Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lubang di Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Diperparah karena Intensitas Hujan Tinggi

Lubang di Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Diperparah karena Intensitas Hujan Tinggi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • visibility 72

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Semarang menyebut kondisi Jalan Prof Dr Hamka, Kecamatan Ngaliyan, masih ada yang berlubang di beberapa titik. Bahkan, jalan berlubang dinilai dalam atau sekitar 3-5 sentimeter.

Lubang jalan itu disebut sudah ada sejak lama, namun kondisi kerusakan jalan diperparah karena tingginya intensitas hujan selama beberapa waktu terakhir ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto turut merespon hal ini. Ia mengatakan, perbaikan jalan rusak di Jalan Prof Hamka dan Jalan Soekarno-Hatta sudah masuk dalam program prioritas.

Proses perbaikan sudah dimulai sejak Jumat (23/1/2026), kemudian akan dilanjutkan secara bertahap. Ia memastikan, pengerjaan jalan tersebut dilakukan berdasarkan standar teknis untuk mencegah kerusakan berulang.

“Prioritas jalan rusak ini terutama di Jalan Prof Dr Hamka. Selain itu juga Jalan Soekarno-Hatta, ini (lubangnya) kecil-kecil, tapi banyak,” ungkapnya, dikutip Detik.

“Kami sudah mulai sejak Jumat kemarin dan minggu depan berlanjut. Kita lakukan penyisiran terus sampai semuanya bisa terakomodir, termasuk di wilayah pinggiran,” lanjut dia.

Menurutnya, lubang-lubang yang muncul disebabkan oleh air hujan, sehingga kualitas aspal menurun. Harapannya, hal ini tidak menyebabkan kecelakaan, sehingga masyarakat juga diimbau untuk waspada dan berhati-hati saat melintas.

“Karena aspal itu lawannya air. Kalau aspal kena hujan langsung pasti kinerja aspalnya berkurang. Kecuali kalau sudah rigid semuanya, kena hujan nggak masalah,” terangnya.

Lebih lanjut, Suwarto menjelaskan bahwa sebelum melakukan pengerjaan, ada serangkaian tahapan yang harus dilalui mulai dari proses e-katalog sampai dengan pembelian. Pihaknya mengaku akan mengebut pekerjaan perbaikan jalan mulai minggu ini.

“Saya mohon maaf ke masyarakat, memang kalau di awal-awal tahun anggaran ini kan tidak langsung kita bisa membeli, kan ada proses e-katalog, kemudian sekarang ada aturan lagi harus mini kompetisi,” tutur Suwarto.

“Dan Alhamdulillah sudah, kita dapat material, minggu depan Insyaallah kita kebut semuanya. Saya minta untuk tetap hati-hati masyarakat untuk dalam berkendara terutama pengendara motor,” sambungnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • program mudik

    Ribuan Orang Telah Daftarkan Diri di Program Mudik Gratis Pemprov Jateng

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan orang sudah mendaftarkan diri ke dalam Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 oleh Pemprov Jateng. Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara Pemda di Jawa Tengah, OPD, pihak swasta, hingga paguyuban masyarakat. Saat ini, sudah ada 1.927 orang peminat yang mendaftarkan diri dengan beberapa tujuan, mulai dari Sukoharjo, Cilacap, Wonogiri, Purworejo, Kebumen, […]

  • trump

    Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghebohkan panggung geopolitik global. Rencana kontroversialnya untuk mengakuisisi Greenland kini bukan lagi sekadar wacana. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa opsi pengambilalihan pulau terbesar di dunia itu sedang dibahas secara serius sebagai bagian dari strategi keamanan nasional Amerika Serikat. Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, dinilai […]

  • lazy

    5 Perbedaan antara Soft Life dan Lazy Life yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Belakangan ini, istilah “soft life” semakin populer di kalangan anak muda, terutama generasi Z dan milenial. Gaya hidup ini sering dikaitkan dengan ketenangan, kenyamanan, dan menjauh dari stres. Namun, masih banyak yang salah kaprah dan menganggap soft life sebagai bentuk dari lazy life alias hidup malas-malasan. Padahal, soft life dan lazy life adalah dua […]

  • Pemprov Jateng Siapkan Rencana Penyerapan APBD 2026 di Awal Tahun

    Pemprov Jateng Siapkan Rencana Penyerapan APBD 2026 di Awal Tahun

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah tetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Sehingga, penyerapan anggaran tersebut bisa segera dilakukan. Biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ) juga telah diinstruksikan untuk segera menyiapkan proses pengadaan 2026. Persiapan lebih awal akan memantapkan program, sehingga pelaksanaannya lebih maksimal. “Kita sudah memasuki tahun 2026. […]

  • kasus

    MAKI Tolak Pelimpahan Kasus Jaksa Nakal ke Kejagung, Boyamin: Rawan Jeruk Makan Jeruk

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menolak langkah pelimpahan penanganan oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena sesama institusi penegak hukum menangani pelanggaran yang dilakukan anggotanya sendiri. Boyamin menilai pelimpahan perkara tersebut rawan menimbulkan persepsi […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Perbaikan Jalan Rusak di Pati Dilakukan Setelah Lebaran, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pati baru bisa dilakukan setelah Lebaran 2026. Pasalnya, setiap pengadaan barang dan jasa, termasuk perbaikan jalan, harus menunggu asistensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Mohon maaf masyarakat Kabupaten Pati untuk jalan rusak, baru bisa kita selesaikan setelah Lebaran,” kata Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, […]

expand_less