Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tekan Open Dumping, 2 Daerah Menyusul Jadi Kawasan Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

Tekan Open Dumping, 2 Daerah Menyusul Jadi Kawasan Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
  • visibility 108

Kabarjatengterkini.com – Pekalongan Raya dan Tegal Raya menyusul menjadi kawasan pengelolaan sampah berbasis aglomerasi. Hal ini ditujukan untuk mengurangi praktik open dumping yang sudah dilarang oleh pemerintah pusat.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dengan penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

“Pengelolaan ini harapannya berkontribusi langsung dalam pengurangan sampah nasional sebesar 3.000 ton per hari,” kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Sebagai informasi, pengelolaan sampah berbasis regional atau aglomerasi memungkinkan sampah-sampah dari sejumlah daerah dikumpulkan dalam satu tempat, kemudian diolah dengan sistem yang lebih modern.

Aglomerasi Pekalongan Raya terdiri atas Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Batang. Sedangkan, tempat pengolahan sampahnya akan ditempatkan di Kota Pekalongan. Aglomerasi Tegal Raya meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes, serta tempat pengolahan sampah ada di Kabupaten Tegal.

Dua aglomerasi tersebut menambah jumlah penyelenggaraan aglomerasi pengolahan sampah di Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya, sudah ada aglomerasi pengolahan sampah Semarang Raya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, selain pengelolaan sampah berbasis aglomerasi, Pemprov Jateng juga mulai mengembangkan teknologi refuse derived fuel (RDF) di sejumlah daerah.

“Selain pengelolaan sampah secara aglomerasi, Pemprov Jateng yang mulai mengembangkan refuse derived fuel (RDF) di sejumlah daerah, di antaranya di Magelang, Banyumas, Cilacap dan lain sebagainya,” jelas Luthfi.

Harapannya, strategi ini dapat mengurangi jumlah sampah di wilayahnya yang mencapai 17.300 ton per hari. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api Abadi Mrapen Padam

    Api Abadi Mrapen Padam, Cabdin ESDM Kendeng Selatan Bakal Cek Selasa Depan

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh di media sosial fenomena Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Fenomena ini ternyata bukan kali pertama yang terjadi. Menanggapi hal tersebut, Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (Cabdin ESDM) Wilayah Kendeng Selatan membenarkan peristiwa tersebut. Meski demikian, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas ESDM Induk. “Nggih […]

  • label makanan

    Cara Baca Label Makanan yang Mudah agar Lebih Cermat Memilih Makanan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memahami cara baca label makanan adalah langkah penting untuk menjaga pola makan sehat dan memilih produk yang tepat. Label makanan memberikan informasi penting seperti kandungan gizi, bahan-bahan, dan tanggal kedaluwarsa. Namun, tidak semua orang tahu cara membacanya dengan benar. Dengan memahami label makanan secara cermat, Anda bisa menghindari bahan yang tidak diinginkan, membatasi konsumsi […]

  • Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto

    Ribuan ASN di Brebes Diduga Manipulasi Presensi, Wamendagri: Bisa Diberhentikan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Brebes terancam sanksi pemecatan jika terbukti melakukan pelanggaran serius. Mereka diduga menggunakan bantuan aplikasi tidak resmi untuk memanipulasi kehadiran. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, perilaku tersebut sudah melanggar aturan kepegawaian, sehingga ASN yang melanggar bisa dikenai sanksi berupa teguran […]

  • Inggris Buka Potensi Kerja Sama di Bidang Pengelolaan Sampah EBT dengan Pemprov Jateng

    Inggris Buka Peluang Kerja Sama di Bidang Pengelolaan Sampah EBT dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 294
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah (Jateng) disebut memiliki potensi investasi yang besar, terlebih di sektor energi baru terbarukan (EBT). Potensi tersebut menarik perhatian Inggris untuk memulai kerja sama dengan Pemprov Jateng di sejumlah bidang. Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey usai kegiatan Central Java Investment Business Forum […]

  • 10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 10 pelajar dari Jawa Barat (Jabar) nekat menerobos pagar pembatas di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan. Aksi tersebut diduga dipicu lantaran anak-anak tersebut tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sisi selatan area Candi […]

  • Besaran Insentif Guru Agama di Jateng Bakal Naik

    Besaran Insentif Guru Agama di Jateng Bakal Naik

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Alokasi anggaran insentif guru agama disebut bakal dinaikkan dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar pada 2026. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin baru-baru ini. “Insyaallah tahun 2026 akan kami tingkatkan insentif yang diberikan ke guru agama, dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar,” kata dia saat menghadiri acara di […]

expand_less