Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Nilai Tukar Rupiah 2025: Pernah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Kronologi dan Faktor Penyebabnya

Nilai Tukar Rupiah 2025: Pernah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Kronologi dan Faktor Penyebabnya

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 30 Des 2025
  • visibility 182

Kabarjatengterkini.com- Tahun 2025 menjadi periode yang penuh gejolak bagi perekonomian Indonesia. Di tengah ketidakpastian global yang kian menekan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak liar bak roller coaster.

Mata uang Garuda bahkan sempat terpuruk hingga menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS, mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah dan melampaui krisis moneter 1998.

Tekanan terhadap rupiah tidak datang secara tiba-tiba. Kombinasi kebijakan ekonomi global, gejolak geopolitik, serta sentimen pasar internasional menjadi faktor utama yang menyeret rupiah ke zona kritis sepanjang 2025.

Rupiah Babak Belur Saat Libur Lebaran

Momen paling dramatis terjadi saat masyarakat Indonesia tengah menikmati libur panjang Lebaran pada April 2025. Ketika pasar domestik tutup, tekanan justru datang dari pasar luar negeri melalui Non-Deliverable Forward (NDF), yang menjadi indikator sentimen global terhadap rupiah.

Pada Minggu, 6 April 2025, nilai tukar rupiah di pasar NDF Singapura dan New York sudah menyentuh Rp17.059 per dolar AS. Tekanan berlanjut keesokan harinya.

Pada Senin, 7 April 2025, rupiah mencapai titik terendah di level Rp17.261 per dolar AS, jauh melemah dibandingkan posisi terakhir sebelum libur Lebaran di kisaran Rp16.555.

Pasar NDF yang kerap menjadi acuan psikologis terbukti memberikan sinyal yang akurat. Saat pasar domestik kembali dibuka pada Selasa, 8 April 2025, rupiah langsung ambruk 1,78 persen pada pembukaan perdagangan dan ditutup melemah di level Rp16.860 per dolar AS.

Tarif Dagang Donald Trump Jadi Pemicu Utama

Penyebab utama kejatuhan rupiah 2025 mengarah pada kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump kembali menerapkan tarif resiprokal perdagangan yang agresif terhadap negara-negara mitra dagang, termasuk Indonesia.

Kebijakan proteksionisme tersebut menjadi pukulan telak bagi pasar negara berkembang. Indonesia dikenai tarif balasan sebesar 32 persen akibat defisit perdagangan AS.

Sentimen negatif ini memicu kepanikan investor global yang secara serentak menarik dana mereka dari pasar keuangan Indonesia.

Capital outflow besar-besaran terjadi di pasar saham, obligasi, hingga valuta asing. Tekanan eksternal inilah yang membuat rupiah kehilangan daya tahan dalam waktu singkat.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa kondisi 2025 melenceng jauh dari proyeksi awal. Dalam Anggaran Tahunan BI, nilai tukar rupiah dipatok di kisaran Rp15.285 per dolar AS.

Namun, realitas pasar memaksa BI bekerja ekstra keras untuk menjaga stabilitas.

“Kami tidak menduga pada 2 April muncul kebijakan tarif yang sangat tinggi. Rupiah di pasar offshore bahkan sudah menembus Rp17.000, sehingga kami harus melakukan intervensi dalam jumlah besar,” ujar Perry dalam rapat bersama Komisi XI DPR, November 2025.

Bank Indonesia Kuras Cadangan Devisa

Untuk menahan laju pelemahan rupiah, Bank Indonesia mengambil langkah agresif. Intervensi dilakukan di berbagai instrumen, mulai dari pasar spot, pasar NDF, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Langkah tersebut berdampak langsung pada cadangan devisa nasional. Dari posisi US$157 miliar pada Maret 2025, cadangan devisa terkuras menjadi US$149 miliar pada akhir September 2025. Penurunan ini mencerminkan besarnya dana yang dikeluarkan untuk menstabilkan nilai tukar.

Meski demikian, strategi BI mulai menunjukkan hasil. Memasuki November 2025, cadangan devisa kembali meningkat ke kisaran US$150,1 miliar, menandakan tekanan terhadap rupiah mulai mereda seiring membaiknya sentimen pasar global.

Rupiah Menutup Tahun dengan Waspada

Menjelang akhir tahun, rupiah berhasil keluar dari zona darurat Rp17.000 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan Rabu, 24 Desember 2025, rupiah berada di level Rp16.750 per dolar AS.

Meski relatif lebih stabil, posisi tersebut belum sepenuhnya aman. Pasar masih dibayangi sejumlah sentimen global, mulai dari rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat kuartal III, arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve, hingga kelanjutan perang tarif dagang.

Bank Indonesia menilai stabilitas rupiah di penghujung 2025 cukup terjaga. Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci mengingat risiko resesi global dan ketegangan perdagangan internasional masih membayangi perekonomian dunia.

Gejolak rupiah sepanjang 2025 menjadi pengingat bahwa ketahanan ekonomi nasional sangat dipengaruhi dinamika global. Ke depan, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter serta penguatan fundamental ekonomi menjadi faktor krusial untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya mereda.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

    Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pasar hewan yang berada Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal tampil lebih modern dengan luasan lahan dua hektar lebih. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M. Mahfudz. Disamping itu, dia juga mengatakan bahwa pembangunan pasar hewan Pamotan sejauh ini sudah berlangsung […]

  • prajurit

    Prajurit TNI AD Dikirim ke Singapura untuk Pelatihan Manajemen Makanan Bergizi

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 34 prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) diberangkatkan ke Singapura pada Minggu (12/10/2025) untuk mengikuti pelatihan manajemen makanan di Army Combat Service Support Command (CSSCOM). Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang program ketahanan pangan dan pengelolaan makanan bergizi dalam rangka mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) TNI AD. Kolaborasi Internasional […]

  • Presiden RI Prabowo Subianto

    1.200 Akademisi dari Perguruan Tinggi se-Indonesia Diundang ke Istana Kepresidenan Hari Ini

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 1.200 terdiri dari guru besar, dekan, dan rektor perguruan tinggi se-Indonesia diundang ke Istana Kepresidenan hari ini, Kamis (15/1/2025). Pertemuan itu disebut akan membahas mengenai geopolitik Indonesia. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan bahwa undangan kepada para akademisi tersebut berasal dari Presiden RI Prabowo Subianto. Di sana, Prabowo akan menyampaikan pandangan dan […]

  • Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia diminta untuk memilih satu perwira TNI terbaik yang akan menempati posisi Wakil Komandan (Deputy Commander) International Stabilization Force (ISF). “Saya juga ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF,” kata Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, Kamis (19/2/2026), dikutip Kompas. ISF bertugas mendukung misi […]

  • Cara Menggabungkan File PDF di Komputer dan Laptop

    Cara Menggabungkan File PDF di Komputer dan Laptop

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Portable Document Format atau PDF merupakan salah satu bentuk file dokumen dari Adobe Systems. Jenis file tersebut telah umum digunakan oleh orang-orang untuk menyimpan dokumen penting karena mudah dikirim, namun tidak mudah dimodifikasi. Menyimpan dokumen dalam bentuk file atau soft file dapat meningkatkan efisiensi kerja. Sering kali, kita menemukan dokumen-dokumen yang akhirnya perlu dikumpulkan menjadi satu […]

  • Gunung Slamet Siap Jadi Kawasan Taman Nasional

    Gunung Slamet Siap Jadi Kawasan Taman Nasional, Penambangan Resmi Dilarang

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gunung Slamet sedang berproses menjadi kawasan taman nasional. Dengan demikian, segala aktivitas penambangan di wilayah tersebut dilarang. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi baru-baru ini. Hal ini disampaikan dalam menanggapi kabar mengenai penambangan pasir di Gunung Slamet. Pihaknya juga telah melakukan peringatan terkait hal tersebut. “Gunung Slamet itu sudah (diproses) […]

expand_less