Bangunan Belum Diketahui

Suharyanto juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny. “Kami masih fokus pada penanggulangan bencana. Kami belum mendalami penyebab ambruknya bangunan,” kata Suharyanto.

Hal ini menunjukkan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan setelah keadaan darurat selesai ditangani. Masyarakat dan keluarga korban saat ini lebih memprioritaskan keselamatan anak-anak mereka yang masih terjebak.

Insiden ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo yang terjadi beberapa hari lalu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Tim SAR gabungan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan korban yang masih terperangkap, sementara proses identifikasi dan tes DNA dilakukan untuk memastikan identitas korban yang sudah ditemukan. Pemerintah, melalui berbagai instansi, berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban dan memastikan bahwa insiden ini diusut secara menyeluruh setelah pencarian korban selesai.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 150
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 600 orang dari kelompok rentan mendapatkan bantuan berupa beras dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Adapun yang termasuk kelompok rentan meliputi buruh tani, penggali kubur, janda, tukang parkir, ojek pangkalan, dan lainnya. Diketahui, setiap penerima mendapatkan bantuan beras beberat 10kg, sehingga total bantuan yang digelontorkan sebanyak 6 ton. Penyerahan bantuan […]

  • Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto

    Ribuan ASN di Brebes Diduga Manipulasi Presensi, Wamendagri: Bisa Diberhentikan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Brebes terancam sanksi pemecatan jika terbukti melakukan pelanggaran serius. Mereka diduga menggunakan bantuan aplikasi tidak resmi untuk memanipulasi kehadiran. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, perilaku tersebut sudah melanggar aturan kepegawaian, sehingga ASN yang melanggar bisa dikenai sanksi berupa teguran […]

  • Pemkot Salatiga Terbuka pada Pengembangan Kajian Prasejarah di Daerahnya

    Pemkot Salatiga Terbuka pada Pengembangan Kajian Prasejarah di Daerahnya

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

      Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terbuka pada pengembangan edukasi prasejarah di wilayahnya. Hal ini diperkuat dengan penyambutan profesor dan arkeolog paleolitik asal Prancis, François Sémah pada Senin (13/10/2025) kemarin. Sebagai informasi, Profesor Sémah dikenal sebagai salah satu arkeolog yang banyak memberikan kontribusi dalam penelitian prasejarah di Indonesia. Ia juga telah berkolaborasi dengan para […]

  • Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengupayakan pelatihan tanggap bencana ke masyarakat. Upaya ini juga menyasar para difabel di wilayahnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa pelatihan tanggap kebencanaan terhadap difabel penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan saat terjadi bencana. Sehingga, pihaknya berkoordinasi dengan PMI dan BPBD terkait hal ini. “Kawan-kawan difabel […]

  • Inggris Buka Potensi Kerja Sama di Bidang Pengelolaan Sampah EBT dengan Pemprov Jateng

    Inggris Buka Peluang Kerja Sama di Bidang Pengelolaan Sampah EBT dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 229
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah (Jateng) disebut memiliki potensi investasi yang besar, terlebih di sektor energi baru terbarukan (EBT). Potensi tersebut menarik perhatian Inggris untuk memulai kerja sama dengan Pemprov Jateng di sejumlah bidang. Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey usai kegiatan Central Java Investment Business Forum […]

  • ponsel

    Polisi Masih Telusuri Jejak Digital, Ponsel Diplomat Arya Daru Pangayunan Belum Ditemukan

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ponsel milik diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39), yang ditemukan tewas di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, masih belum ditemukan hingga hari ini, Senin (28/7/2025). Pihak kepolisian menyatakan kehilangan perangkat penting tersebut tidak menghambat proses penyelidikan yang masih berlangsung. Arya diketahui terakhir kali menggunakan ponselnya untuk berkomunikasi dengan istrinya […]

expand_less