Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ada Laporan Dugaan Pengkondisian Pembelian Seragam, Ombudsman Jateng Bakal Telusuri

Ada Laporan Dugaan Pengkondisian Pembelian Seragam, Ombudsman Jateng Bakal Telusuri

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
  • visibility 67

Kabarjatengterkini.com – Ada laporan mengenai dugaan pihak sekolah mengarahkan pembelian seragam sekolah di toko tertentu saat daftar ulang di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Semarang.

Terkait hal ini, Ombudsman Jawa Tengah (Jateng) bakal melakukan penelusuran untuk menindaklanjuti aduan dari wali murid tersebut. Pasalnya, pengkondisian pembelian seragam sekolah bertentangan dengan aturan.

“Penjualan seragam oleh sekolah baik secara langsung maupun tidak langsung itu tidak diperbolehkan. Termasuk mengondisikan agar orang tua membeli ke tempat tertentu, itu kan contoh tidak langsung,” kata Farida, dikutip Detik.

“Itu tidak diperbolehkan dan itu termasuk penyimpangan atau bertentangan dengan peraturan. Jelas sekali larangan seragam itu banyak di peraturan pemerintah,” lanjutnya.

Praktik pengkondisian pembelian seragam tersebut berpotensi menjadi maladministrasi. Apalagi, jika hal tersebut sampai membebani wali murid, bahkan dikhawatirkan hal itu bisa mengarah ke tindak pemerasan.

“Karena itu masuk konteksnya maladministrasi dan berpotensi terjadi pemerasan. Karena orang tua dipaksa membeli di tempat tertentu,” ujarnya.

Sampai saat ini, setidaknya sudah ada sekitar 10 laporan yang berasal dari wali murid berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK. Terkait proses pendalaman, pihaknya telah berkoordinasi dengan Inspektorat, Dinas Pendidikan, dan kepala daerah.

“Per hari ini ada 7, terus masuk lagi, ya sekitar 10 sekarang. Ada sebagian sudah diselesaikan, sudah dihentikan, kemudian ada pemeriksaan internal, masih ada yang berproses,” ungkapnya.

“Kalau memang terbukti ada yang melanggar dan menyimpang, harus diberikan peringatan sesuai dengan mekanisme disiplin PNS,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada orang tua untuk melapor ke Ombudsman jika menemukan atau mengalami praktik serupa.

“Kalau menjadi korban praktik seperti itu, silakan laporkan ke Ombudsman. Kami akan tindak lanjuti sesuai kewenangan yang ada,” kata dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Penyelarasan Program Kelautan dan Perikanan, Pemkab Pati Libatkan Nelayan dan Pelaku Usaha

    Percepat Penyelarasan Program Kelautan dan Perikanan, Pemkab Pati Libatkan Nelayan dan Pelaku Usaha

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Pati mempercepat penyelarasan program kelautan dan perikanan dengan pemerintah pusat dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Pihaknya juga turut melibatkan nelayan dan pelaku usaha perikanan di wilayahnya. “Pati memiliki potensi perikanan tangkap dan budidaya yang besar,” ujar Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Akselerasi Program Kerja […]

  • Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Dimulai 2027, Butuh Waktu Hingga 20 Tahun

    Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Dimulai 2027, Butuh Waktu Hingga 20 Tahun

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembangunan giant sea wall di wilayah Pantai Utara (Pantura) rencananya bakal mulai digarap awal tahun 2027. Pembangunan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga 20 tahun. Hal ini disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini. Pembangunan giant sea wall itu menjadi salah satu proyek strategis pemerintah pusat untuk mencegah ancaman tenggelamnya daratan akibat penurunan muka […]

  • Siswa SMK Kudus Minta Dana MBG Dialokasikan untuk Kesejahteraan Guru, JPPI : Tamparan Bagi Pemerintah

    Siswa SMK Kudus Minta Dana MBG Dialokasikan untuk Kesejahteraan Guru, Ini Kata JPPI

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kudus, Kabarjatengterkini.com – Heboh surat terbuka dari seorang siswa SMK NU Miftahul Falah Kudus, Muhammad Rafif Arsya Maulidi, kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Surat tersebut berisi permintaan pengalokasian anggaran program MBG untuk kesejahteraan guru. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji turut menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan bahwa surat tersebut merupakan bentuk kepekaan […]

  • program mudik

    Ribuan Orang Telah Daftarkan Diri di Program Mudik Gratis Pemprov Jateng

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan orang sudah mendaftarkan diri ke dalam Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 oleh Pemprov Jateng. Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara Pemda di Jawa Tengah, OPD, pihak swasta, hingga paguyuban masyarakat. Saat ini, sudah ada 1.927 orang peminat yang mendaftarkan diri dengan beberapa tujuan, mulai dari Sukoharjo, Cilacap, Wonogiri, Purworejo, Kebumen, […]

  • Heboh Temuan Roti Tawar Berjamur di Menu MBG SMPN 1 Delanggu Klaten

    Heboh Temuan Roti Tawar Berjamur di Menu MBG SMPN 1 Delanggu Klaten

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Heboh temuan roti tawar berjamur di paket menu program makan bergizi gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Delanggu. Roti tawar yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) itu menunjukkan tanda-tanda tak layak makan karena berwarna kebiruan. Hal ini telah dilaporkan ke pihak sekolah, dan sebagian siswa ada yang mengembalikan roti, sedangkan sebagian lagi dibuang. […]

  • Pemprov Jateng Berkomitmen Tambah Satu Sekolah Unggulan Tiap Tahun Mulai 2026

    Pemprov Jateng Berkomitmen Tambah Satu Sekolah Unggulan Tiap Tahun Mulai 2026

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menambah satu sekolah unggulan setiap tahun mulai tahun 2026 mendatang. Program ini turut menjadi upaya dalam mencapai cita-cita generasi emas tahun 2045. “Penambahannya akan kita ajukan ke pemerintah pusat. Semakin banyak sekolah unggulan semakin bagus,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Rabu (8 /10/2025). Penambahan sekolah unggulan ini […]

expand_less