Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terungkap Peran Rektor Unsoed dalam Kasus Gratifikasi dan Pemerasan Calon Mahasiswa Baru

Terungkap Peran Rektor Unsoed dalam Kasus Gratifikasi dan Pemerasan Calon Mahasiswa Baru

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 5

Kabarjatengterkini.com – Terungkap peran Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, dalam kasus gratifikasi dan pemerasan proses penerimaan mahasiswa baru. Tindakan tersebut diduga dilancarakan bersama sejumlah bawahannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyebutkan, Sodiq disebut memberikan akses akun kepada Kepala Bagian (Kabag) Akademik Unsoed Eko Sumanto untuk meloloskan calon mahasiswa baru.

Sodiq juga mengetahui Eko melakukan komunikasi dengan sejumlah pengepul ‘mahar’ yang bernegosiasi dengan calon mahasiswa baru. Menurut penyelidikan, lewat proses tawar menawar tersebut, Eko mengumpulkan Rp1,12 miliar dari salah satu pengepul.

“Dalam komunikasi tersebut diketahui, Eko atas sepengetahuan Akhmad Sodiq melakukan ‘tawar menawar mahar’ dengan pihak pengepul dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri,” kata Taufik, Jumat (21/8/2026) malam, dikutip CNN Indonesia.

“Setelah sepakat mengenai ‘mahar’ tersebut, Eko kemudian menerima uang dari salah satu pihak pengepul para calon mahasiswa baru dengan total mencapai Rp 1,12 miliar (2025-2026),” ia melanjutkan.

Setelahnya, Sodiq mendapatkan laporan penerimaan uang dari Eko, dan keduanya menyepakati untuk memberikan approval terhadap calon mahasiswa yang menyetor uang.

“Atas penerimaan tersebut, Eko melaporkannya kepada Akhmad Sodiq. Bahwa kemudian Akhmad Sodiq memberikan akses user id-nya kepada Eko untuk proses otorisasi ‘klik’ atau memberikan approval pada calon mahasiswa baru yang telah memberikan uang,” ungkap Taufik.

KPK turut menjelaskan klaster terkait dugaan tindak pidana gratifikasi dan pemerasan dalam proses seleksi. Pertama, pemerasan kepada orang tua calon mahasiswa yang ingin masuk Fakultas Kedokteran dengan menyetorkan uang Rp650 juta.

Selanjutnya, klaster kedua berupa penerimaan gratifikasi seleksi mahasiswa baru senilai Rp 680 juta, serta klaster ketiga terkait pengumpulan uang dari calon mahasiswa baru oleh pengepul atas sepengetahuan Akhmad Sodiq.

Selain Sodiq, sejumlah pihak turut diterapkan sebagai tersangka kasus ini, di antaranya Norman Arie Prayoga selaku Wakil Rektor III Unsoed; Eko Sumanto selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed; dan pihak swasta Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • nilai tukar

    Nilai Tukar Rupiah 2025: Pernah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Kronologi dan Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Tahun 2025 menjadi periode yang penuh gejolak bagi perekonomian Indonesia. Di tengah ketidakpastian global yang kian menekan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak liar bak roller coaster. Mata uang Garuda bahkan sempat terpuruk hingga menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS, mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah dan melampaui krisis moneter 1998. […]

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) semakin serius dalam menekan angka pernikahan dini di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menggencarkan gerakan Jo Kawin Bocah. Jo Kawin Bocah merupakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan usia anak, memenuhi hak anak, sekaligus mendorong generasi muda menyiapkan mental, fisik, dan […]

  • diet

    Lagi Diet Tapi Pengen Ngemil? Ini 8 Snack Rendah Kalori di Indomaret

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Menjalani program diet bukan berarti harus menahan lapar seharian atau benar-benar menjauhi camilan. Justru, memilih snack rendah kalori yang tepat bisa membantu menjaga metabolisme tubuh dan mencegah makan berlebihan. Kabar baiknya, kamu bisa menemukan berbagai pilihan snack rendah kalori dengan mudah di Indomaret. Indomaret menyediakan banyak camilan praktis yang cocok untuk diet, mulai dari […]

  • tanda

    5 Tanda Gula Darah Tinggi yang Bisa Muncul Saat Bangun Tidur

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memulai hari dengan tubuh yang sehat adalah impian setiap orang. Namun, bagi sebagian orang, bangun tidur bisa menjadi tanda peringatan bahwa ada masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, seperti kadar gula darah yang tinggi. Gula darah tinggi, atau hiperglikemia, adalah kondisi yang seringkali terjadi pada penderita diabetes, namun juga bisa muncul pada orang yang tidak […]

  • bodoh

    4 Fakta Unik Kucing Putih: Cerdas atau Justru Bodoh?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kucing putih adalah salah satu jenis kucing yang sangat populer, baik sebagai peliharaan maupun sebagai subjek dalam budaya pop. Mereka sering kali dianggap simbol kemurnian, kecantikan, dan ketenangan. Namun, ada banyak mitos yang beredar tentang kucing putih, salah satunya adalah anggapan bahwa mereka cenderung “bodoh“. Lantas, apakah anggapan tersebut benar? Dalam artikel ini, kita […]

  • Foto : Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    BKD Jelaskan Sistem Penggajian PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Rembang

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang menjelaskan terkait penggajian terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di wilayahnya. Dalam hal ini, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan mengatakan bahwa gaji PPPK Paruh Waktu di Rembang sebesar Rp1,5 juta. Total gaji tersebut mengacu pada Kementerian […]

expand_less