1.257 Petak Lahan di Jateng Siap Dibangun Gudang Koperasi Merah Putih
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sab, 22 Nov 2025
- visibility 66

Foto: Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah 2025 (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 1.257 petak lahan di Jawa Tengah disiapkan untuk pembangunan gudang dalam rangka mendukung kelancaran program Koperasi Merah Putih.
Seribu lebih petak lahan tersebut termasuk dalam 16 ribu lahan yang secara nasional siap dilakukan pembangunan fisik. Sementara itu, masih ada 16 ribu lebih lahan lainnya di seluruh Indonesia yang akan dibangun oleh pemerintah terkait program ini.
“Saat ini progresnya berjalan terus, ada 1.257 lahan yang sudah siap dibangun (gudang),” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM) Provinsi Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, Jumat (21/11/2025).
Sementara itu, Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono menyebutkan, pihaknya mengharapkan pembangunan gudang penunjang Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia bisa rampung tahun depan.
“Datanya terus di-update setiap hari. Mudah-mudahan tahun depan bisa selesai,” katanya.
Pembangunan gudang tersebut diproyeksikan mampu bersinergi dengan lembaga lainnya, mulai dari koperasi-koperasi yang sudah ada, Badan Usaha milik Desa (Bumdes), warung, hingga pasar tradisional.
“Kita akan bangun sinergi bersama. Bangun ekonomi rakyat secara bersama-sama,” ucap Ferry.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin turut mengimbau kepada Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah agar terus memperkuat sinergi antara koperasi yang sudah ada, seperti Koperasi Unit Desa (KUD), dengan Koperasi Merah Putih untuk menyejahterakan rakyat.
“Dewan Koperasi Wilayah Jawa Tengah ini agar bisa mengatur dan membimbing. Khususnya KUD-KUD dan KDMP, agar bisa bersinergi dan bertumbuh dengan baik,” katanya.
Sampai dengan Oktober 2025, sudah ada 8.523 unit Koperasi Merah Putih yang telah berbadan hukum, dan 3.891 unit di antaranya sudah beroperasi dengan jumlah anggota koperasi mencapai 136.112 orang. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

