Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Pemerintah Kejar 200 Pengemplang Pajak, Targetkan Rp 20 Triliun Terkumpul Akhir Tahun

Pemerintah Kejar 200 Pengemplang Pajak, Targetkan Rp 20 Triliun Terkumpul Akhir Tahun

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 165

Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Indonesia terus memperkuat langkah tegas dalam menagih tunggakan pajak dari para pengemplang pajak besar yang jumlahnya mencapai sekitar 200 Wajib Pajak (WP).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tak akan memberi ruang bagi para pengemplang untuk menghindar dari kewajiban fiskal mereka.

Bahkan, Purbaya optimistis pemerintah dapat mengumpulkan hingga Rp 20 triliun dari total Rp 50 triliun pajak yang selama ini dikemplang oleh kelompok WP tersebut. Penegasan ini menjadi bukti bahwa Kementerian Keuangan semakin agresif dalam memperketat penertiban perpajakan untuk memperkuat penerimaan negara.

Dalam Media Briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11), Purbaya menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah baru mengumpulkan sekitar Rp 8 triliun dari target yang ditetapkan.

Menurutnya, sebagian besar WP masih melakukan pembayaran melalui skema cicilan, sedangkan sebagian lainnya masih dalam proses penagihan aktif. Meski begitu, Purbaya tetap yakin bahwa potensi untuk mengejar tambahan Rp 20 triliun hingga akhir tahun sangat besar.

Ia pun memperingatkan dengan tegas agar para pengemplang pajak tidak mencoba bermain-main dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto turut memperkuat pernyataan Purbaya. Ia menjelaskan bahwa target Rp 20 triliun tersebut merupakan bagian dari upaya besar pemerintah mengejar tunggakan pajak sebesar Rp 60 triliun dari 200 WP besar yang selama ini menjadi sorotan.

Menurut Bimo, angka tersebut disusun berdasarkan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan merupakan target realistis yang masih dapat dikejar dalam sisa waktu tahun berjalan. Namun, ia mengakui bahwa penagihan belum optimal, salah satunya disebabkan oleh kondisi likuiditas sebagian WP yang sedang tidak stabil.

Bimo menjelaskan bahwa sejumlah wajib pajak mengajukan permohonan restrukturisasi utang karena mengalami tekanan likuiditas yang cukup berat. Meski demikian, DJP tetap menekankan bahwa keringanan hanya diberikan kepada WP yang kooperatif.

Pemerintah tetap mengambil langkah tegas dan tidak ragu menggunakan tindakan penagihan aktif untuk memastikan kewajiban perpajakan terpenuhi. Langkah-langkah tersebut mencakup penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi WP yang tidak menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan tunggakan mereka.

Tindakan penagihan aktif tersebut, menurut Bimo, menjadi faktor yang memaksa para WP untuk kembali berkomitmen terhadap kewajiban perpajakan mereka. Para WP yang ingin mengajukan restrukturisasi harus memberikan jaminan berupa aset yang disita, sehingga proses penyelesaiannya tetap berjalan dengan kepastian hukum.

Pemerintah berharap strategi ini dapat memberikan tekanan yang cukup kuat agar seluruh WP yang menunggak dapat segera menyelesaikan kewajibannya.

Di tengah upaya agresif tersebut, pemerintah juga menekankan pentingnya kerja sama dari para wajib pajak. Kemenkeu berharap WP kooperatif dalam memberikan data dan memenuhi jadwal pembayaran yang telah disepakati.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawasi proses penagihan dan memastikan tidak ada ruang untuk penghindaran pajak dalam bentuk apa pun.

Purbaya juga menegaskan bahwa pencapaian target penagihan ini sangat penting bagi keberlanjutan APBN. Penerimaan negara dari sektor perpajakan memiliki kontribusi besar terhadap pembiayaan pembangunan nasional. Oleh karena itu, langkah tegas terhadap pengemplang pajak merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan fiskal nasional.

Apalagi, dalam situasi ekonomi yang dinamis, penerimaan pajak menjadi salah satu instrumen vital untuk menjaga stabilitas anggaran negara.

Dengan terus dikejarnya para pengemplang pajak ini, pemerintah berharap tercipta efek jera sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak lainnya. Penguatan penegakan hukum dalam bidang perpajakan dianggap penting agar tercipta ekosistem fiskal yang adil dan transparan.

Pemerintah juga memastikan bahwa langkah penagihan ini tidak hanya sekadar mengejar angka, tetapi juga mendidik WP untuk lebih taat terhadap regulasi pajak di masa mendatang.

Hingga akhir tahun, pemerintah akan terus memantau perkembangan penagihan tersebut dan memperbarui data secara berkala. Dengan pendekatan yang tegas namun terukur, Kementerian Keuangan optimistis target Rp 20 triliun dapat dicapai sesuai rencana.

Konsistensi ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam menegakkan aturan perpajakan secara adil dan merata.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaikan jalan di Rembang/rembangkab

    Kualitas Infrastruktur Jalan di Rembang Terus Ditingkatkan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang terus ditingkatkan. Sejumlah ruas jalan sudah selesai diperbaiki. Hingga akhir November, ada empat paket peningkatan jalan yang bersumber dari APBD Induk yang selesai. Selain itu, 22 paket pekerjaan jalan melalui skema Pengadaan Langsung (PL) masih berlangsung di sejumlah titik. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Tekan Open Dumping, 2 Daerah Menyusul Jadi Kawasan Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pekalongan Raya dan Tegal Raya menyusul menjadi kawasan pengelolaan sampah berbasis aglomerasi. Hal ini ditujukan untuk mengurangi praktik open dumping yang sudah dilarang oleh pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dengan penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Senin (13/4/2026). “Pengelolaan […]

  • Pemkot Semarang Ajak Insinyur Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

    Pemkot Semarang Ajak Insinyur Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang mengajak para insinyur untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui inovasi dan tata kota yang berdampak positif bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat menghadiri Peresmian Kantor Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kota Semarang di Mutiara Arteri C5 pada Rabu (13/5/2026) lalu. […]

  • Kemenag Pati Minta Kuota Beasiswa PTN Seimbang Antara MA dan SMA Sederajat

    Kemenag Pati Minta Kuota Beasiswa PTN Seimbang Antara MA dan SMA Sederajat

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    pati, kabarjatengterkini.com – Program beasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) disambut baik oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Meski demikian, pihaknya meminta kuota untuk siswa MA dan SMA/SMK yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bisa seimbang. “Kuotanya itu nanti juga ditambah antara kuota dari mahasiswa atau adik-adik dari SMA yang di bawah dinas dan juga dari adik-adik MA yang dibawah Kementerian […]

  • Prabowo Sebut Realisasi 1,3 Ribu Desa Nelayan Hingga Akhir Tahun 2026

    Prabowo Sebut Realisasi 1,3 Ribu Desa Nelayan Hingga Akhir Tahun 2026

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 1,3 ribu Desa Nelayan direncanakan bakal terealisasi hingga akhir tahun 2026. Hal ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Sebelumnya, Prabowo mencanangkan 5 ribu Desa Nelayan yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang, termasuk cold storage dan stasiun pengisian bahan bakar kapal nelayan. Hal ini ditujukan […]

  • Jaksa Tuntut Oknum Polisi Penembak Pelajar di Semarang 15 Tahun Penjara

    Jaksa Tuntut Oknum Polisi Penembak Pelajar di Semarang 15 Tahun Penjara

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menuntut oknum polisi penembak pelajar SMKN 4 Semarang, 15 tahun penjara. Oknum polisi bernama Aipda Robig Zaenudin itu juga dituntut untuk membayar denda sebesar Rp200 juta. Jika tidak dibayarkan, akan diganti dengan kurungan enam bulan. Terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 80 ayat 3 dan 1 Undang-Undang […]

expand_less