Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Desak Kepsek dan Guru di Pekalongan Dipecat usai Viral Video Having Sex di Medsos

Warga Desak Kepsek dan Guru di Pekalongan Dipecat usai Viral Video Having Sex di Medsos

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
  • visibility 39

Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, menuntut kepala sekolah dan guru yang video hubungan seksnya tersebar di media sosial, segera dipecat.

Pasalnya, guru perempuan inisial EH tersebut saat ini dipindahtugaskan, namun statusnya masih aktif mengajar siswa. Tak puas dengan pengembangan kasus, puluhan warga menggeruduk Kantor Bupati Pekalongan pada Jumat (11/9/2026) pagi.

“Kami mendesak pelaku asusila untuk di-PTDH. Pecat dengan tidak hormat, pecat dari ASN. Karena kalau tidak dipecat, masih menjabat, masih sebagai PNS atau ASN, masih mendapatkan tunjangan. Justru itu akan mencoreng pemerintah kita, mencoreng Kabupaten Pekalongan,” kata koordinator aksi, Muhamad Hadi Yusuf, Jumat (11/9/2026), dikutip Detik.

Menurut Hadi, kasus asusila yang melibatkan oknum kepala sekolah inisial DA dan guru inisial EH tersebut kurang ditindak tegas. Padahal, peristiwa itu terjadi di lingkungan pendidikan yang merupakan tempat pembentukan karakter generasi muda bangsa.

“Menurut kami pemerintah daerah kurang tegas. Padahal itu kan asusila, dilakukan di sekolah. Bahkan, Plt sudah menyampaikan, Pak Sekda juga sudah tahu. Terus kenapa sampai lama? Ini menjadi pertanyaan,” ujarnya.

Sebenarnya, hubungan terlarang antara DA dan EH sudah terendus oleh orang tua murid sejak lama. Namun, baru ada bukti setelah viral video hubungan seks keduanya pada akhir bulan Agustus kemarin. Hal itu kemudian disampaikan ke komite sekolah, kemudian ke dinas terkait.

“Pelaku mesum di lingkungan sekolah, ini kejadian sudah lama satu tahun yang lalu. Baru ada bukti Agustus kemarin,” jelas Hadi.

“Setahu saya, saya ke Dindik tanggal 2-4 Agustus. Tetapi Dindik sudah mengetahui. Disampaikan sejak awal Agustus sudah mengetahui,” lanjut dia.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Pekalongan Kholid menyebutkan bahwa guru perempuan yang terekam video ditempatkan di wilayah Doro dan masih aktif mengajar. Sementara, kepala sekolah ditarik dari sekolah dan ditempatkan di Dindikbud Kabupaten Pekalongan.

“Hari ini guru perempuan tersebut berangkat mengajar, ya, mengajar dia mengajar kelas satu SD,” kata Kholid, Rabu (9/9/2026), dikutip Kompas.

“Keduanya tidak mungkin terus di SD Langkap, sembari menunggu rekom, otomatis kami mutasi dulu,” ujarnya lagi.

Ia menegaskan bahwa pemindahan dilakukan sebagai langkah sementara sembari menunggu proses pemeriksaan oleh tim yang melibatkan BKPSDM dan Inspektorat. Ia menyebut, keputusan akhir mengenai status dan sanksi masih menunggu rekomendasi tim pemeriksa.

“Proses selanjutnya apakah dia dinonjobkan, diberhentikan, menunggu proses selanjutnya dari tim BKPSDM dan Inspektorat,” kata Kholid. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tokoh inspiratif asal Kabupaten Pati, Suhartono, ingin menggugah rasa kepedulian sesama warga Bumi Mina Tani. Sebagai langkah awal, sosok yang kerap dipanggil Mas Hartono tersebut membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, hingga buruh pabrik. “Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita […]

  • Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

    Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ambisi besar China untuk menciptakan sumber energi bersih masa depan yang tak terbatas kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sains global. Tim peneliti dari Institute of Plasma Physics di bawah naungan Chinese Academy of Sciences (ASIPP) yang berbasis di Hefei, Provinsi Anhui, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mutlak dalam mengembangkan dan menguji dua komponen magnet […]

  • Geliatkan Ekonomi Sektor Pariwisata, Pemprov Jateng Bakal Hadirkan Lebih Banyak Ajang Sport Tourism

    Geliatkan Ekonomi Sektor Pariwisata, Pemprov Jateng Bakal Hadirkan Lebih Banyak Ajang Sport Tourism

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 263
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) berupaya menghadirkan lebih banyak ajang wisata olahraga (sport tourism) di Jawa Tengah. Pihaknya akan mendukung gelaran tersebut, baik di level lokal, nasional, maupun internasional. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, M Masrofi menyampaikan bahwa ajang sport tourism saat ini banyak digemari oleh anak-anak muda, sehingga menjadi […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng,

    Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berusaha mengintervensi dalam mengatur ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayahnya. Hal ini dilakukan dengan mencetuskan program bertajuk “Pak Rahman” atau Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman. Menurut Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, isu kedaulatan pangan sering kali luput dari pembahasan dan perencanaan pemerintah daerah. Sehingga, tata niaga […]

  • Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, inisial SHH, diduga melakukan praktik korupsi produk susu sapi. Terkait kasus tersebut, negara diperkirakan megalami kerugian hingga Rp10 miliar. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, sementara SHH telah ditahan di Rutan Banyumas sejak Kamis (9/7/2026). […]

  • Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Rembang, inisial W, diduga berselingkuh dengan istri salah satu kepala desa di Kecamatan Kragan. Perselingkuhan tersebut dilakukan saat W melakukan kunjungan kerja (kunker). Dugaan ini mencuat setelah kepala desa inisial S melalui pengacaranya melapor ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, W dan […]

expand_less