Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Alokasi Dana Desa 2026 di Jawa Tengah Bakal Diprioritaskan untuk KDMP

Alokasi Dana Desa 2026 di Jawa Tengah Bakal Diprioritaskan untuk KDMP

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • visibility 246

Kabarjatengterkini.com – Alokasi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026 di Jawa Tengah akan diprioritaskan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Besaran Rp6,8 triliun, hanya Rp2,6 triliun saja untuk program selain KDMP, sedangkan Rp4,1 triliun lainnya untuk KDMP.

Besaran DD tahun ini juga turun menjadi Rp6,8 triliun dari Rp7,9 triliun pada tahun 2025. Adanya perubahan tersebut, setiap desa kemungkinan hanya mendapatkan alokasi sebesar Rp300 juta hingga Rp400 juta dari sebelumnya Rp1 miliar.

“Untuk tahun 2025 Dana Desanya Rp 7,9 triliun. Kalau tahun ini per desa akan mendapatkan dana desa antara Rp 300-400 juta,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso, Rabu (19/2/2026), dikutip Detik.

Menurut informasinya, Dana Desa reguler tahun ini akan dicairkan dalam dua tahap, yakni 60 persen pada tahap pertama pada bulan Maret 2026 mendatang dan 40 persen pada tahap kedua pada bulan Juli 2026 kemudian.

Adapun alokasi untuk KDMP sebesar 61 persen atau Rp4,1 triliun. Hal ini mengacu pada kebijakan penyesuaian dana desa yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa.

Anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan fisik gedung maupun pengembangan KDMP, seperti pergudangan hingga penyediaan produk, di masing-masing desa.

Dengan demikian, Dana Desa reguler yang diterima desa untuk tahun ini hanya sebesar Rp 2,6 triliun. Skema pembagian khusus atau earmark yang diterapkan pada tahun sebelumnya pun sudah tidak ada, sehingga setiap desa diharapkan bisa memanfaatkan DD dengan efektif dan efisien.

“(DD) Rp 6,831 triliun, kini menjadi Rp 2,633 triliun, berarti Rp 4,198 triliun untuk KDMP,” ucap Nadi.

“Mohon untuk digunakan dengan efektif dan efisien sesuai dengan fokus penggunaan yang sudah ditetapkan, serta betul-betul dibutuhkan masyarakat desa berdasarkan hasil musdes (musyawarah desa),” lanjut dia.

Pihaknya juga mendorong setiap desa untuk mencari pendanaan dari sumber lain guna menutupi kebutuhan biaya bagi program pembangunan desa lainnya.

“Solusinya desa harus mampu menggali PADesa untuk membiayai pembangunan desa,” ujarnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Bumirejo Pati Pasang Spanduk

    Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Bumirejo Pati Pasang Spanduk

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, protes jalan rusak di wilayahnya tak kunjung diperbaiki. Padahal, kerusakan jalan sepanjang satu kilometer itu sudah terjadi selama satu tahun lebih. Aksi unjuk rasa dilakukan dengan memasang spanduk di sepanjang jalan sejak 3 hari lalu. Spanduk itu bertuliskan, “Kami nggak butuh janji kami butuh bukti”, […]

  • pati

    Pelajar SMP N 1 Kayen Pati Ciptakan Water Detector, Berhasil Sabet Medali Emas di ISIF 2025

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tiga siswa-siswi SMP Negeri 1 Kayen berhasil menciptakan inovasi berupa alat water detector. Alat pendeteksi sumber air ini bahkan berhasil menorehkan prestasi di kompetisi sains bertaraf internasional. Ketiga siswa tersebut berhasil membawa pulang medali emas pada ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 kategori Physics, Energy, and Engineering. Di kompetisi […]

  • pakistan

    Ada Potensi Kerja Sama dengan Pakistan, Mulai dari Kopi Hingga Pendidikan Dokter

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah terbuka bagi investor asing yang ingin menanamkan modalnya. Tak terkecuali Pakistan yang melihat potensi sektor pertanian dan pendidikan di wilayah tengah Jawa. Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut kedatangan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri pada Jumat (31/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, Zahid Hafeez mengungkapkan ketertarikan untuk menjajaki […]

  • Foto: Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang (sumber: Pemkot Semarang)

    Walkot Ajukan Persetujuan DPRD Terkait Pembiayaan Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan layanan masyarakat melalui pengurangan pencemaran udara, Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng melaksanakan uji coba bus listrik Trans Semarang untuk rute koridor 1 pada Rabu (05/11/2025). Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan bus listrik Trans Semarang untuk moda transportasi berkelanjutan di perkotaan yang ramah emisi karbon, guna meningkatkan kualitas udara hingga […]

  • Pemprov Jateng Percepat Pengembangan Pelabuhan Semarang dan Batang

    Pemprov Jateng Percepat Pengembangan Pelabuhan Semarang dan Batang

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mempercepat pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Multipurpose Batang. Ini menjadi komitmen pemprov dalam meningkatkan nilai investasi sekaligus mendongkrak perekonomian daerah. Perlu diketahui, pelabuhan memiliki peran penting dalam menunjang distrubusi logistik di sektor industri. “Jawa Tengah harus punya daya dobrak untuk meningkatkan perekonomian,” kata Luthfi Menurutnya, kondisi […]

  • Perusahaan Konstruksi Tiongkok Jajaki Peluang Investasi di Jateng

    Perusahaan Konstruksi Tiongkok Jajaki Peluang Investasi di Jateng

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus membuka peluang investasi bagi perusahaan dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu yang telah menyatakan minatnya untuk menanamkan modalnya di Jateng adalah perusahaan asal Fujian, China. Diketahui, perusahaan Tiongkok tesebut merupakan perusahaan milik negara di bidang konstruksi. Mereka bergerak di rantai layanan konstruksi terpadu, mulai dari perencanaan, desain, […]

expand_less