Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Pemkab Pati Tutup Sementara SPPG dan Tetapkan KLB

Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Pemkab Pati Tutup Sementara SPPG dan Tetapkan KLB

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 16

Pati, Kabarjatengterkini.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong I di Kecamatan Gembong ditutup sementara buntut dugaan keracunan ratusan siswa kemarin. Penutupan Dapur MBG dilakukan dalam rangka evaluasi dan pengambilan sampel.

“Pastinya di tutup sementara, sambil mitigasi, keracunannya dari makanan apa tadi,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Sementara itu, pengambilan sampel makanan berupa nasi bakar dan ayam suwir telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Sampel tersebut dikirimkan ke Semarang untuk dilakukan uji lab guna mengetahui penyebab keracunan para siswa dan guru.

“Sampelnya kita kirim ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk di lab kan. Masalahnya dimana,” kata dia.

Pemerintah Kabupaten Pati turut menetapkan peristiwa ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan siswa yang diduga keracunan karena MBG dilakukan dengan maksimal.

“Karena menyangkut keselamatan korban dan (jumlah penderita ratusan) kasus tersebut masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB),” kata Plt Bupati Pati lagi.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati masih mendalami jenis menu MBG yang didistribusikan pada Selasa (8/9/2026) lalu. Proses pengujian sampai dengan keluarnya hasil uji lab membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu.

“Sampel tentunya ya makanan yang disajikan kemarin (Selasa). Semuanya kita ambil dari bank sampel SPPG nanti kita lakukan uji lab,” ujar Kepala Dinkes Pati, Luky Pratugas Narimo, Rabu (9/9/2026).

“Sekitar satu sampai dua Minggu an, baru bisa keluar,” tandasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa dari SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati diduga mengalami keracunan menu MBG. Jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan sebanyak 127 dari MTs Negeri 3 Pati, sedangkan 103 siswa dari SMP Negeri 1 Gembong.

Mereka disebut mengalami sejumlah gejala seperti mual dan diare usai mengonsumsi menu MBG pada Selasa (8/9/2026). Gejala serupa juga dirasakan oleh sejumlah guru dari kedua sekolah tersebut.

“Awal ke tahunya tadi pagi, tadi pagi itu banyak anak-anak yang ke kamar mandi. Kemudian kami tanya ternyata mereka sudah merasakan mules-mules itu, kemudian semakin siang semakin banyak,” ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Gembong, Istiana. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang Apresiasi Semangat Gotong-royong Warga Mijen Rayakan Sumpah Pemuda

    Wali Kota Semarang Apresiasi Semangat Gotong-royong Warga Mijen Rayakan Sumpah Pemuda

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengapresiasi antusiasme warga Kecamatan Mijen dalam merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Terlebih, perayaan tersebut digelar dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong. Semangat gotong-royong tersebut diwujudkan dalam gelaran karnaval dan kirab budaya pawai gunungan hasil bumi pada Minggu (26/10/2025) di Taman Tirto Asri. Acara ini juga menjadi bukti warga […]

  • prajurit

    Prajurit TNI AD Dikirim ke Singapura untuk Pelatihan Manajemen Makanan Bergizi

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 34 prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) diberangkatkan ke Singapura pada Minggu (12/10/2025) untuk mengikuti pelatihan manajemen makanan di Army Combat Service Support Command (CSSCOM). Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang program ketahanan pangan dan pengelolaan makanan bergizi dalam rangka mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) TNI AD. Kolaborasi Internasional […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Terus Perkuat Perekonomian Daerah Lewat Cara Ini

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya memperkuat perekonomian di wilayahnya. Di antaranya, dengan menerapkan tata kelola keuangan yang profesional, serta inovasi program pembangunan yang berkeadilan. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa tata kelola keuangan yang baik turut memastikan bahwa setiap pengeluaran anggaran dialokasikan ke program-program yang akan memberi manfaat besar bagi masyarakat. […]

  • Ratusan Warga Brebes Suspek Campak, 4 Dinyatakan Positif

    Ratusan Warga Brebes Suspek Campak, 4 Dinyatakan Positif

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak empat warga Brebes dinyatakan positif campak menurut pemeriksaan laboratorium. Temuan kasus campak ini diiringi dengan peningkatan suspek pada beberapa hari terakhir, yakni dari 197 orang menjadi 202 orang. “Dicurigai kasus campak atau suspek per hari ini 202 kasus. Di hari kemarin (Selasa) ada 197. Jadi per hari ini ada penambahan 5 kasus […]

  • Pemkot Semarang Ajak Insinyur Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

    Pemkot Semarang Ajak Insinyur Berkolaborasi dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang mengajak para insinyur untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui inovasi dan tata kota yang berdampak positif bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat menghadiri Peresmian Kantor Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kota Semarang di Mutiara Arteri C5 pada Rabu (13/5/2026) lalu. […]

  • dokter

    Kontroversi Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim: ICW dan DPR Soroti Transparansi ASN

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menilai mutasi merupakan hal yang lumrah dalam dunia kepegawaian. Namun, kasus pemindahan dokter subspesialis jantung anak, Piprim Basarah Yanuarso, ke RSUP Fatmawati menimbulkan kontroversi karena dinilai melanggar disiplin berat. Dokter Piprim diketahui tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah sejak dimutasi pada 26 Maret 2025, sehingga […]

expand_less