Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Alexandr Wang Serukan Remaja Fokus pada “Vibe-Coding” untuk Kuasai Teknologi AI dan Masa Depan Karier

Alexandr Wang Serukan Remaja Fokus pada “Vibe-Coding” untuk Kuasai Teknologi AI dan Masa Depan Karier

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
  • visibility 151

Kabarjatengterkini.com – Alexandr Wang, Chief AI Officer Meta, baru-baru ini memberikan pernyataan yang memicu perhatian dalam dunia teknologi.

Dalam sebuah wawancara di podcast TBPN, Wang menyerukan agar generasi muda, terutama remaja, fokus menghabiskan waktu mereka untuk belajar dan berlatih dalam dunia “vibe-coding.”

Vibe-coding sendiri merupakan pendekatan baru dalam pengembangan perangkat lunak yang melibatkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan kode hanya dengan menggunakan bahasa alami, seperti bahasa Inggris atau Indonesia.

Menurut Wang, saat ini adalah waktu yang tepat bagi remaja untuk memanfaatkan kemajuan teknologi AI, terutama dalam bidang pemrograman, karena potensi besar yang dimiliki oleh AI dalam menulis kode.

Wang bahkan menyarankan agar remaja berusia 13 tahun menghabiskan seluruh waktunya untuk mempelajari dan berlatih vibe-coding jika mereka ingin meraih kesuksesan di dunia teknologi.

Apa Itu Vibe-Coding dan Mengapa Itu Penting?

Vibe-coding adalah pendekatan pengkodean baru di mana seorang pemrogram memberikan instruksi dalam bahasa sehari-hari untuk menghasilkan kode secara otomatis menggunakan AI.

Dengan menggunakan alat pembuat kode berbasis AI seperti Replit atau Cursor, bahkan orang tanpa keahlian pengkodean dapat membuat aplikasi dan perangkat lunak baru hanya dengan mengetikkan perintah atau instruksi sederhana.

Dalam wawancaranya, Wang menyatakan bahwa AI kini memiliki kemampuan luar biasa untuk menulis kode, yang menandakan terobosan besar dalam dunia teknologi.

“Jika kamu berusia 13 tahun, kamu harus menghabiskan seluruh waktumu untuk vibe-coding. Begitulah seharusnya kamu menjalani hidup,” ujar Wang.

Baginya, kemampuan AI dalam menulis kode merupakan momen revolusioner yang akan mengubah wajah industri teknologi dalam beberapa tahun ke depan.

Peluang Besar untuk Generasi Muda

Wang percaya bahwa remaja yang serius ingin berkarier di dunia teknologi harus memanfaatkan alat-alat AI ini untuk mempelajari dan mengembangkan keterampilan pengkodean mereka.

“Jika kamu mendedikasikan 10.000 jam untuk mempelajari dan berlatih menggunakan perangkat AI, itu akan memberikan keuntungan besar dalam jangka panjang,” jelas Wang.

Menurutnya, dalam lima tahun ke depan, teknologi AI akan semakin berkembang hingga mencapai titik di mana model AI mampu menulis “seluruh kode” yang pernah ia kerjakan.

Hal ini tidak hanya menunjukkan kemajuan teknologi yang pesat, tetapi juga menciptakan peluang bagi siapa saja, terutama para remaja, untuk lebih mudah terlibat dalam pengembangan perangkat lunak tanpa harus memiliki latar belakang rekayasa komputer yang mendalam.

Perubahan Peran Insinyur di Era AI

Seiring dengan berkembangnya kemampuan AI dalam menulis kode, Wang memprediksi bahwa peran seorang insinyur perangkat lunak akan berubah drastis.

“Saya pikir pada dasarnya, peran seorang insinyur sekarang sangat berbeda dibandingkan sebelumnya,” ujar Wang. Dengan adanya AI yang dapat menghasilkan kode dengan cepat dan efisien, insinyur perangkat lunak akan lebih fokus pada pengembangan ide dan inovasi, sementara AI akan menangani sebagian besar pekerjaan teknis yang sebelumnya memerlukan keterampilan pengkodean tingkat tinggi.

Meta AI Labs: Menjadi Pusat Kecerdasan Super

Sebagai Chief AI Officer di Meta, Wang juga berbicara tentang perjalanan dan pencapaiannya dalam membangun Meta Superintelligence Labs (MSL), yang berfokus pada pengembangan AI. Ia mengungkapkan bahwa tim MSL yang lebih kecil dan lebih berbakat ini telah berhasil menciptakan berbagai inovasi luar biasa dalam waktu singkat.

“Tim kami lebih kecil dan lebih berbakat daripada lab lainnya. Lab lainnya mungkin 10 kali lebih besar, dan tim kami hanya terdiri dari sekitar 100 ilmuwan AI,” ungkap Wang.

Wang sebelumnya juga dikenal sebagai pendiri ScaleAI, sebuah perusahaan teknologi yang bergerak dalam pelabelan data dan diakuisisi oleh Meta pada tahun 2025 dengan nilai investasi sebesar 14,3 juta dolar AS.

Dengan pengalamannya di ScaleAI dan Meta, Wang berkomitmen untuk memajukan penelitian dan pengembangan AI demi menciptakan kecerdasan super yang dapat bermanfaat bagi masyarakat global.

Meneladani Bill Gates: Belajar Keterampilan Teknologi Sejak Dini

Wang tidak hanya menyarankan remaja untuk menguasai teknologi AI, tetapi juga untuk mengikuti jejak para tokoh teknologi besar seperti Bill Gates. Gates, yang dikenal sebagai pendiri Microsoft, memulai perjalanan kariernya di bidang teknologi sejak usia muda, dan hal itu terbukti membawa kesuksesan besar bagi dirinya.

Wang percaya bahwa, seperti Bill Gates, remaja harus meluangkan waktu mereka untuk mempelajari keterampilan teknologi yang relevan, termasuk menggunakan alat pengodean berbasis AI.

Masa Depan Teknologi Ada di Tangan Remaja

Vibe-coding menawarkan peluang besar bagi generasi muda yang ingin memasuki dunia teknologi dengan cara yang lebih mudah dan efisien.

Dengan menggunakan alat pembuat kode AI, siapa saja dapat mulai menciptakan aplikasi atau perangkat lunak baru tanpa perlu menjadi seorang ahli pengkodean. Alexandr Wang meyakini bahwa remaja yang memanfaatkan perkembangan ini sekarang akan memiliki keuntungan besar di masa depan.

Dengan peran AI yang semakin dominan dalam dunia pengkodean, para remaja yang menghabiskan waktunya untuk mengasah keterampilan dalam vibe-coding akan menjadi pionir dalam industri teknologi.

Ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan oleh siapa pun yang ingin meraih kesuksesan dalam dunia yang semakin bergantung pada kecerdasan buatan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jateng Upayakan Pengentasan Kemiskinan dengan Collaborative Governance

    Jateng Upayakan Pengentasan Kemiskinan dengan Collaborative Governance

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Angka kemiskinan masih menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Berbagai langkah telah dilakukan untuk menekan angka kemiskinan di wilayahnya, mulai dari pemberian bantuan hingga peluang investasi untuk memperluas lapangan pekerjaan. Ahmad Luthfi mengatakan bahwa dalam upaya pengentasan kemiskinan, penting untuk menggandeng berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Menurutnya, permasalahan tersebut membutuhkan sinergitas lintas sektor. […]

  • fakta

    5 Fakta Menarik tentang Splendid Leaf Frog yang Perlu Kamu Ketahui

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Splendid Leaf Frog adalah salah satu spesies katak yang memukau dengan penampilan unik dan warna cerahnya. Hewan amfibi ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki beberapa fakta menarik yang jarang diketahui oleh banyak orang. Dalam artikel ini, kita akan membahas 5 fakta utama tentang Splendid Leaf Frog yang bisa menambah wawasanmu tentang […]

  • lazy

    5 Perbedaan antara Soft Life dan Lazy Life yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Belakangan ini, istilah “soft life” semakin populer di kalangan anak muda, terutama generasi Z dan milenial. Gaya hidup ini sering dikaitkan dengan ketenangan, kenyamanan, dan menjauh dari stres. Namun, masih banyak yang salah kaprah dan menganggap soft life sebagai bentuk dari lazy life alias hidup malas-malasan. Padahal, soft life dan lazy life adalah dua […]

  • yusril

    Yusril Ihza Mahendra Minta Polri Proses Etik Bripda MS Kasus Anak Tewas di Tual Maluku

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra meminta Polri untuk menindak tegas secara etik anggota Brimob berinisial Bripda MS terkait kasus penganiayaan seorang anak hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku. Pernyataan resmi Yusril diterima di Jakarta pada Minggu, 22 Februari 2026, menegaskan bahwa setiap orang, termasuk […]

  • Heboh Kemunculan Situs Palsu SPMB Kota Solo Jelang Tahun Ajaran Baru

    Heboh Kemunculan Situs Palsu SPMB Kota Solo Jelang Tahun Ajaran Baru

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh situs palsu terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Solo menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Namun, situs itu tidak menampilkan foto Wali Kota Solo, melainkan Wali Kota Riau. Sebagai informasi, laman website tersebut menggunakan alamat seperti sd.spmbsolo.com, smp.spmbsolo.com, spmb.smpn1surakarta.com, dan spmb.sman1surakarta.com. Situs-situs tiruan tersebut bahkan menempati hasil pencarian tertinggi. Pemerintah Kota Solo […]

  • jeffrey

    Profil Jeffrey Epstein, Miliarder di Balik Skandal Besar

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Nama Jeffrey Epstein kembali menjadi perbincangan global. Kasusnya bahkan disebut-sebut sebagai salah satu skandal terbesar yang pernah mengguncang dunia. Tidak hanya ramai dibahas di luar negeri, warganet Indonesia pun ikut menyoroti sosok kontroversial ini. Perhatian publik semakin meningkat setelah dokumen raksasa yang dikenal sebagai “Epstein Files” dirilis. Berkas tersebut dikabarkan mencapai sekitar tiga juta […]

expand_less