Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 108 Korban Dievakuasi, 59 Masih Hilang

Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 108 Korban Dievakuasi, 59 Masih Hilang

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
  • visibility 209

Kabarjatengterkini.com – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, TNI, dan sejumlah instansi terkait terus melanjutkan pencarian dan evakuasi korban dari runtuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Hingga Jumat (3/10) pagi, jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 108 orang. Dari jumlah tersebut, 103 orang dinyatakan selamat, sementara 5 korban meninggal dunia. Sementara itu, 59 orang lainnya masih hilang dan upaya pencarian terus dilakukan dengan maksimal.

Petugas Mulai Gunakan Alat Berat

Pada Kamis (2/10), alat berat mulai diterjunkan untuk membantu proses evakuasi. Sebelumnya, petugas lebih memilih menggunakan metode manual karena kekhawatiran material bangunan dapat menimpa korban yang masih hidup.

Namun, dengan tidak ditemukannya tanda-tanda kehidupan pada korban yang terperangkap, alat berat seperti crane akhirnya digunakan untuk mengangkat reruntuhan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, yang turut memantau langsung proses evakuasi, menyampaikan bahwa penggunaan alat berat dilakukan dengan sangat hati-hati untuk meminimalisir risiko bagi korban yang masih terjebak.

“Tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan yang ditemukan di bawah reruntuhan. Itu sudah dijelaskan kepada keluarga dan mereka juga setuju dengan penggunaan alat berat. Tentu, alat berat akan digunakan dengan sangat hati-hati,” ungkap Pratikno di posko asrama putri Ponpes Al-Khoziny pada Kamis (2/10).

Proses Evakuasi Terus Berjalan

Pratikno menjelaskan bahwa upaya pencarian korban dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat pentingnya menemukan korban dalam keadaan selamat. Namun, meskipun ada korban yang berhasil diselamatkan, beberapa di antaranya ditemukan sudah meninggal.

“Beberapa korban sudah bisa diselamatkan dan ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, di rumah sakit, ada juga yang sudah tidak tertolong,” lanjut Pratikno.

Tes DNA Untuk Identifikasi Korban

Pada Kamis (2/10), para orang tua korban mulai menjalani tes Deoxyribonucleic Acid (DNA) untuk proses identifikasi. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mengatakan bahwa tes DNA ini bertujuan untuk mencocokkan identitas korban dengan orang tua mereka.

“Tes DNA dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Siti Hajar Sidoarjo untuk memastikan identitas korban,” ujar Suharyanto.

Ia menambahkan bahwa meskipun korban yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, proses penyelamatan tetap diutamakan dengan korban yang ditemukan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi.

Presiden Prabowo Berikan Bantuan Kepada Keluarga Korban

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cak Imin, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo turut berduka cita atas peristiwa yang menimpa Ponpes Al-Khoziny.

“Sampai hari ini, Pak Presiden turut berduka cita atas peristiwa ini,” kata Cak Imin setelah meninjau lokasi bangunan yang ambruk.

Cak Imin juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap insiden ini dan telah memerintahkan agar keluarga korban diberikan bantuan. Pemerintah memastikan akan terus memberikan dukungan kepada para keluarga yang terdampak oleh peristiwa ini, baik dalam hal materi maupun moril.

Proses Hukum Akan Dilakukan Setelah Pencarian Selesai

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa setelah proses evakuasi selesai, permasalahan hukum terkait insiden ini akan diusut oleh pihak kepolisian.

Namun, pengusutan baru akan dilakukan setelah pencarian dan pertolongan korban selesai untuk memastikan bahwa upaya penyelamatan tidak terhambat oleh proses hukum.

“Ini adalah domainnya kepolisian. Namun, pengusutan akan ditunda hingga pencarian korban selesai. Semua pihak tahu bahwa setiap kejadian yang menimbulkan korban jiwa harus diselidiki.

Namun, kami belum bisa membahas penyebab insiden ini saat ini,” ujar Suharyanto di posko asrama putri Ponpes Al-Khoziny. Ia menambahkan bahwa sementara ini, fokus masih pada proses pencarian korban dan keselamatan mereka.

Suharyanto juga mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah memulai upaya investigasi dengan memanggil orang tua, santri, dan pihak pesantren untuk memberikan informasi. Namun, hingga saat ini, semua pihak masih lebih fokus pada pencarian korban yang belum ditemukan.

Penyebab Ambruknya Bangunan Belum Diketahui

Suharyanto juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny. “Kami masih fokus pada penanggulangan bencana. Kami belum mendalami penyebab ambruknya bangunan,” kata Suharyanto.

Hal ini menunjukkan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan setelah keadaan darurat selesai ditangani. Masyarakat dan keluarga korban saat ini lebih memprioritaskan keselamatan anak-anak mereka yang masih terjebak.

Insiden ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo yang terjadi beberapa hari lalu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Tim SAR gabungan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan korban yang masih terperangkap, sementara proses identifikasi dan tes DNA dilakukan untuk memastikan identitas korban yang sudah ditemukan. Pemerintah, melalui berbagai instansi, berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban dan memastikan bahwa insiden ini diusut secara menyeluruh setelah pencarian korban selesai.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Semarang Percepat Penguatan Tanggul dengan Sandbag dan Pemasangan Trucuk Bambu

    Pemkot Semarang Percepat Penguatan Tanggul dengan Sandbag dan Pemasangan Trucuk Bambu

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempercepat penguatan tanggul di sejumlah wilayah yang dianggap kritis. Adapun fokus utamanya di Rowosari, Sampangan, Mayangsari, hingga di kawasan Perumahan Dinar Indah, Meteseh. Penguatan tanggul dilakukan tak hanya dengan pemasangan sandbag, namun juga trucuk bambu untuk menguatkan struktur. Di Perumahan Dinar Indah, penguatan tanggul dilakukan di sepanjang 30 […]

  • Libatkan Masyarakat, Mendiktisaintek Bantah Lepas Tanggung Jawab Akreditasi Program Studi

    Libatkan Masyarakat, Mendiktisaintek Bantah Lepas Tanggung Jawab Akreditasi Program Studi

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Libatkan masyarakat dalam akreditasi program studi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto membantah hal itu bentuk pelepasan tanggung jawab pemerintah. Hal ini disampaikannya dalam sidang pengujian materi Pasal 60 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) serta Pasal 55 ayat (5), ayat (6), ayat […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Penanggulangan TBC guna Suburkan Investasi

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mulai mengaktifkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB). Selain itu, pihaknya juga membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) di provinsi dan masing-masing kabupaten/ kota. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin terkait upaya percepatan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah. Untuk menyukseskan program ini, Pemprov […]

  • Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersedia menampung seluruh aspirasi mantan pekerja PT Sritex. Pasalnya, ribuan massa tersebut menuntut pesangon yang belum dibayar perusahaan usai pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebelumnya, Perwakilan Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Tekstil Sandang dan Kulit Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Eko Widaryanto mengatakan, sekitar 8.500-an eks karyawan belum […]

  • Jaga Iklim Investasi di Jateng, 11 Kabupaten/Kota Bentuk Satgas Antipremanisme

    Jaga Iklim Investasi di Jateng, 11 Kabupaten/Kota Bentuk Satgas Antipremanisme

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) telah membentuk satuan tugas (Satgas) Antipremanisme. Tujuannya, untuk ketertiban masyarakat, serta menjaga iklim investasi tetap kondusif. Setidaknya, sudah ada 11 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang telah membentuk Satgas ini. Satgas ini bertugas untuk melakukan penanganan dan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan terafiliasi kegiatan premanisme. “Sebelas kabupaten/kota […]

  • 3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tiga remaja perempuan tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Argo Merbabu yang melintas di jalur hilir antara Stasiun Batang-Stasiun Pekalongan, tepat Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Ketiga korban masing-masing berinisial AFJ (15), IS (15), dan AP (16) merupakan warga Kedungmiri Barat, Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, mereka disebut sedang berjalan […]

expand_less